Pada tanggal 07-Oct-98, Adi nulis demikian:

....

>Tapi saya pake Cdrom Mitsumi 4x,dan yang saya mount adalah cd
>Redhatnya....apa tiap kita masukin cd baru harus di mount ulang?

Betul !
Soalnya Linux merupakan sistem operasi yang mewajibkan
kontinuitas dalam penyuplaian data dari segenap sumber daya yang
ada padanya. Jadi pemutusan atau penyambungan sumber daya
yang ada padanya, musti atas kehendak sang pengguna atau
administrator, baik lewat ketik langsung, atau penjadualan
melalui cron.

Coba bayangkan, seandainya ada komputer yang sedang makai CD-ROM
tersebut untuk memasang suatu aplikasi, dan komputernya 
di tempat lain (dalam satu LAN), tiba-tiba anda eject, dan CD-ROMnya
keluar, pasti user ybs kelabakan, karena tiba-tiba 'resourcenya'
tidak tersedia.

Makanya, supaya tidak keluar, diterapkan prosedur mount ini, untuk
mengunci 'sumber daya' itu, dan untuk mengeluarkan CD-nya, pasti
melalui proses unmounting.

Supaya nggak terlalu repot mengetik 'mount.....'
buat saja satu script yang bernama 'masuk' yang berisi :

mount /dev/hdn /mnt/cdrom

dan 'keluar' yang berisi :

umount /dev/hdn

dan tempatkan di /usr/local/bin dengan permission +x.

mount sendiri bisa diartikan pemetaan 'sumber daya' ke
memori yang diidentikkan dengan mount point, sehingga mempermudah
pengaksesan sumber daya tersebut.


Adhi.

----------------------------------------------------------------------
Unsubscribe: [EMAIL PROTECTED] 
Archive: http://www.vlsm.org/linux-archive/
Linux CD: [EMAIL PROTECTED]



Kirim email ke