>Saya optimis peminta buku ini akan banyak dan makin banyak, jadi saya
>setuju dengan saudara Ase. Lebih baik bikin berdiri sendiri, lebih bagus
>lagi kalo sampe punya siupp segala.
>
[---DEL---]
>Satu lagi yang penting...NAMA. Mau dinamain apa buku atau majalah atau
>bulletin (atau tabloid?) kita ini nanti?
>
ini mau Buku atau mau Majalah atau dua - duanya ?
buku nggak perlu SIUPP dan nggak terkait dengan berdiri sendiri atau tidak
juga kalau masalah nama, kayaknya itu majalah...
kayaknya membahasnya agak campur aduk nih...
IMHO.
1. buku maupun majalah dua - duanya bagus
2. ada masalah besar tentang ongkos kertas dan cetakan
untuk itu, usahakan dari awal visinya kita membuat buku
atau majalah secara fleksibel, nggak harus tercetak, bisa
saja cuma dalam bentuk buku PDF dan majalah E-Zine.
jadi perkara pencetakan diurus pembaca :-) atau menunggu
sponsor. dengan demikian, id-linux-erz cukup konsentrasi
di membuatnya, bukan menerbitkannya.
3. kalau buku (cetak atau PDF),
tentang isi saya lihat ada tiga jenis isi:
- isi yang sudah ada di buku - buku LDP (bukan Howto-nya)
kalau nggak salah kan Getting Started, Sys Admin,
Net Admin, Programmer Guide, dan Kernel Hacker Guide
(atau sudah berubah).
yang ini kalau sudah diterjemahkan, jadi tinggal diterbitkan
saja. kalau belum ya konsentrasi di penerjemahan.
Tentang Howto, menurut saya kurang pas kalau langsung
diterbitkan.
- isi yang belum ada di buku - buku LDP tapi layaknya
secara topik mestinya masuk di situ,
(misal sekarang baru ada HOWTO-nya, atau FAQ-nya,
atau sudah di bahas di id-linux).
ini berarti perlu ada editing dulu agar formatnya
pas untuk buku. ini bisa disisipkan dalam buku itu
atau dijadikan Lampiran.
- isi yang nggak bukan Guide tapi layak diterbitkan
misal Advokasi tentang Linux dengan OS lain,
tentang Linux untuk Bisnis, tentang Linux untuk
pemberdayaan komputer 'kuno', dan sejenisnya,
juga jangan lupa perlu tentang KPLI sendiri
yang ini diterbitkan dalam format buku saku saja
satu buku cukup satu topik saja.
ibaratnya mirip leaflet, tapi lebih dalam dan
komprehensif, dan tidak teknis.
catatan dari Pak Made Wiryana bagus dibukukan begini juga
buku saku ini bagus untuk bahan presentasi :-)
tambahan lagi, penerbitan nggak perlu sekaligus, kalau
perlu berseri juga nggak masalah.
nanti untuk edisi 2 baru bisa sekaligus.
4. tentang majalah (cetak atau E-Zine)
persoalan utama di penerbitan berkala semacam majalah adalah
kontinuitas-nya. kalau buku sih terbit edisi 1 nggak ada
edisi 2 sih biasa saja, tapi kalau E-Zine terbit tiga
lalu nggak muncul lagi bagaimana ?
kalaue, namun sertakan format PDF atau PS-nya.
jadi meski cuma E-Zine, id-linux-erz atau KPLI yang mau mencetak
bisa langsung cetak saja sendiri.
ps.
isi buku atau majalah ini Lisensi-nya kita -GPL-kan juga nggak ?
jadi semua boleh menerbitkan, tapi mesti menyertakan bahwa lisensi
untuk itu GPL ada ada petunjuk kalau mau mencetak sendiri nyarinya
ke mana, mau mengembangkan silakan tapi turunannya ya mesti GPL juga.
sudah ada belum LICENSE semacam GPL di bidang literatur seperti ini ?
--
+- and with none but Allah is the direction of my affair to the right issue;
/ /_/ _/ /_/_/_/_/ on Him do I rely and to Him do I turn (QS 11:88) ///
_/_/_/_/ _/ HDS5 _/ [EMAIL PROTECTED] (Syafrudin)
/_/ _/ /_/_/_/_/_/ = pramuka.org - linux.or.id - estuary.klwarta.or.id =
----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED]
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]