Joseph wrote:
>
> Alo kawan-kawan miliser,
>
> 1. Bagaimanakah cara pengaturan DNSnya, mengingat di ISP A pihak perusahaan
> sudah ada authorized name server-nya, sedang di ISP B kan berbeda Network (
> jadi misal di ISP A networknya 10.20.30.0 dan di ISP B networknya dapet di
> 10.50.60.0 ). Apakah authorized name server di ISP A ini dapat digunakan
> untuk memberikan nama server di network dari ISP B. Karena server - server
> seperti www server dan sebagainya itu diinginkan agar dapat di-connect dari
> luar melalui jalur dari ISP B dengan menggunakan nama server yang SAMA
> dengan yang lama ( jadi DNSnya sama tetapi jalurnya yang berbeda )
bisa, misalnya DNS untuk majumundur.com ada di 10.20.30.1
artinya di DNS untuk domain .com ada entry
majumundur.com IN NS 10.20.30.1
maka bisa kita buat entry di DNS tersebut
www.majumundur.com IN A 10.20.30.2
IN A 10.50.60.2
> 2. Bagaimanakan dengan masalah pengaturan trafficnya. Misal dari suatu
> workstation dapat surfing ke Internet melalui ke dua jalur tersebut (jadi
> jalur dari ISP A dan ISP B dipakai semua) sehingga lebih cepet atau hanya
> bisa pilih salah satu jalur aja ?
Kalau memakai squid sebagai server proxy di lokal, yang sudah diset
sehingga mengacu ke squid server di ISP A dan ISP B, maka squid di
lokal bisa otomatis memilih, squid di ISP A atau B yang dimanfaatkan.
Bila squid di ISP A maupun B 'missed', maka pengaturan traffic cara
ini tidak efektif.
Cara lain mungkin bisa dengan traffic shaper.
> 3. Apakah mungkin di ISP A dan di ISP B mendapatkan authorized name server
> yang merujuk ke domain yang sama ( Jadi di tempat saya bekerja dari ISP A
> diberi authorized untuk merubah-rubah nama server dengan domain misal
> xyz.net.id di network 10.20.30.0 dan dari ISP B juga diberi authorized
> untuk merubah-rubah nama server dengan domain xyz.net.id juga tapi di
> network 10.50.60.0 ). Jadi maksud saya apakah kita dapat mempunyai 2
> primary server ( satu dari ISP A dan satu dari ISP B ) yang merujuk ke
> domain yang sama ( misal xyz.net.id )
bisa dong! bahkan dengan bind v8.x bisa dibuat setting:
query dari ISP A akan memberikan jawaban
www.majumundur.com IN A 10.20.30.2
query dari ISP B akan memberikan jawaban
www.majumundur.com IN A 10.50.60.2
asal DNS server tersebut memiliki 2 interface yang tersambung ke
ISP A dan B
>
> 4. Yang terakhir adalah masalah IP yang sama ( kedobelan ). Di tempat saya
> misal Workstation saya mendapat IP 10.20.30.10 sedang kadang IP nomer
> tersebut keduluan dipakai orang tak dikenal di divisi lain yang memang
> tidak seharusnya. Apakah ada trik khusus bagaimana agar kita dapat
> menemukan orang yang memakai IP kita tersebut sehingga kita dapat meminta
> IPnya dia diganti dengan segera sehingga kita dapat memakai IP kita
> kembali. Apakah ada software yang bisa mendeteksi IP nomer sekian memakai
> nomor ethernet berapa ? sehingga mungkin pihak perusahaan dapat mendata
> kembali nomor-nomor ethernetnya sehingga jika ada yang pakai IP orang lain
> langsung aja di jalankan software tersebut sehingga kita dapat tahu nomor
> ethernetnya dan kita bisa tahu dimana kira-kira posisi orangnya yang pakai =)
>
Pakai DHCP saja. Setiap workstation mesti diset agar memanfaatkan DHCP
server tersebut, yang akan mengalokasikan IP secara otomatis, dengan
masa berlaku tertentu. Dengan demikian tidak akan ada tabrakan IP.
>
> Salam,
>
> Joseph A N
-- andika
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]