TERIMA KASIH AKAN SAYA COBA,
Bagaimana dengan setting IP ADDRESSnya apakah tidak perlu setting yang
berbeda tiap2 boot disknya ?

Benny L. Prijono wrote:
> 
> At 12:06 AM 30/09/1998 +0700, you wrote:
> >errr......saya mau nanya tentang boot disk nih, [tulung dibantu :) ya..]
> >
> >Apakah connect ke server Linux (koneksi pake ethernet card) bisa pakai
> >boot disknya linux, karena saya biasanya pake software MS-KERMIT, ato
> >PC/TCP,....kalo bisa pake boot disk kan enak semuanya serba Linux
> >(DOS..no way..:) ) ?
> >Kalo ada yg tahu dokumennya/HOWTO/caranya/kasih tau ya namanya apa ?
> >
> 
> bisa saja, tapi kalau serba Linux kayak gitu, kayaknya harus disedian dua
> disket, yaitu boot disk dan root disk. Ini ada alternatif lain.. Rada
> panjang sih langkahnya, tapi menarik (becak?) sekalee.. ;)
> 
> saya dulu pernah nyoba pakai NFS root, jadi komputer client di-boot pake
> disket DOS+loadlin, lalu root partition untuk komputer client itu diambil
> dari server NFS (Linux), dan hooop-laa.. jadilah dia Linux peer-to-peer
> (bukan Linux dump telnet client yg. mberat-mberatin server).
> 
> -- kalau Anda udah nggak sabar lagi, silakan langsung browse
> NFS-root-mini-howto dan NFS-root-client-minihowto ;) --
> 
> cara ini punya kelebihan dibanding pakai telnet, yaitu aplikasi yg.
> dijalankan oleh user dieksekusinya di komputer client, bukan di komputer
> server seperti kalo kita pakai telnet. Jadi beban server bisa dihemat.
> 
> tapi kelemahannya, kita harus nyediain struktur2 direktori root (direktori
> '/') untuk *masing-masing* client. Nantinya, setelah client boot, dia akan
> me-mount direktori ini sebagai root partitionnya. Satu client kira2 butuh
> 10-25 M disk space (di server)..
> 
> kelemahan lain, mungkin untuk klien yg. terlalu banyak, akan memberatkan
> network. (dulu saya sih cuman satu klien, buat iseng thok).
> 
> Buat client, yg. dibutuhkan adalah satu disket boot DOS, trus diisi:
> 1. kernel yg. options NFS-root-nya sudah dienable.
> 2. loadlin
> 3. satu batch file untuk mengeksekusi loadlin (loadlin bisa dipanggil
> dengan parameter tertentu untuk memount NFS-root. Parameternya? lupa.. ;().
> 
> Buat server, perlu:
> 1. NFS server
> 2. Export direktori2 untuk root-dir-nya client.
> 3. Export /home dan /usr, ini nanti akan di-share oleh semua client.
> 
> Cukup menantang? ;)

----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]



Kirim email ke