Maaf memperpanjang OOT satu kali. 

* KA uap nan tua itu memang hanya jalan berdasarkan carteran, Pak. Saya
tidak tahu berapa biaya terkini. Terakhir seingat saya sekitar Rp 2 juta. 

Nah, biaya Rp 2 juta itu dibagi rata dengan seluruh penumpang. Kalau
penumpangnya kebetulan hanya, anggap saja 8 orang, maka jatuhnya memang
bisa Rp 250 ribu per orang. 

Tetapi bila penumpangnya banyak, sesuai kapasitas gerbong, jatuhnya akan
murah. 

Hanya pada hari-hari libur, misalnya Lebaran, KA uap itu beroperasi
tanpa konsep carteran. Pengelola museum berasumsi, dan kenyataannya
benar, pengunjung museum ramai. 

* Bukan week end pun, asalkan ada yang menyewa, KA uap itu akan
beroperasi. 

* Meski kita datang satu bus, seyogianya kita tidak menyewa dadakan.
Sebab, setahu saya persiapan untuk membakar kayu dll membutuhkan waktu
sekitar 2 jam. 

* Dulu di Semarang ada satu travel agent yang mem-booking KA itu setiap
Minggu siang. Jadi, risiko rugi ada pada si travel agent. Entah sekarang
masih ada atau tidak. 

* Soal lori, memang cukup unik. Tetapi, pengalaman berbeda akan
dirasakan saat naik KA uap yang melewati tanjakan. Saya pribadi sejak
dulu ingin mencoba, tetapi belum kesampaian karena nggak ada barengan
untuk menyewa KA uap tersebut. Yang sudah pernah coba baru lorinya. 

* Toko roti yang dimaksud sepertinya Toko Roti Pauline. Tak jauh dari
Ambarawa, ada lokasi penjual belut goreng yang amat enak. Belutnya
istimewa karena kecil-kecil. Paling diameternya seukuran pena. Gurih
banget deh. Ada juga kolak durian. Hmm... jadi ingin makan di sana lagi. 

Ok deh, OOT dari saya cukup sekian. 

Jadi, kapan nih gatheringnya? Saya rasa gathering di Jateng cukup adil.
Lokasinya kan di tengah-tengah Jakarta dan Surabaya. :)
Kita cari saja tanggal merah yang berdempetan. Ada 20-21 Januari, 18-19
Maret, dan 31 Maret-1 April. 



Salam,


Herry SW


> 7b. Re: OOT: Musium KA (was: KAPAN YAH ADA GATHERING LAGI.......)
>     Posted by: "[EMAIL PROTECTED]" [EMAIL PROTECTED] mtourista
>     Date: Thu Dec 28, 2006 1:29 pm ((PST))
> 
> Akhir tahun lalu gw sama keluarga liburan ke jogja dan mampir di Museum KA 
> Ambarawa. Pengennya sih nyobain naik KA uap yg beken itu, sayangnya enggak 
> jadi karena beberapa alasan.
> 1. Harga tiketnya muahal baget (kalo gak salah inget 250 rb per orang, 
> CMIIW), jadi saya pikir gak worth utk bayar lebih dari 1 juta (saya, istri, 
> 2 anak dan 1 pengasuh) hanya utk sekedar menikmati KA tua :(.
> 2. KA tsb jalannya hanya weekend dan ada quota minimumnya untuk jalan. 
> Kalau jauh2 sudah datang, dan ternyata quota minimum tidak terpenuhi, ya 
> KA-nya enggak jalan :(
> 3. KA tsb bisa di-carter sama rombongan (lupa tarifnya brp). jadi kalo 
> jauh2 dataeng ke sana sewaktu weekend dan ternyata ada romobongan yg 
> menyewa KA tsb, ya tetap saja gak bisa ikutan KA tsb.
> 
> Jadi kalau ada yg ingin menikmati KA uap di museum Ambarawa, ya yg paling 
> baik, menyewa KA-nya untuk rombongan. Schedule keberangkatannya lebih 
> pasti, dan kalau rombongannya banyak, mungkin harga per orangnya jadi lebih 
> worth, enggak kayak harga retail yg bagi saya sangat tidak worth.
> 
> Alternatifnya, bisa naik Lori ke yg jaraknya 1 statsiun kecil dari Musium 
> KA. Harga tiketnya 10 ribu (CMIIW). lucu juga pengalaman naik lori ini. 
> Sewaktu lori-nya akan menyebrang jalan, ada kernetnya yg turun dari 
> lokomotifnya dan lari mendahuli lorinya membawa bendera untuk menyetop 
> mobil yg lalu lalang :)). Yg jelas, kami sekeluarga cukup puas naik lori 
> tsb :). worth dengan harga tiketnya :).
> 
> o ya, di Ambarawa ada 1 toko roti yg cukup beken di jateng (lupa namanya), 
> dengan produknya roti kelapa. Sayang waktu perjalanan pulang, mampir ke 
> toko roti tsb, roti kelapanya sudah habis :(.
> 

Kirim email ke