maap untuk semua admin untuk berita OOT ini...
tgl 26 mei pagi-pagi
lagi onlen narik email milis....
tiba-tiba ada suara gruduk-gruduk-gruduk dan meja komputer bergoyang kiri kanan kaya orang dugem.
nyadar ada gempa, langsung tereak-tereak membangunkan kedua orang tua tercinta sambil melarikan diri keluar.
kok ya untungnya pintu rumah dan pager udah terbuka...jadi tinggal dorong sana dorong sini...keluar deh.. :)
setelah sampe luar, ternyata ga cuma meja komputer doang...rumah, mobil, tiang listrik, tiang lampu, pokoke semua yang nempel ditanah ber-dugem ria...
tetangga kiri-kanan, depan-belakang, atas-bawah (emang ada?) pada keluar juga teriak ga karu-karuan layaknya cheerleader...
ada yang mengucap doa, ada yang meminta tetangga lain / kerabatnya untuk keluar rumah, ada yang komat-kamit ga jelas (mungkin anggota persadi = persatuan dukun indonesia hehehe..)
Thank God...sekali lagi Thank God...kami sekeluarga fine-fine aja...
cuma ibunda tercinta lecet dikit di dengkul karena nyungsep waktu berlari keluar rumah.
emang beliau 2 hari berturut-turut sebelum gempa, sedang pusing.
ditambah dengan goyangan dugem dari bumi ini, tambah pusinglah dia...jadinya nyungsep deh.. :)
rumah juga masih kokoh berdiri...mungkin dulu rumah ini udah diminumin pasak bumi... :p
semua listrik dan alat komunikasi lumpuh total...
HP ga bisa dipake buat nelp or ditelpon...mungkin efek dari gempa bumi
alasan keduanya ..baru nyadar kalo pulsaku habis...hehehe...asem tenan!!!
komunikasi lewat telpon kabel telkom lancar...dan ternyata HP bisa digunakan sms-an (setelah merampok pulsa tetangga...hihihi...salahe jadi tetanggaku..)
5mnt setelah agak tenang, kami mencoba memberanikan diri untuk masuk rumah.
tapi rupanya bumi masih pengen dugem...goyang lagi deh...ajep-ajep...ajep-ajep...kami berhamburan keluar lagi.
untungnya tidak sekeras dan selama yang pertama...
Karena tidak ada listrik dan kami butuh informasi, radio mobil langsung dihidupkan.
5mnt pertama nyari gelombang radio susah banget...semua matot.
ga lama radio sonora berkumandang dan melaporkan berita.
kemudian disusul radio lainnya....
Lagi tenang-tenangnya denger radio...eeee...lah kok ya tetangga ribut lagi...
pada teriak "banyu...banyu...ono tsunami" (air...air...ada tsunami - red)
entah darimana informasi itu berasal, membuat kami yang sudah tenang menjadi panik lagi...
semua berkemas membawa surat penting, sedikit pakaian dan makanan.
tetangga yang punya mobil langsung mengeluarkan mobilnya dan memasukkan barang2 tersebut dan akan mengungsi ke utara (ke arah kaliurang = gunung merapi).
tapi kami sekeluarga, juga beberapa tetangga lain, ga bergeming...malah geli melihat kepanikan mereka...
kenapa geli??
pertama...
kalo air itu sampai ke tempat kami (daerah utara), lha berarti kota (malioboro, keraton) sudah hilang tertelan ombak.
bukannya mo sok tahu atau congkak...
tapi ga akan mungkin bencana dijogja meluluh lantakkan keraton...keraton gitu loch...!?
walaupun ada beberapa bangunan keraton yang ambruk juga...tapikan ga 100%??
kesimpulan : itu hanya isu...
alasan kedua kegelian kami...
semua pada pengen lari ke kaliurang (gunung merapi).
Padahal gunung merapi juga sedang bahaya...
lha kalo kami ngungsi kesana, kemudian njebluk...kan sami mawon ??
ibarat film warkop...maju kena, mundur kena...
mendingan tetep stay dirumah, sambil menjaga dari kemungkinan penjarahan oleh orang2 yg tidak bertanggung jawab...
tapi dasarnya orang indonesia mudah termakan isu, tetep aja panik.
saya menuju ke jalan utama (arah kaliurang) dan benar saja...tampak gelombang pengungsian ke arah utara.
aparat setempat mencoba menenangkan mereka...
karena tidak berhasil, saya dan ayah dengan menggunakan motor membantu aparat menenangkan mereka...
walau tidak seberapa, tapi membuahkan hasil...banyak yang kembali ke rumah masing-masing...
beberapa jam setelah gempa dan situasi tenang, saya mencoba kekota...
pengen tau aja kaya apa keadaan kota jogjakarta.
baru jalan 1km, sudah tercengang...beberapa bangunan rumah roboh.
atap rumah/gedung gentengnya melorot dan bolong-bolong.
Lebih tercengang lagi...ketika melihat 2 mall terbaru jogja, tampak hancur walau masih berdiri.
(duh...baru juga punya mall dah ancur...nasib..nasib...)
orang-orang pada keleleran (berserakan - red) dipinggir jalan...beras kaleee berserakan..
sambil membawa tas, koper, kain berisi pakaian (pernah liat pencuri2 jaman dulukan?? kaya gitu deh..)
toko-toko tutup semua...atm sempat macet.
bandara ditutup untuk batas waktu yang tidak bisa ditentukan.
apalagi kios penjual voucher hp...buka 1-2 aja dibanjiri pembeli..
yang biasanya ngisi cuma 10rb-an, karena voucher elektronik macet, pada beli yang fisik.
which is minimal 25rb (ada beberapa yang bilang "baru kali ini beli voucher diatas 10rb.." hehehe...)
SPBU tidak melayani penjualan karena listrik mati.
penjual bensin eceran menaikkan jualan mereka sampai 15rb untuk 1 liter bensin...(biar kualat lu pada!!!)
untung malam sebelum gempa, motorku sudah terisi full....
jadi bisa dengan angkuhnya melewati tukang bensin eceran...weeeekk!!!
banyak orang yang mencoba kabur ke arah solo...(padahal gempa terasa sampe jawa timur dan semarang)
beberapa tempat ada tulisan "tidak ada tsunami"
ada lagi yang menulis "tsunami tidak ada...yang ada si sumi...lagi ngungsi dirumah neneknya" :p
setelah puas berkeliling jogja yang porak poranda, balik ke rumah...
ga tega ninggalin orang tua berduaan doang...kalo ada gempa lagikan kasian??
ternyata dirumah lagi pada rame nonton tv kecil yang biasanya menemani perjalanan saat keluar kota.
kebayang dong...tv 4" ditonton 10 orang dewasa??
malam harinya kami tidur di teras depan untuk menjaga kemungkinan terjadinya gempa susulan.
meski masih ada gempa beberapa kali, tapi tidak kencang.
walau beberapa daerah sudah ada yang menyala, listrik didaerah sekitar kami masih padam.
hanya ditemani dengan cahaya lilin dan hujan lumayan deras
tgl 27 mei
listrik masih padam....busyet dah!!!
kembali saya mengelilingi kota....
beberapa tempat sudah mulai beraktivitas...walaupun belum semua
ada yang berjualan makanan, membersihkan tempat sekitar dlsb...
dan akhirnya jam 15:00 listrik sudah menyala kembali...
bayangkan 33 jam tanpa ada listrik....semua gadget kehabisan nafas... :(
Demikian laporan dari jogja.
turut prihatin dan berduka buat mereka yang tidak seberuntung kami sekeluarga.
thanx buat rekan-rekan yang sudah sms menanyakan kabar.
ada yang dari medan, pontianak, bahkan malaysia dan australi.
salam,
bowo - jogja
*saat email diketik, masih terasa gempa kecil...*
disampaikan dengan sedikit canda untuk mengobati kesedihan, bukan melecehkan...
[Non-text portions of this message have been removed]
---------------------------------------------
id-Palm Web Portal: http://www.id-palm.com
SPONSORED LINKS
| Personal digital assistants | Palm os | Palm os pda |
| Personal digital assistant pda |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "id-PalmOS" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
