Pada tanggal 05-Nov-98, 6OnDz nulis demikian:
>>Primary - partisi utama hanya boleh ada 4------------CUT-------------
>Makasih atas keterangannya cuman saya masih curious bedanya logical,
>extended ama primary? Kalau diberi space yang sama besar trus kita install
>linux misal ke logical bisa ngga?
Bisa.
>Saya punya gini nih 2 buah primary
>(flagnya FAT32 satu biji bisa boot/set active), satu buah extended (gak tau
>keisi apa tuch), satu buah linux native dan satu buah swap linux... itu kalo
>didetect pakai fdisk/diskdruid lewat linux tapi kalau fdisk-nya dos cuman
>detect satu primary (bisa boot/set active) dan sisanya extended DOS
>partition? Kok beda yach?
DOS memang hanya memperbolehkan satu partisi primer (Primary Partition),
sehingga partisi-partisi selanjutnya ditampung dalam extended partition.
Extended ini bisa dibagi-bagi jadi partisi logika (Logical Partition).
Kalau anda terusin display logical partition setelah display extended
partition, pasti akan terlihat bahwa ada dua partisi Non-DOS di situ.
>Detect pakai PQMAGIC? wahhhh ternyata ikutan tewas programnya tuch bersama
>partisi data yang lampau.. hehehehe
>
>>Logical di encapsule oleh extended
>encapsule maksudnya apa dong?
Well, nggak ngerti juga nih aku maksudnya, tapi mungkin bagan berikut bisa
menjelaskan :
Harddisk :
---------------------------------
| MBR | MBR = Master Boot Record
| | BS = Boot Sector
| ------------------------------
| |BS /dev/hdx1 | Artinya :
| | | Harddisk ini mempunyai empat
| ------------------------------ partisi primer, yaitu hdx1,hdx2,hdx3,
| |BS /dev/hdx2 | dan hdx4
| | |
| ------------------------------ dimana :
| |BS /dev/hdx3 |
| | | hdx4 adalah Extended Partition
| ------------------------------
| |BS /dev/hdx4 | yang memuat :
| | | dua partisi logika, yaitu hdx5 dan hdx6
| | ---------------------------
| | |BS /dev/hdx5 | Jadi, hdx4 tidak bisa ditempati data
| | | | kecuali di bagian BS-nya), karena ia
| | --------------------------- terbagi jadi dua partisi logika.
| | |BS /dev/hdx6 | Yang bisa ditempati adalah hdx1,hdx2,
| | | | hdx3,hdx5,hdx6.
---------------------------------
Misalkan /dev/hdx1 adalah FAT16 berisi DOS, maka BS hdx1nya adalah BS
dari DOS.
Untuk BS Linux, bisa diletakkan di mana saja, sepanjang BS tersebut
terletak < 1024 cylinder, karena setelah BS tersebut dimuat, root
directorynya bisa ditentukan kemudian oleh /etc/lilo.conf dari imageboot
tersebut.
Sebagai contoh, di tempat saya :
Isi MBR : OS Boot Select (cukup maniz men....pakai pulldown sih.)
Isi BS di hdx1 : BS DOS versi 95.1111 (dipasang saat pasang Windows)
Isi BS di hdx2 : BS untuk Linux Standar (dipasang pakai LILO)
Isi BS di hdx4 : BS untuk Linux Emergency (dipasang pakai LILO)
dimana :
Linux Standar memuat hdx2 sebagai root directorynya,
tetapi Linux Emergency memuat hdx7 sebagai root directorinya.
Fyi, sebagai boot awal, saya tak pakai LILO, tetapi pakai
OS Boot Select (OSBS) akibat ketularan dari salah seorang
miliserz di Id-Linux (wah saya lupa namanya.....:-()
Baru setelah menu di OSBS memilih Linux, maka si OSBS
akan memilih LILO yang ada di BS.
Saya harap cukup jelas.
>>PM is always ok, donno why ppl having trouble with it.
fdisk+lilo are Ok also, moreover fdisk+lilo are free.
>Biasanya juga gitu... ngga tau nich apa karena beda "bentuk" ama settingnya
>diskdruid? Soalnya dibilang error #500, cross linked ?
Crosslinked terjadi karena satu posisi dipakai buat banyak
file dan/atau direktori. Untuk mengatasinya, jalankan
Scandisk dan/atau Defragmenter atau e2fsck -c
Setelah sembuh, baru lakukan repartisi.
Adhi.
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]