On Mon, Nov 23, 1998 at 11:25:06AM +0700, SI-POER wrote:
> Saya pernah ngalamin hal kayak gitu juga beberapa waktu yang lalu.
> Setelah saya ingat-ingat, waktu itu saya coba install program server dari
> internet, ternyata dari script programnya mengcopy file libc.so.5.XX di
> direktory /lib, terus bikin di link ke libc.so.5
>
> Untungnya file tersebut merupakan symbolic link, dan file yang lamanya
> masih ada (libc.so.5.23), saya link balik pake command :
>
> # ln -fs libc.so.5.23 libc.so.5
Apa nggak lebih baik begini saja:
# ldconfig
atau manual
# cd /lib
# ldconfig -l libc.so.5.23 libc.so.5
Kurang tahu pasti juga mana yang lebih baik, kalau file
/etc/ld.conf.cache belum 'rusak' atau berubah, mestinya pakai ln
biasa tidak masalah. Tetapi kalau terjadi perubahan, pakai ldconfig
lebih baik, karena sekalian mengupdate /etc/ld.conf.cache
Salam,
P.Y. Adi prasaja
NB:
waktu jalankan perintah ldconfig -v kok library saya jadi kacau balau
sih, pesennya seperti ini,
ldconfig: warning: lib..xxx has inconsistent soname (lib..xxxx)
belum saya periksa directory libnya, banyak banget soalnya. nanti
kalau sudah nggak males lagi :-)
Barangkali ada rekan yang bisa kasih pencerahan?
______________________________________________________________________
Utk berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED]
Sudahkah anda mencari di arsip? http://www.vlsm.org/linux-archive/
Utk info netiket, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]