Hwaaa... nice write-up Pak Herry! Rasa penasaran saya agak hilang.. :)

BTW, soal keyboard m600, kemaren itu sempet nyobain punya temen di kantor.
Dengan 'setelan' megang keyboard Treo 650, ternyata saya bisa pake keyboard
m600 dengan mulus dan hampir enggak ada salah (persis kayak di Treo 650).
Jadi adaptasi mungkin lebih dibutuhkan dari orang yang pindah dr HP biasa ke
m600, daripada Treo ke m600.. Jadi pengen beli.. :)

Soal lambat.. yah, itu mah penyakitnya Symbian. Cobain deh PDA phone Nokia
yang seri 6, aduuh.. pengen ngebanting. lambatnya minta ampun.

Becak kita ini memang becak turbo. Kaga ada yang ngalahin cepetnya.. :)


On 8/20/06, Herry [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>   Silakan baca ini deh. Sempat menyinggung Treo 650 juga. :)
>
> Salam,
>
> Herry SW
>
> =======
>
> Dua "anak" ini, Sony Ericsson M600i dan Nokia E61, mempunyai cita-cita
> yang praktis sama. Yakni, memberikan kenyamanan ber-SMS dan beremail kepada
> penggunanya. Namun, karena dilahirkan oleh "orang tua" yang berbeda,
> keduanya harus bertempur di pasar.
>
> Sony Ericsson M600i
> Biasanya layar sentuh hanya digunakan Sony Ericsson di ponsel pintar alias
> smart phone seri P. Kini, untuk kali pertama, beredar seri M yang juga
> berlayar sentuh. M600i dibekali layar sentuh beresolusi 240 x 320 piksel
> yang sanggup menampilkan hingga 262.144 warna.
> Untuk mengetikkan karakter, ada tiga metode input yang bisa dipilih
> pengguna. Yakni, menulis di layar sentuh alias handwriting recognition,
> memanfaatkan keyboard virtual yang tersaji di layar, dan memakai QWERTY
> keyboard.
> Satu hal yang perlu dicermati, struktur QWERTY keyboard M600i tergolong
> tak lazim bagi mayoritas pengguna ponsel. Pasalnya, satu tombol bukan
> mewakili satu huruf, melainkan dua huruf.
> Coba cermati foto M600i dan lihatlah tombol paling kiri di baris pertama.
> Untuk mengetikkan karakter Q, pengguna harus menekan sisi kiri tombol.
> Sedangkan untuk memasukkan karakter W, sisi kanan tombol yang perlu
> dipencet. Sisi kiri-kanan tombol dibuat sedikit menonjol sehingga lebih
> mudah dipencet. Namun, praktik tak semudah teori. Pengguna harus beradaptasi
> cukup lama dan itu pun tak dijamin lancar. Penulis yang mempunyai jari
> relatif besar, contohnya, berkali-kali tetap salah ketik. Niat hati mengetik
> karakter I, apa daya yang muncul malahan karakter O.
> Bagaimana dengan kecepatan akses? Ada percobaan sederhana yang penulis
> lakukan. Penulis sengaja memasukkan 1.731 contact ke perangkat berharga
> jual Rp 3,575-3,6 juta itu, lalu melakukan pencarian informasi tertentu.
> Kecepatan pencarian tergolong agak lambat. Memang sih masih lebih cepat
> dibandingkan pencarian serupa di Nokia 9300/9300i/9500. Tetapi, lebih lambat
> dua tiga kali lipat ketimbang di PDA phone Treo 650.
> Sisi positif M600i, dimensi fisiknya yang 107 x 54 x 15 mm dan berat 112
> gram membuatnya masih bercita rasa ponsel, bukan PDA atau PDA phone.
> Perangkat bersistem operasi Symbian UIQ itu nyaman digenggam maupun
> dimasukkan ke dalam saku.
> Fungsi paling menarik di M600i terletak pada kemampuannya mendukung
> layanan push mail dan 3G. Peminat push mail tinggal berlangganan ke operator
> atau perusahaan tertentu.
> Penjelasan termudah, push mail adalah layanan yang memungkinkan pengguna
> beremail senyaman SMS. Pengguna tak perlu online beberapa menit sekali,
> hanya untuk mengecek ada tidaknya email baru. Dengan push mail, begitu ada
> email baru tiba, email itu langsung dikirim ke handset triple band GSM dan
> 3G nonkamera tersebut.
> Slot untuk Memory Stick Micro (M2), bluetooth, inframerah, nada dering
> MP3, speaker phone, dan QuickOffice yang kompatibel dengan Microsoft Office
> adalah beberapa fitur lain M600i. Ada pula accept call yang memudahkan
> pengguna menyaring panggilan masuk dan reject with SMS untuk menolak
> panggilan seraya mengirimkan SMS notifikasi.
>
> Nokia E61
> Layar, struktur keyboard, dan ukuran merupakan tiga hal utama yang
> membedakan E61 dengan M600i. Kalau M600i berlayar sentuh, E61 tidak berlayar
> sentuh. Kalau layar M600i hanya sanggup menyajikan maksimal 262.144 warna,
> E61 mampu sampai 16 juta warna.
> Bila struktur QWERTY keyboard M600i relatif tak lazim, struktur QWERTY
> keyboard E61 yang bersistem operasi Symbian seri 60 ini tergolong normal.
> Tombol Q dan W bukan berada di satu tombol yang sama. Singkatnya, pengguna
> baru E61 tak perlu kesulitan melakukan penyesuaian seperti yang dialami
> pemakai M600i.
> Terakhir, soal dimensi fisik. E61 berukuran 117 x 69,7 x 14 mm dan berat
> 144 gram. Saat digenggam ia amat terasa lebih lebar dibandingkan M600i.
> Untuk pengguna wanita, sangat mungkin smart phone yang dibandrol Rp 3,9 juta
> ini dianggap terlalu lebar.
> Hal lain yang kadang diabaikan, padahal bisa jadi faktor penentu
> pembelian, E61 hanya tersedia dalam warna perak keabuan. Sedangkan M600i
> mempunyai dua varian warna, hitam dan putih. Warna terakhir itu potensial
> membuat pengguna wanita jatuh hati.
> Kalau M600i mempunyai fitur bawaan accept call untuk menolak panggilan
> dari nomor tertentu, fitur serupa tak ditemukan di E61. Sebaliknya, E61
> mendukung koneksi Wi-Fi yang takkan ditemukan di M600i.
> Sama dengan M600i, push email adalah fitur paling menarik dari E61. Kalau
> Anda kebetulan telah mempunyai E61, ada layanan push email yang bisa dicoba
> gratis selama dua bulan. Masuk saja ke www.cortado.com dan ikuti petunjuk
> yang ada di sana.
> Fitur lain perangkat quad band GSM dan 3G tanpa kamera tersebut nyaris
> sama dengan M600i. Di antaranya, bluetooth, inframerah, nada dering MP3,
> reject call with SMS, dan speaker phone alias handsfree speaker. Ada pula
> aplikasi yang kompatibel dengan fungsi-fungsi utama Microsoft Office. Bila
> M600i menggunakan memori eksternal M2, E61 memilih kartu memori miniSD.
> Ups, penulis nyaris lupa menceritakan kecepatan akses E61. Di antara
> seluruh perangkat bersistem operasi Symbian yang pernah dicoba penulis,
> E61-lah yang tercepat. Jumlah contact yang sama dengan di M600i penulis
> isikan ke E61. Pencarian yang sama penulis lakukan. Hasilnya, meski belum
> bisa mengalahkan Treo 650, kali ini E61 telah terbukti lebih cepat ketimbang
> M600i. (Herry S.W.)
>
> Pilih M600i bila...
> " Wajib berlayar sentuh
> " Ukuran fisik faktor utama
> " Ingin tampil feminin
>
> Pilih E61 bila...
> " Mutlak perlu Wi-Fi
> " Yang penting nyaman, tampilan fisik urutan berikutnya
>
> On 20 Aug 2006 15:00:09 -0000
> [email protected] <id-PalmOS%40yahoogroups.com> wrote:
>
> > 9d. Re: Palm OS Bakalan Pudar???
> > Posted by: "Ibnu A. Mulyanto" [EMAIL 
> > PROTECTED]<ibenimages%40gmail.com>ibenimages
> > Date: Sun Aug 20, 2006 5:23 am (PDT)
>
> >
> > Kalau begitu, mendingan share review Nokia E61 aja Wan.. plus minusnya
> > dibanding Treo gituh.. sebagai perbandingan aja.. serius nih penasaran..
> > hehehe..
> >
> > Mungkin trus disambung Wol yang mbandingin SE m600 vs Treo..
> >
> > Seru kan? :))
>
>  
>



-- 
"I Think Therefore I Am" - De Cartes
Treo 650 BT + iPod 60GB + Sony PSP = No more idle times
[EMAIL PROTECTED]
[EMAIL PROTECTED]
www.ibenimages.tk


[Non-text portions of this message have been removed]



---------------------------------------------
id-Palm Web Portal: http://www.id-palm.com 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/id-PalmOS/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke