Chairudin Sentosa Harjo wrote:
> Linux itu asal muasalnya 'free'. Program programnya juga 'free'.
> Distribusinya kalau download sendiri juga 'free'.
> Kenapa membership mesti bayar?
kenapa kok cdnya mesti bayar? padahal kan downloadnya gratis? :)
semua butuh ongkos sih.. like it or not, that's the way it is.. :)
> Kalau mau nyumbang uang/CD/buku secara suka rela itu lebih baik.
> Kalau mau mendapatkan dana, bisa dengan jualan majalah, atau jualan CD, atau
> dengan mendapat sponsor.
lah ini saya setuju banget..
> Kalau sudah berhubungan dengan uang, itu akan menjadi politik di kemudian
> hari.
tapi organisasi juga butuh duit untuk hidup, apalagi organisasi yang baru,
kalo mula2 sudah nggak punya dana ya repot. nantinya kalo sudah bisa
mendapat sponsor nah pelan2 bisa dihapus iurannya.
politik dikit2 perlu untuk survive, yg penting arah dan tujuannya betul.
saya sendiri nggak tau anggarannya bagaimana, mungkin kalo KPLI daerah bisa
menjelaskan iuran itu digunakan untuk apa saja, org nggak segan2 merogoh
kocek.
kalo memang iurannya dirasa memberatkan mungkin bisa dirundingkan dengan
KPLI daerahnya, anggarannya bagaimana, benefitnya apa, dsb. sehubungan
dengan usul anda, mungkin bisa dipertimbangkan sumbangan buku atau cd
sebagai ganti iuran berupa duit, atau malah sumbang tenaga dan waktu,
misalnya sukarela jadi webmaster, nyumbang artikel, terjemahin howto, bikin
program, kasih pinjem server, jadi seksi miscellaneous ngerangkep macem2
kalo ada acara2 :)
saran saya buat KPLI daerah sih jangan terlalu dipaksakan iuran duitnya,
kalo bisa sih diminimalkan, tapi kalo sudah minim dan nggak bisa dihindari
ya apa boleh buat.
sekedar Rp. 50 saya..
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Netiket autoresponder: [EMAIL PROTECTED]