:) Pak Sucipto Saya juga sempat berpikir begitu pak, kebetulan saya juga kan beta tester untuk beberapa aplikasi Web. Tapi saya harus mendapatkan teks Alkitab itu langsung dari LAI, untuk menjamin tidak ada kata per kata yang berubah akibat salah ketik atau berubah saat kompilasi. Sebenarnya yang sudah saya kerjakan ini bisa saja sih diaudit oleh mereka, tapi itu butuh waktu lama dan biaya juga. Jadi LAI tidak merekomendasi cara spt ini. Yang praktis, ya itu tadi saya harus mendapatkan teksnya langsung dari LAI.
Tapi saya tidak mau debat panjang lebar mengenai masalah asli / tidaknya teks yang sudah saya kerjakan ini. LAI menyarankan untuk tidak men-scanning, mengetik ulang, atau mengoreksi ulang teks Alkitab. Dikuatirkan akan membuka peluang yang lebih besar terhadap human error. Jadi ya saya ikuti saja prosedur dari mereka, karna teks yang diberikan oleh LAI sudah dijamin dan diaudit keasliannya. Saya cukup senang mendapat tanggapan yang positip dari rekan-rekan :) Saya juga sedang menawarkan ke beberapa gereja untuk kompilasi edisi khusus. Misalnya, kompilasi khusus gerejanya pak Gilbert, footnote-nya dilengkapi dgn renungan dari moving bible nya pak Gilbert. Saya kira ide ini cukup inspiratif. 2008/6/5 <[EMAIL PROTECTED]>: > Shallom Pak Eko, > > Karena ini baru, berarti boleh donk diujicoba. Siapa tahu ada bug atau > kesalahan penulisan. > Sy semacam bug tester. Hahaha... Berharap. > > God Bless > > Regards, > > Sucipto > > > -----Original Message----- > From: "Eko Sulistiono" <[EMAIL PROTECTED]<eko.sulistiono%40gmail.com> > > > Date: Thursday, Jun 5, 2008 8:18 am > Subject: Re: [id-PalmOS] Re: Request: Alkitab Indonesia versi Laridian > To: [EMAIL PROTECTED]<id-PalmOS%40yahoogroups.comReply-To>: > [email protected] <id-PalmOS%40yahoogroups.com> > > Shalom pak Sucipto, > Saya pasti akan senang sekali jika dapat berbagi dalam pelayanan, namun > saya > masih dalam proses konsultasi dengan pihak LAI mengenai perijinannya pak. > Karena menurut temuan pihak LAI, banyak beredar teks Alkitab yang tidak > jelas sumbernya dari mana yang mengatasnamakan LAI / LBI. Sayangnya didalam > teks tersebut, terdapat kata / kalimat yang sudah berubah, tidak seperti > yang dikeluarkan secara resmi oleh LAI. Dengan kata lain, teks Alkitab oleh > LAI ini sebenarnya tidak public domain. > > Oleh karena bahan dasar yang saya kerjakan ini, seluruhnya saya ambil dari > terjemahan LAI, maka sepatutnyalah saya mendapatkan ijin dari LAI, termasuk > didalamnya nanti bentuk-bentuk penyebarannya. > > Mohon ditunggu sebentar pak ya, jika penyebaran di milis dan Web diijinkan, > saya pasti akan segera membagikannya untuk digunakan sebaik-baiknya demi > kemulian Tuhan. Dan untuk semua pekerjaan ini, saya pribadi tidak memungut > apapun daripadanya. > > Kiranya Tuhan memberkati kita semua. > > 2008/6/5 <[EMAIL PROTECTED] <awanmega%40gmail.com>>: > > > Boleh dishare Pak? > > Atau japri ya. > > > > Regards, > > > > Sucipto > > > -- Salam, Eko Sulistiono --------------------------------------- [Non-text portions of this message have been removed]
