-----Original Message-----
From: Delly <[EMAIL PROTECTED]>

[gambar dipotong, ngirit bandwidth]
>*) Nah yang pingin saya tanyakan, apakah untuk menghubungkan 2 comp itu
>saya bisa pake kabel serial biasa (lewat COM 1 / 2) seperti DOS, atau
>saya musti beli Ethernet Card dulu (wih ini mahal banget), atau ada cara
>lain untuk menghubungkan 2 comp tsb ?.

Pakai aja PPP; IP lewat serial (pakai null modem).
Kalau nggak mau pakai IP, pakai serial RS-232 aja; di client-nya jalankan minicom atau 
sejenisnya.

>*) Kepinginnya nih, nanti dari Comp B yg tidak ada harddisknya, bisa
>login ke Comp A dan bekerja spt layaknya di Komp A, jadi tinggal pakai
>disket login begitu, atau secara otomatis kalau komp A nyala, Komp B
>langsung bisa nanya "login :" tanpa disket2'an segala <- bisa nggak ya
>??
Wah, kalo yang ini sih nggak bisa pakai serial. Pakai Ethernet 10Mbps aja untuk mount 
root dan /usr udah cukup berat (kalau pakai X dan karena swapfile yang nggak bisa 
lewat NFS).

Kalau mau nggak pake disket bisa aja sih (menurut teori). Di Net*-HOWTO ada yang 
menerangkan penggunaan boot prom (eprom, kali) di NIC yang digunakan. Dengan itu, 
booting yang lewat floppy jadinya dilakukan lewat jaringan; kalau pakai floppy 
kernelnya masih di floppy, kalau pakai boot prom kernelnya ada di server juga.

Hanya saja, contoh NIC yang ada di situ adalah Western Digital; belum pernah juga 
dengar ada merek ini di Indonesia. Tapi intinya, asal NICnya punya boot prom (yang 
bisa diprogram tentu), merek apa saja saya kira bisa. Yang dimasukkan ke prom itu 
adalah program tftp (trivial file transfer protocol). Dengan tftp, begitu di boot, 
komputernya akan langsung mencari tftp server yang telah dimasukkan ke situ juga. tftp 
tidak memerlukan password dan punya root direktori sendiri (jadi aman). Di CD 
distribusinya image untuk boot prom ini disertakan, hanyasaja untuk Western Digital.

Sebenarnya, sebelum tftp jalan, ada program bootp yang menanyakan ke servernya 
(sistemnya broadcast, jadi client tinggal request) nomor IP dari client itu sendiri. 
Di servernya, ada mapping antara nomor Ethernet dan nomor IP. Jadi, client mengirimkan 
nomor Ethernya ke server, dan kembalinya dapat nomor IP dengan menggunakan protokol 
bootp itu.

>*) Apakah ada Dokumennya tentang hal ini (semacam HOWTOnya, tentang
>gimana mengembangkan jaringan pake Linux mulai dari yg sederhana macam
>gini), soalnya masih NEwBie banget nih..?

Kalau mau pakai serial, lihat saja PPP-HOWTO. Kalau mau agak kencengan dikit, mungkin 
bisa digunakan PLIP; IP yang lewat kabel paralel. 

Yang perlu diperhatikan kalau mau pakai kabel serial, susunan sambungan di kabelnya; 
harus null modem. Di HOWTOnya adanya yang dari DB25 <-> DB9, sedangkan yang DB9 ke DB9 
enggak ada. Waktu itu saya gunakan interkoneksi DB9 - DB9 null modemnya Windows 
(diperoleh dari help-nya Windows). Nggak mau tuh kalau pakai PPP, kalau cuma terminal 
aja sih bisa (maksudnya: sambungannya pakai protokol RS-232, jadi yang jalan ya cuma 
terminal pakai minicom.) Bisa jalan setelah pakai kabel modem biasa ditambah adaptor 
untuk null modem.

-Oki


_____________________________________________________________________
Administrasi milis: echo help | mail [EMAIL PROTECTED]
Administrator: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke