On Sat, 12 May 2007, Arie Kusuma Atmaja wrote: > juga boleh bicara/mengajukan diri utk jadi pembicara. Wacana yang > berkembang dari urun rembuk lewat chatting YM hari jumat itu adalah > memilih pembicara yang available *untuk flash lightning* [1] jadi bukan > semacam session untuk pemula. Gimana pak bambang? Apakah Jogja Ruby > Hacker / Rubyist di Jogja sudah siap menerima model semacam ini atau > lebih baik cenderung diterapkan di Bandung saja dulu? Jadi di jogja
Tipikal disini harus ditunjukkan manfaatnya secara langsung dalam bentuk jadi. Barangkali yang sejenis videonya DHH bisa cocok. Setelah itu baru lightning talks. Di milis internal saya pernah menawarkan untuk lightning talks, tapi tidak ada yang merespon. Masih banyak yang pasif. That's too bad :( Sebenarnya kalau mau sih, yang paling banyak penggemarnya adalah yang ada kurikulumnya, tapi saya cenderung tidak menyukai itu karena membuat orang jadi pasif dan manja (perhatian: pendapat pribadi). Saya cenderung lebih suka seperti kelompok penggemar motor Harley, pada datang, berkumpul, memperlihatkan teknik2 terbaru atau dandanan motor terbaru, menolong temen-temen untuk mencari onderdil, dan sejenisnya. -- http://bpdp.wordpress.com Key fingerprint FBBA CDA6 1A33 D41C 2470 5B82 12D9 DB12 84C7 32CE Key server ldap://pgp.surfnet.nl:11370 & hkp://subkeys.pgp.net ID 0x84C732CE

