From: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Wednesday, November 25, 1998 10:17 AM
Subject: Re: [id-linux] Perang informasi sebagai sarana marketing


>Saya pribadi telah mencoba.. dengan mengirim surat ke KOMPAS, SWA, KONTAN,
>INFOKOMPUTER mengenai LINUX.. tetapi tampaknya mereka memang "belum
>terbuka hatinya...."

Saya rasa event-event seperti Linux InstallFest bisa digunakan untuk menarik
perhatian
mereka.  Setidak-tidaknya kita secara aktif memberikan data kegiatan LUG
yang ada
di seantero Indeonesia.  Hal itu untuk menjadikan bahan pertimbangan bagi
para mana
ger media tersebut.  Syukur-syukur acara tersebut bisa diliput oleh mereka.
Dan sekali
gus menunjukkan bahwa Linux punya kelas tersendiri yang tidak kalah dengan
M$
windows.

Selain itu pembentukan LUG, pameran Linux, Linux InstallFest serta
kegiatan-kegiatan
lainnya bisa merubah image bahwa linux hanya cocok untuk expert saja, tapi
tidak cocok
untuk beginer.

>> dengan baik (pake Win tentunya), tiba-tiba mau ganti dengan Linux,
>> paling -paling
>> nyoba Linux bentar aja ogaah...buang-buang waktu, bagi mereka justru
>> malah ngrepotin.
>
>Saya tahu ada..he.he.he.hehe. (hayo ngaku.... yang di sini...)

Yach untuk melepaskan W$ total saat ini jelas tidak mungkin.  Coba anda
lihat
di lembaga pendidikan di Indo baik yang formal maupun informal.  Kecil-kecil
(SMP/SMA bahkan TK) mereka sudah disodorin produknya M$.
Anak-anak juga sering datang nanyakan, mas ajarin saya foxpro, excell, word
dsb.  Kayak candu saja.

Hayo Perguruan Tinggi Informatika (Indo) mana yang tidak ngajari siswanya
dengan matakuliah (access,foxpro,excell, atau salah satu product M$), wah
kalau ada salut dech.  Dan saya yakin +- 90 % productnya bajakan.  Cobain
dech kalo digrebek BSA, semua pasti gulung tikar & kapok make M$

Kalau begini terus, lama-lama bukan Perguruan Tinggi lagi, tapi M$ Education
Center, kenapa ? Karena yang dipake produknya M$ semua.

Jangan tergantung hanya pada satu pilihan (itu sich bukan milih, kepaksa)
Ada baiknya juga kita belajar Linux tidak sekedar mainstream, harus punya
visi yang jelas.  Supaya jika terjadi perubahan, yang extrem sekalipun kita
masih akan tetap survive (terutama menghadapi perdagangan bebas).  Dan
itu intinya.  Kebanyakan lingkungan kita hanya terseset mainstream mode,
yang mungkin menguntungkan mereka sesaat.

>Saya pribadi selalu mencoba.. mengomentari.. berita INFOKOMP, atau
>Mikrodata...
>
>IMW

Yup, bentuk aja sekalian humas di LUG untuk mencounter serangan yang tidak
berdasar.  Lewat surat pembaca kek, artikel kek pokoknya apa saja dech. Seta
hu saya tidak ada organisasi yang besar tanpa humas yang baik.

YKH



______________________________________________________________________
Utk berhenti langganan kirim email ke [EMAIL PROTECTED] 
Sudahkah anda mencari di arsip? http://www.vlsm.org/linux-archive/
Utk info netiket, kirim email kosong ke [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke