mau nanya......

1   2    3    4   5   dst...
|   |    |    |   |    |
----------------------------SERVER LINUX
|   |    |    |   |    |
6   7    8    9  10   dst... 

1. di tempat saya (seperti diatas), saya beri IP untuk servernya
192.168.1.1, dan untuk tiap komputer nomer 1 s/d dst.... saya kasih IP
192.168.1.2/3/4/5/6/7 dst..., koneksinya menggunakan "ethernet". Untuk
tiap clientnya [1 s/d dst...] saya menggunakan program PC/TCP, kemudian
telnet ke server, jadinya saya harus mengintruksikan kepada para usernya
untuk mensetup dahulu IP mereka (memakai program IPCONFIG dan IFCONFIG
bawaan dari PC/TCP] sebelum disket dapat digunakan, supaya tidak konflik
antara disket satu sama lainnya (IP kembar). YAng mau saya tanyakan nih
:
1.1 Dari pertanyaan sebelumnya ada yg menyarankan untuk mengganti disket
PC/TCP tsb dgn bootdisknya Linux, nah saya pingin tahu yang dimaksud
disini boot disk yang gimana (apakah boot disk waktu install, tentunya
tidak kan :)], trus koneksinya gimana , apakah di-mount ato gimana, dan
kalau ada HOWTO atau dokumen yg membahas hal ini mohon saya diberitahu ?
1.2 Saya kerepotan karena jumlah user yang sangat banyak dalam hal IP
addressnya, adakah solusi supaya saya tidak perlu mengeset IP untuk tiap
terminalnya (misalkan saja koneksinya sama seperti DIAL-UP yang IPnya
bisa dinamic scr otomatis), jadi user tidak perlu khawatir IPnya sama,
ato ngeset IP segala untuk bisa connect ke server.

2. Saya sering merubah setting Linux box saya (mis : ngubah IP address ,
inittab, hosts, rc.inet dsb...), setelah ngubah setting tsb saya
biasanya harus "REBOOT" dulu supaya fungsi2 nya yg diubah baru bisa
berjalan, apakah ada caranya supaya tidak usah reboot tetapi fungsinya
sama seperti reboot (semuanya diinisialisasi lagi )

3. Apakah ada ORACLE untuk Linux yang gratis, kalo ada d/lnya dimana ?


Thank's

----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]



Kirim email ke