Mas Santoso,
Trims atas infonya.
Lengkap dan jelas sekali. Sudah saya coba dan berhasil dalam sekejap.

Tanya lagi dong: 
ada yang bisa kasih tahu cara install true type font di KDE / X
nggak ? Mata saya udah sepet nih lihat Netscape Navigator pake Times & Courier
(Adobe) yang kecil2 & patah2 :(

Best Regards,
Satyo Nugroho
[EMAIL PROTECTED]


On Mon, 28 Sep 1998, you wrote:
>Halo, kayaknya cara saya bisa bantu..
>
>Lagi itu saya mentok sama install LILO, install berhasil, tapi
>begitu reboot bukannya prompt LILO keluar, malah 010101010 yang
>gak berenti2. Udah dicoba reinstall lagi tetap aja kaya gitu.
>Saya kurang jelas sih masalahnya apa, soalnya sebelumnya
>berhasil pasang LILO nya di win98 yang fatnya udah jadi fat32.
>Kemungkinan karena FAT32nya bener2 murni hasil repartition
>satu harddisk, gak seperti sebelumnya, yang hasil convert dari
>fat16.
>
>Trus akhirnya saya pake multi config menu nya MS-DOS/win98 buat
>mecahinnya, detailnya sbb.
>
>1. Buat directory C:\Boot (atau apa aja terserah), dan copy
>   file LOADLIN.EXE dan file kernel anda kesitu (vmlinuz etc.)
>
>2. Edit CONFIG.SYS lalu buat multi config yang isinya sbb:
>   (tolong disesuaikan dengan kebutuhan anda, contoh saya dibawah
>   bisa dipakai untuk boot dua versi kernel)
>
>   [menu]
>   menuitem=WIN98, Windows 98
>   menuitem=2030, Linux kernel 2.0.30
>   menuitem=2035, Linux kernel 2.0.35
>   menudefault=2035,30
>   menucolor=7,0
>
>   [WIN98]
>
>   [2030]
>
>   [2035]
>
>   penjelasan: [menu] memiliki element menuitem yang formatnya
>                         menuitem = <label>, <teks>
>               <teks> adalah baris yang akan dimunculkan pada
>               menunya nanti, <label> adalah bagian CONFIG.SYS
>               yang harus dijalankan selanjutnya, dalam contoh
>               diatas label WIN98 akan melompat ke [WIN98], yang
>               mana gak ada isinya apa2.. bisa dicustomize sendiri
>               kalo butuh.
>               menudefault itu untuk menentukan label mana yang
>               akan dipilih sebagai pilihan default. angka 30 adalah
>               timeout, jadi dalam contoh diatas, pilihan default
>               adalah kernel 2.0.35, yang akan otomatis dipilih
>               dalam waktu 30 detik kalo gak ada respon apa2.
>
>3. Lalu di C:\AUTOEXEC.BAT saya isi seperti ini
>
>   @echo off
>   goto %config%
>
>   :WIN98
>   echo Loading Microsoft Windows 98...
>   goto end
>
>   :2030
>   echo Loading Linux kernel 2.0.30...
>   c:\boot\loadlin c:\boot\2030.bin root=/dev/hdc1
>   goto end
>
>   :2035
>   echo Loading Linux kernel 2.0.35...
>   c:\boot\loadlin c:\boot\2035.bin root=/dev/hdc1
>   goto end
>
>   :end
>   @echo on
>
>   Penjelasan: Di autoexec.bat juga kita lakukan jump ke label
>               yang kita mau (yang di CONFIG.SYS udah dipilih),
>               caranya pakai goto %config%, lalu setelah loncat
>               ke label yang benar, kita jalanin LOADLIN.EXEnya
>               format: LOADLIN <kernel> <root=root file system>
>               kalo di contoh diatas, kernel filenya saya rename
>               jadi 2035.bin dan 2030.bin karena sepertinya
>               LOADLIN gak ngerti format file panjang, dia ngertinya
>               format file 8.3 karakter.
>
>4. Reboot compie nya, done.
>
>Wuah.. kok jadi panjang banget.
>Semoga usefull.
>Koreksi kalo ada yang salah.
>Bai.
>
>- Santoso
>
>" In a world without walls and fences, who needs windows and gates?
>  Time to rethink everything.. Viva GNU Project ! "
>


----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]



Kirim email ke