Hati2, nopol mobil tsb palsu. Nopol tsb adalah nopol  mitsubishi kuda ungu
metalik.
Bisa cek dengan SMS, caranya ketik: METRO  B8679PB ke 1717

On 6/17/06, W Purnomo <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   ----- Original Message -----
> From: Asnawi
> Sent: Saturday, June 17, 2006 8:56 AM
> Subject: [RETNAS] FW: CRV Hitam B 8679 PB.... be
> ware........
>
> From: Erina Nakamura Saragih
> [mailto:[EMAIL PROTECTED] <SaragihErina.IN%40jica.go.jp>]
> Sent: Thursday, June 15, 2006 1:35 PM
> To: An-DeeE; Adesti Barus; Agan R Mahendra;
> [EMAIL PROTECTED] <bregasszz%40yahoo.com>; Inge Octalibrayani; Irene P
> Lumintang; Elissa Dermawan; Deschelina Saragih;
> Feifei; anis kesumahayati; Fajrah Akili; Kiuk,
> Melissa; Ria Magdalena; sally; [EMAIL PROTECTED] <st.ands%40gmail.com>;
> Wemmy office; [EMAIL PROTECTED]<Ida.Ayu.Puspasari%40Newmont.com>;
> rosalyna
> simanjuntak; [EMAIL PROTECTED] <benny.harto%40ibsrisk.com>; Eko
> Prasetio;
> Bharata Ramedhan; Tita; [EMAIL PROTECTED] <sirman.purba%40undp.org>;
> Tegoeh
> Hary Santosa
> Subject: Fw: CRV Hitam B 8679 PB.... be ware........
>
> sakit!
>
> ----- Original Message -----
> From: Atie Mulyati
> To: [EMAIL PROTECTED] <winia%40jica.or.id> ; Erina Saragih ; maladewi
> Komalasari ; Emma ; [EMAIL PROTECTED] <lisa%40jica.or.id> ; [EMAIL 
> PROTECTED]<wulan%40jica.or.id>
> ; [EMAIL PROTECTED] <etty%40jica.or.id> ; edith ; Carla Novelia ; Bambang
> Isriyanto ; Edy Apriyanto ; Leylayani Iviyanti ; Shona
> Sharmilla ; sherly lubis
> Cc: Asih Risyanto ; Cynthia M. Trihapsari. ; Ita ;
> [EMAIL PROTECTED] <Diana_Yultiara%40fmi.com> ;
> [EMAIL PROTECTED] <dewi.ks%40lippo-telecom.com> ;
> dan
> Sent: Thursday, June 15, 2006 12:37 PM
> Subject: CRV Hitam B 8679 PB.... be ware........
>
> Fw: CRV Hitam B 8679 PB.... be ware........
> Posted by: "Faisal" [EMAIL PROTECTED] <faisal%40sewi.co.id>
> Date: Wed Jun 14, 2006 6:47 pm (PDT)
>
> Sudah Separah Inikah Mentalitas Pengemudi di Jakarta
> Tercinta?
>
> Wah kebetulan pengalaman teman anda Pak Jeffry tsb
> pernah saya alami awal
>
> bulan Desember yang lalu. Plat nomornya persis sama
> CRV Hitam B 8679 PB.
> No
> pol mobil CRV tsb sdh saya tulis di hp saya dan saat
> baca cerita Pak
> Jeffry
> saya cocokkan dengan nomor tsb ternyata sama persis.
>
> Kesimpulan saya orang yang punya mobil/sopir CR-V itu
> sepertinya sakit
> jiwa.
> Hati2 buat yang lain ya.
>
> Ceritanya begini :
>
> Sekitar pukul 18 hari minggu sore, saya sedang bersama
> istri, anak saya
> yang
> pertama dan salah satu pembantu saya sedang dalam
> perjalanan pulang
> menuju
> ke rumah kami di Pos Pengumben dari daerah Cinere naik
> Honda New City
> Silver. Kami baru pulang dari rumah kawan istri saya
> yang baru melahirkan
>
> untuk melihat bayi yang belum berusia 1 bulan.
>
> Karena perjalanan agak jauh dan lumayan macet di
> Cinere, pembantu saya
> mengalami mabuk jalan dan ingin muntah. Sebenarnya
> saya sudah cek ke
> belakang mobil saya untuk memastikan apakah ada mobil
> yang sedang melaju.
> Ketika itu saya lihat sorot lampu yang masih jauh,
> sehingga saya beri
> tanda
> kemudian meminggirkan kendaraan.
>
> Mendadak saya mendengar klakson dari mobil CRV
> (awalnya no pol tidak
> tampak). Karena emergency saya acuhkan saja. Mobil itu
> kemudian berhenti
> tepat disamping pintu saya, kelihatan orangnya
> menunjukkan jari tengah ke
> saya. Tapi saya cuekin. Tahu dicuekin dia jalan lagi
> tetapi perlahan.
>
> Di saat yang sama pembantu saya membuka pintu mobil
> dan (maaf) muntah.
> Namun
> beberapa saat kemudian saya dikejutkan ketika bemper
> depan saya berbunyi.
> Ternyata dia memundurkan lagi mobilnya ke arah mobil
> saya (Mungkin dikira
>
> pembantu saya itu keluar mobil untuk menantang
> berkelahi dengan dia).
> Karena
> saya membawa istri dan anak, saya mencoba menahan
> darah yang mendidih.
> Mobil
> CRV itu kembali berjalan perlahan dan menghilang di
> tikungan. Tapi disitu
>
> saya sempat mencatat plat no polisinya. B 8679 PB. CRV
> tersebut terdapat
> strobe light, tapi pada saat kejadian dengan saya tsb,
> ybs tidak
> menyalakannya (mungkin krn tidak berada di jl tol). Di
> rumah saya cek
> mobil
> saya baret di bemper kanan depan.
>
> Saya kira urusan selesai. Sekitar 10 menit setelah
> urusan pembantu saya
> yang
> lagi sakit itu selesai, kami melanjutkan perjalanan.
> Ternyata mobil itu
> menunggu kami di tikungan dan langsung memepet mobil
> kami dari sebelah
> kiri.
>
> Untung saya sedikit lebih cepat dari dia sehingga
> tidak berbenturan.
> Sepanjang jalan di Pondok Indah mobil CRV tsb menempel
> mobil kami.
>
> Kami bisa lepas dari mobil tsb di lampu merah karena
> sewaktu menempel
> mobil
> kami, mobil tersebut menyerempet mobil lain, dan
> pengemudi CRV tsb
> langsung
> menghentikan mobilnya untuk ribut dengan mobil lain
> tsb.
>
> Sebenarnya kalau saya sedang sendiri pasti sudah saya
> lempar palang untuk
> mengungkit dongkrak, tapi karena ada anak dan istri,
> saya berusaha
> menahan
> diri.Dan saya kira tidak worth it untuk melayani orang
> gila seperti itu.
> Untuk meredakan hati saya , saya hanya berpikir orang
> sedang stress,
> dikejar-kejar debt collector,baru dipecat kebelet
> pipis dan baru
> diceraikan
> istri. Jadi yang keluar bukan amarah lagi tapi rasa
> kasihan.
>
> Kalau bapak2/ibu2 ketemu (amit-amit), jangan diladeni.
> Karena bisa jadi
> dia
> punya pistol sehingga sok jagoan. Biar Tuhan saja yang
> menghukumnya.
>
> Wasalam
> "Awan" <[EMAIL PROTECTED] <dbsuryawan%40bniaga.co.idwrote> in
> message
> news:[EMAIL PROTECTED]<447e656d%241%40svrmailtwr.bniaga.co.id..>
> .
>
> Dr millist sebelah....
> On 5/29/06, Jeffrey Hamdi <
> [EMAIL PROTECTED] <jeffreyhamdi%40yahoo.co.idwrote>:
>
> Teman-teman sekalian,
>
> Saya ingin menceritakan kejadian yang sangat
> mengerikan yang terjadi
> di
> jalanan di kota metropolitan kita ini. Kejadian ini
> tidak terjadi pada
> saya, namun kejadian ini menimpa orang lain dan saya
> menyaksikan
> sendiri,
> bagaimana kejamnya hukum rimba di jalanan di kota
> Jakarta tercinta ini.
>
> Mohon diingat bahwa dalam menulis ini karena hati
> nurani saya
> terketuk.
> Sudah separah inikah mentalitas pengemudi di Jakarta
> tercinta ini?
>
> Ada dua hal yang ingin saya capai.
>
> Pertama, adalah untuk menyadarkan sopir/pemilik mobil
> yang melakukan
> tindakan tidak berkemanusiaan ini untuk sadar. Maka
> dari itu saya
> menuliskan secara jelas pelat nomor dan deskripsi
> mobilnya agar yang
> bersangkutan tahu bahwa apa yang dilakukannya jelas
> salah.
>
> Kedua, adalah untuk memberitahu rekan-rekan (dan
> tentunya juga
> mengingatkan saya sendiri) bahwa masih banyak
> orang-orang yang
> memberlakukan hukum rimba dalam berkendara. Kita (dan
> tentunya saya
> sendiri) memang harus tenang dan sabar dalam
> berkendara, agar tidak
> terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
>
> Kejadiannya seperti berikut.
>
> Tanggal 26 Mei 2006 sekitar jam 3:15 sore, saya
> (mengendarai Toyota
> Fortuner) masuk tol kota dari Rawamangun ke arah
> Cawang. Tujuan akhir
> saya
> adalah Cibubur.
>
> Saat saya berkendara di jalur paling kanan segera
> setelah saya masuk
> tol. Dikaca spion saya lihat Suzuki Karimun ada
> dibelakang saya, dan
> Honda
> CR-V (generasi kedua CR-V sekitar tahun 2003-2004)
> berwarna hitam ada
> dibelakang Karimun.
>
> Terlihat CR-V tersebut memakai strobe light (lampu
> yang berkedip
> cepat,
> seperti yang biasa digunakan pada pengawal presiden,
> polisi, dan
> lain-lain) yang diletakkan didalam grille depan, namun
> masih jelas
> terlihat cahayanya. Juga terlihat bahwa CR-V ini
> mempunyai tiang untuk
> bendera kecil (seperti yang biasa kita lihat di mobil
> menteri atau
> pengawal presiden) yang terletak persis ditengah
> bumper depan.
>
> CR-V ini mengedip-ngedipkan lampu besar, selain tetap
> menyalakan
> strobe
> light-nya untuk meminta Karimun minggir. Sebelum
> sempat Karimun itu
> minggir, Honda CR-V ini menyalip dari samping kiri,
> masuk ke jalur
> kanan
> lagi dan rem mendadak. Sepertinya untuk
> menghukum/membuat kaget Karimun
>
> itu karena tidak memberikan jalan segera cepat.
>
> Saya melihat kejadian itu melalui spion saya.
> Terlintas dua
> kemungkinan
> dipikiran saya. Pertama, mobil CR-V ini sedang
> mengawal pejabat. Atau
> kedua, mungkin memang sopir mobil CR-V menyalakan
> strobe light hanya
> ini
> berlaku sewenang-wenang di jalan.
>
> Saya buru-buru ambil jalur tengah, memberikan jalan
> untuk CR-V itu
> supaya saya tidak mengalami hal yang sama seperti
> Karimun dibelakang
> saya.
>
> Setelah CR-V melewati saya, baru saya tahu bahwa
> ternyata CR-V ini
> tidak sedang mengawal pejabat. Jadi memang sopirnya
> berlaku arogan di
> jalan saja.
>
> Yang membuat saya heran adalah, pelat nomor mobilnya
> adalah pelat
> hitam, dengan nomor polisi B 8679 PB (saya sampai
> ingat pelat nomor
> mobilnya, karena sangat sebal dengan tindakan arogan
> sopirnya terhadap
> orang lain di jalan). Saya menjadi bertanya-tanya
> apakah memang
> diperbolehkan untuk menggunakan tiang bendera kecil
> dan strobe light
> pada
> mobil yang berpelat hitam?
>
> CR-V tersebut melaju dengan sangat kencang, menyalip
> kanan-kiri
> sampai
> akhirnya hilang dari pandangan.
>
> Beberapa menit berlalu, saya sekarang sudah semakin
> dekat ke
> Cibubur,
> saya baru saja melewati exit Pondok Indah.
>
> Beberapa saat kemudian, saya lihat CR-V yang sama ada
> berhenti di
> bahu
> jalan. Didepannya ada Honda City baru. Honda City
> tersebut parkir
> melintang didepan CR-V tersebut. Kelihatannya
> sepertinya CR-V tersebut
> dipaksa minggir/berhenti oleh City itu.
>
> Saya lihat pengemudi City sudah turun dari mobil dan
> berada di sisi
> sopir CR-V. Sopir CR-V duduk didalam mobilnya. Saya
> tidak tahu apa yang
> mereka lakukan. Kalau dugaan saya, sopir City mungkin
> sedang
> marah-marah
> kepada sopir CR-V karena sopir CR-V tersebut mengemudi
> dengan
> ugal-ugalan.
>
> Saya tetap melaju dan sekarang saya sudah mendekati
> exit Cibubur
> yang
> tinggal 1 km lagi. Saya ambil jalur kiri (jalur paling
> kiri, bukan bahu
> jalan).
>
> Dikaca spion kiri, saya lihat dikejauhan mobil hitam
> melaju dengan
> kencang sekali dibahu jalan. Saya duga mobil itu
> adalah mobil CR-V yang
> kabur dikejar City. Ternyata saya salah, karena
> ternyata itu adalah
> mobil
> Nissan X-Trail hitam yang sedang dikejar oleh CR-V
> hitam yang masih
> dengan
> strobe light yang dinyalakan dan lampu besar yang
> dinyalakan. Dugaan
> saya,
> sopir mobil X-Trail tersebut melakukan suatu hal yang
> tidak disukai
> oleh
> sopir mobil CR-V sehingga kejar-kejaran terjadi.
>
> Saya melaju sekitar 80-100 km/jam dijalur paling kiri
> tersebut
> (jalanan
> memang lagi kosong) dan dugaan saya, mereka (X-Trail
> dan CR-V) melaju
> dengan kecepatan sekitar 160 km/jam dibahu jalan,
> menyusul saya dari
> kiri.
> Saking kencangnya dan dekatnya mereka menyusul saya
> (perlu diingat,
> bahu
> jalan tidak lebar), mobil Fortuner saya bisa bergeser
> ke kanan (seperti
>
> terasa disusul oleh bus).
>
> Jelas ini merupakan pelanggaran lalu lintas yang
> dilakukan kedua
> mobil
> tersebut.
>
> Saya lihat mereka berdua mengambil exit Cibubur juga.
> Saya lihat
> pada
> saat sopir X-Trail membayar tol, sopir CR-V
> cepat-cepat turun dan
> menyampiri X-Trail. Sopir CR-V tersebut
> menendang-nendangi pintu bagian
> sopir X-Trail, lalu lompat ke kap mesin X-Trail.
> Loncat-loncat sebentar
>
> disana, lalu sopir CR-V tersebut lompat lagi ke atap
> X-Trail, juga
> loncat-loncat sedikit disana. Sopir CR-V tersebut lalu
> turun, menendang
> pintu bagian sopir X-Trail.
>
> Setelah puas menghukum/membalas dendam/merusak mobil
> orang lain,
> sopir
> CR-V tersebut masuk kembali ke mobil. Sopir X-Trail
> tidak melakukan
> apa-apa, hanya diam dimobil. Saya tidak tahu apakah
> sopir X-Trail itu
> takut/kaget sehingga tidak melakukan perlawanan
> apa-apa, atau mungkin
> sopir CR-V itu memiliki senjata (yang tentunya tidak
> bisa saya lihat,
> karena dari posisi mobil saya yang sedang antri
> karcis, saya tidak bisa
>
> melihat apakah ada senjata yang diselipkan dicelana
> atau tidak).
>
> Saya lihat sopir CR-V ketika berjalan kembali ke mobil
> CR-Vnya
> mempunyai tinggi sekitar 165 cm, memakai kacamata
> hitam, rambut agak
> pendek (namun tidak cepak) dan berkulit sawo matang.
>
> X-Trail lalu menuju kearah Cileungsi, dan CR-V masuk
> tol lagi kearah
> Bogor. Jadi sepertinya CR-V tersebut mengambil exit
> Cibubur, hanya
> untuk
> merusak/menghakimi X-Trail itu.
>
> Terlepas dari apa salah X-Trail terhadap CR-V, saya
> rasa tidak benar
> untuk merusak properti/mobil orang lain. Apabila ada
> perselisihan,
> lebih
> baik panggil polisi dan selesaikan didepan polisi,
> secara hukum. Negara
> kita memiliki hukum yang pasti bukan hukum rimba.
>
> Kalau dari apa yang saya lihat, saya mengambil
> pendapat bahwa CR-V
> tersebut sangatlah arogan dalam berkendara dijalan
> raya. Ada dua pesan
> saya terhadap CR-V hitam B 8679 PB tersebut.
>
> Bagi yang mengemudikan CR-V tersebut pada kejadian
> diatas, mohon
> lebih
> sabar dalam berkendara. Tata krama tetap harus dijaga.
> Tindakan arogan
> hanya akan mencelakakan diri sendiri dan orang lain.
> Seluruh warga
> negara
> memiliki hak yang sama. Bukanlah tindakan terpuji,
> dengan bermodalkan
> strobe light dan tiang bendera didepan lalu berlaku
> semena-mena
> terhadap
> orang lain dan lalu merusak properti orang lain.
>
> Jika pemilik mobil CR-V tersebut bukan yang
> mengemudikan mobil itu
> pada
> saat kejadian tersebut, mohon kiranya menghukum sopir
> yang mengemudikan
> CR-V pada saat kejadian tersebut. Hukuman perlu untuk
> membuat efek
> jera.
>
> Bagi yang mengenal sopir/pemilik mobil CR-V dengan
> pelat nomor B
> 8679
> PB tersebut, mohon diingatkan bahwa berlaku arogan
> tidak ada
> positifnya.
> Buatlah pemilik/sopir mobil CR-V tersebut malu
> sehingga tersadar, bahwa
> apa yang dilakukannya salah dan bukanlah sesuatu yang
> hebat. Rasa malu
> memang perlu kadang-kadang untuk membuat kita tersadar
> dan kembali ke
> jalan yang benar.
>
> Bagi para pengguna jalan sekalian, memang masih banyak
> orang yang
> tidak
> berperikemanusiaan, tidak berpendidikan (pendidikan
> hati bukan
> pendidikan
> formal), arogan dan tidak bersopan santun dijalan.
> Atas hal ini, kita
> memang musti hati-hati dalam berkendara dijalan dan
> lebih sabar. Jangan
>
> terpancing untuk melakukan sesuatu yang akan kita
> sesali.
>
> Mohon kiranya bantuan dari teman-teman sekalian untuk
> menyebarluaskan
> e-mail ini, agar dua tujuan dari tulisan ini (seperti
> yang saya
> sebutkan
> diawal e-mail ini) dapat tercapai.
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Something is new at Yahoo! Groups.  Check out the enhanced email design.
http://us.click.yahoo.com/SISQkA/gOaOAA/yQLSAA/v2FxlB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

---------------------------------------------
id-Palm Web Portal: http://www.id-palm.com 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/id-PalmOS/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke