Sorry nih, ikutan nimbrung :)

Delly wrote:
> 
> Jadi gunanya "M" itu kan untuk "module", nah yang saya bingungkan itu
> Mengapa di "make menuconfig" itu ada option "M", bukankah tanpa option "M"
> kita tetap bisa me-load module dengan langsung mengedit "rc.modules"
Kita memang bisa meload module dengan rc.modules, tapi kan sebelum
di-load khan mestinya module yang akan di-load itu sudah ada dulu (get
it?) nah gunanya M dalam make menuconfig itu ya itu: untuk membuat
loadable module, baru setelah itu bisa di-load pakai rc.modules. Pilihan
yang lain adalah langsung mencompile pada kernel (yang ini tidak bisa
dynamic, artinya mau enggak mau, dipakai tidak dipakai ya tetep aja di
memory).

> 
> Apakah dengan memberi option "M" maka secara otomatis proses kompile akan
> mengeditkan "/etc/rc.d/rc.modules" untuk kita [sesuai dgn pilihan pada
> confignya]
Seperti yang di atas, compile tidak secara otomatis mengeditkan
rc.modules, tapi tergantung kita mau pakai atau tidak. Versi terbaru
kernel Linux bahkan melakukan proses load module secara otomatis dan
unload secara otomatis ketika dia mendeteksi pemakaian suatu proses yang
membutuhkan module tertentu (pretty cool!)

> 
> So...bedanya apa memberi option "M" pada make config/menuconfig dengan
> langsung mengedit "rc.modules" ?
Penjelasan di atas kira-kira udah jelas ya?

> 
> Mas Kum...Thank's atas jawabannya
-- 
Dian 'pampi' Pamilih <[EMAIL PROTECTED]> * ICQ#: 15772554  
                DSS/Diffie-Hellman Public key at: 
http://wwwkeys.pgp.net:11371/pks/lookup?op=get&search=0x846AB73B

----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]


Kirim email ke