Minggu, 04 Februari 2007 15:55 WIB
JABOTABEK    Jakarta
Kawasan Perumahan Kelapa Gading Lumpuh Akibat Banjir



Penulis: Wisnu

JAKARTA--MIOL: Banjir yang melanda Jakarta sejak tiga hari lalu menyebabkan 
aktivitas warga di kawasan perumahan elit Kelapa Gading, Jakarta Utara, Minggu, 
lumpuh total.

Berdasarkan pantauan Media Indonesia, sejak Sabtu (3/2) hingga hari ini, 
genangan air setinggi antara 40-90 sentimeter menutupi kawasan perumahan elit 
tersebut.

Di Jalan Boulevard Raya yang merupakan kawasan perekonomian dan bisnis di 
komplek perumahan Kelapa Gading, hari ini tidak menunjukkan aktivitas apapun. 
Sejumlah pertokoan, pusat kebugaran, tempat hiburan, dan kantor usaha tidak 
beroperasi sejak sungai sunter meluap Sabtu lalu (3/2).

Bahkan, hingga Minggu, terlihat sejumlah mobil pribadi, truk box, dan pikap 
yang diparkir di perkarangan ruko terendam air hingga kap mesin. Selain itu, 
sejumlah angkutan umum yang biasa melintas di kawasan itu juga tidak dapat 
beroperasi.

Sejumlah besar rumah di kawasan elit itu juga sudah kosong ditinggalkan 
pemiliknya yang mulai melakukan evakuasi sejak kemarin. Rumah-rumah yang masih 
berpenghuni hanya berisi pembantu atau petugas keamanan yang ditugaskan 
pemiliknya untuk menjaga rumah.

Meski demikian, akibat semakin tingginya permukaan air yang menggenangi kawasan 
itu, Wali Kota Jakarta Utara Effendi Anas meminta tim penyelamat tetap 
mengevakuasi mereka.  Selain itu, dia juga meminta aparat keamanan dari Polres 
dan Kodim untuk menjaga rumah-rumah kosong di kawasan perumahan elit tersebut 
yang ditinggalkan mengungsi pemiliknya.

"Kawasan ini merupakan salah satu yang mendapat prioritas utama di jakarta 
Utara. Jumlah warga yang dievakuasi paling besar di daerah ini," tambahnya.

Banjir dengan ketinggian di atas satu meter juga menggenangi sejumlah wilayah 
lain di Jakarta Utara, di antaranya wilayah kelurahan Semper Barat, Sukapura, 
Sunter Jaya, dan Pluit. Bahkan, di pintu keluar Tol Pluit, Penjaringan, Jakarta 
Utara genangan air mencapai 1,5 meter.

Tingginya genangan air tidak hanya menyebabkan mobil yang melintas di jalan tol 
Bandara-Cawang tidak bisa keluar melalui pintu tol Pluit. Mereka terpaksa 
keluar di pintu Tol Tomang, sebab pintu keluar tol di Jembatan Besi, Latumenten 
dan Grogrol juga tertutup banjir dengan ketinggian di atas setengah meter.

Dalam pantauan Media Indonesia, hingga hari ini masih terdapat puluhan mobil 
yang ditinggalkan begitu saja di tengah jalan oleh para pemiliknya karena 
mesinnya terendam banjir, di antaranya di atas jembatan fly over Grogol dan 
ruas jalan Yos Sudarso, Plumpang, Jakarta Utara.

Selain itu, masih terlihat juga sejumlah pengendara motor yang membersihkan 
businya karena terendam ketika memaksa menembus banjir di sekitar kawasan 
antara Grogrol dengan Tomang, Jakarta Barat. Untuk mengantisipasi genangan air, 
sejumlah pengendara motor memanfaatkan akses jalan tol yang dibuka untuk motor 
sejak dua hari lalu. (*/OL-03)


-----------------------
Sent with ChatterEmail+
True push email for the Treo Smartphone
http://get.chatteremail.com


Kirim email ke