On Sat, 17 Oct 1998, Dicky 'Mas Saint' wrote:
> Memang salah satu point dari mail saya adalah kemudahan dari GUI. Tapi yang
> menjadi point utama pemikiran saya adalah mengenai kemampuan DOCKING sebuah
> operating system terhadap banyak operating system dengan sedikit mungkin
> perlu menambahkan software baru lagi.
Maksudnya "interoperabilitas"... saya rasa dengan LINUX.. malah tersedia
kemungkinan "misal via CORBA" atau mau dengan "rpc" seperti ini yang masih
sulit diperoleh dari "OS komersial lainnya". Kalau interoperabilitas
termasuk "jenis protocol" justru saya rasa, LINUX termasuk mendukung
beragam protocol "dari Appletalk, ke yang lainnya. tetapi kembali ke
filosofi LINUX yang cenderung "tergantung user" jadi tergantung kita
pasang.. yang mana .
> Untuk saat ini yang saya lihat dari Linux, sudah bisa "multidocking" tapi
> sekedar accessing files (kasarnya). Sedangkan Windoze bisa memanfaatkan dan
> menggabungkan security antar OS.
Sebetulnya kalau kita pakai SAMBA, proses security tersebut bisa dilakukan
juga, malah dengan adanya kemungkinan memanfaatkan KERBEROS dll, bukannya
malah terbuka. Mungkin yang belum adalah memanfaatkan sekuriti dengan
kapabiltas object (seperti pada AMOEBA). Tapi siapa tahu sudah beredar ???
Model sekuriti Windowz sebetulnya "turunan" dari fungsi kapabilitas.
> GUI mungkin bisa dipandang tidak efisien dari sudut pandang RESOURCES, tapi
> untuk sisi setting saya rasa ini keunggulan GUI.
Maaf saya memandang efisiensi bukan dari "resource" tetapi dari "waktu
yang dibutuhkan untuk melakukan task" (ini biasa dilakukan ketika kita
analis usabiliti, jadi kalau kita mau bandingkan, seorang expert di GUI
dan seorang expert di non GUI, melakukan task tertentu.
Bandingkan bila anda "catatan harus sama-sama ekspert", harus melakukan
del * bila anda memakai GUI berapa kali click ..... (lihat analisis model
GOM sebagai framework perbandingan), bahkan kalau kita masukkan
"perbandingan teori attensi-aksi" model GUI ini bisa menambahkan "beban
kognisi" ketika kita melakukan suatu task.
> Contoh di Linux : mematikan/menjalankan sebuah daemon lebih mudah dengan
> control-panel (x-win) dari pada edit dengan vi. kemungkinan kesalahan lebih
> kecil. tapi bagaimanapun juga vi lah yang paling powerful.... hehehehehehhe
> =)
Memang "mungkin kemungkinan salah kecil" tetapi kalau salah "sulit
terdeteksi". Jadi yang menjadi issue "bagaimana memudahkan tugas tetapi
tetap menjaga tugas tersebut terlaksana dengan baik"
IMW
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]