> Date: Sat, 04 Jul 1998 11:07:48 -0000 (GMT)
> From: Adhi eN <[EMAIL PROTECTED]>
>
> Setelah nyoba sekian lama eksperimen,
> bahkan dibela-belain buat null cable modem
> segala, akhirnya ....
>
> Si Caldera OpenLinux(TM) Lite 1.1 bisa dijadiin dialin
> server, dengan ditandainya :
> - Mampunya si Linux nerima sinyal masuk dari modem.
> - Kemudian menghidupkan PPP serta memberikan alamat IP
> buat dirinya sendiri dan klien-nya.
>
> Penyebabnya ternyata cuman sepele tetapi cukup membingungkan
> buat pemula seperti saya. Saya biasa dial dengan minicom
> untuk menget*st server. Minicom mempunyai PID sendiri saat
> jendelanya belum ditutup, sehingga ketika option debug
> diaktifkan di /etc/ppp/options, dari /var/log/messages saya
> jadi tahu bahwa pppd tak mau aktif, karena 'another process
> is locking /dev/ttyS1'. Jadi, setelah dial, minicomnya harus
> ditutup tanpa me-reset modem, barulah klien tersebut menerima
> alamat IP-nya dan ppp0 menjadi 'up'.
>
> Trus, untuk "S1 respawn too fast", sudah berhasil diatasi
> dengan menempatkan F di depan angka 115200, di isian file
> /etc/inittab-nya. Hal ini berlaku untuk modem AT&T Comsphere
> 3810 Plus saja, tetapi begitu kembali ke modem saya yang asli
> yaitu US Robotics 28.8 External, angka 115200 tidak kuat
> diterapkan kepadanya. Kuatnya hanya F38400 saja. Nggak pa-pa
> lah... yang penting sekarang sudah bisa nyambung.
>
> Masalah yang belum terselesaikan :
> - Klien nggak mau ngenalin server kalau pakai hostname.domainname,
> tetapi hanya alamat IP saja. Kalau klien-nya pakai Linux,
> ini bisa diatasi dengan mencatumkan alamat IP server dengan
> nama hostnya di /etc/hosts. Kalau klien-nya Win95, masih pusing
> mencari nama host.
> - DNS server yang membawahi domain itu sudah di-set di server.
> Alamat IP-nya 192.168.100.1 (sama dengan alamat IP ppp0) di-
> setkan di kliennya, tetapi kliennya, baik Linux atau Win95,
> masih belum dapat menemukannya. FYI, file-file yang dibuat
> meliputi wilayah 127.0.0, wilayah hostname.domainname,
> wilayah 192.168.1 (eth0), dan wilayah 192.168.100 (ppp0).
> Jadi ada 4 file. Tetapi waktu booting, yang di'terima dengan
> baek' hanya wilayah 127.0.0 dan wilayah hostname.domainname
> saja. Wilayah eth0 dan ppp0 ditolak.
> Saya memakai bind (named) untuk menjalankan nameserver ini,
> dan memuatkan option sebagai berikut di /etc/resolv.conf :
> nameserver 127.0.0.1
> nameserver 192.168.1.1
> nameserver 192.168.100.1
> - Dial dengan klien Linux, sangat lancar, baik dengan minicom,
> dip, ataupun ezppp. Namun dial dengan Win95 memakai DUN agak
> 'nggak' lancar, yaitu hanya mau dial dengan option start
> terminal after dialing, tidak mau kalau langsung diisikan
> Username dan Passwordnya sekalian. Saya menduga bahwa proses
> otentikasi yang biasa dilakukan Win95 terlalu lama, sehingga
> pppd di Linux sudah mati, sebelum si Win95 sempat mengirim
> Username atau Password.
> Bagaimana cara mengatasi hal ini ?
>
> Manakah yang lebih baik :
> ++ Membuat pppd 'lebih panjang umur' di sisi server.
> ++ Membuat script sendiri di klien Win95.
>
> Karena, kalau pilihan pertama yang diambil, waktu otentikasi
> menghabiskan pulsa yang lumayan (menurut saya lho.........),
> disamping memunculkan ketidaksabaran user dari klien ybs.
> Kalau pilihan kedua yang diambil, berarti harus mengesetkan
> script di pengguna Win95 yang akan dial ke server. Padahal
> (mungkin) seharusnya tanpa set apa-apa kecuali DNS Server
> saja di DUN-nya, Win95 sudah dapat login, dan ini cukup
> merepotkan.
> Juga, saya mau menanyakan, bagaimana membuat pppd lebih
> panjang umur serta membuat script yang efisien di Win95.
>
> Sementara ini, walau berhasil, pengguna Linux di Jawa Tengah
> (dan DIY?) belum dapat mencobanya, karena 'content'nya belum
> disusun. Tinggal tunggu tanggal mainnya ....:-) :-)
>
> Anyway....
> Buat Om Oki DZ, Mas Purwanto Nugroho, dan Eriyawan, serta yang
> laennya, saya ucapkan banyak terima kasih.
> Semoga nggak keberatan, kalau saya nanya-nanya lagi.
>
> ----------------------
> Linux Indonesia
> http://www.linux.or.id
> Tempat oke nyari Ce-De
> ----------------------
> Adhi
_________________________________________________________________
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] dg body unsubscribe id-linux
Help: [EMAIL PROTECTED] dg body help
Admin: [EMAIL PROTECTED]