On 6/25/07, Arie Kusuma Atmaja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Andry S Huzain wrote:
> > Masalahnya, konteks kita kali ini kan 'jualan'. Branding.
>
> s/marketing//g
>
> > Mulai dari ini: http://wiki.rubyonrails.org/rails ?
>
> hm, might be good (as I usually did that long long time ago), mungkin akan
> lebih
> baik bila ada tips trik juga di wiki indonesia tsb *dalam bahasa
> indonesia* , and
> then
> *akan lebih baik lagi juga* kalau your power of the force dipakai untuk
> hal2
> ++produktif tsb
>
> Perlu diingat, we're not just railers, we're rubyist as well. Jadi wiki
> tersebut
> adalah semua hal tentang ruby dan seluruh app yg dibuat pakai ruby
> (trmasuk rails,
> dst)
>

Terima kasih mas Andry dan mas Arie.

Saya setuju sekali dengan mas Andry S. Huzain.

Memang, satu-satunya alasan saya memilih (kalo tidak bisa dibilang
'terpaksa') MediaWiki bukan karena MediaWiki lebih bagus, tapi karena
menurut saya, instiki 'kurang memenuhi syarat' untuk menjalankan tugasnya.

Latar belakang:
http://rails.rainbowpurple.com/2006/10/18/ruby-on-rails-wiki-sucks/

Dalam posting tersebut, ada yang menanggapi sesuai perkiraan ("Stop
complaining and just contribute patches!!") dan sebagian setuju dengan apa
yang saya katakan.

Marketing Ruby with Ruby is good. But what is to market when even your front
page doesn't have content, but simply spam?

Radiant CMS (.org) menggunakan Junebug... RubyonRails wiki tetap pakai
instiki (lebih tepatnya i2), yang sepertinya (?) sekarang sudah lebih baik
(?). Tapi perlu diperhatikan bahwa kondisi parah dulu "dibiarkan" lebih dari
setahun. That is, no one in the Rails mailing list claim ownership of
wiki.rubyonrails.org ... Let alone respond, nobody even knows who's in
charge!! (probably DHH himself, hehehe... but he didn't say anything)

Parasew, developer instiki, selain berkoment juga mengontak saya secara
pribadi via e-mail ('sayangnya' nggak ketemu langsung hehehe ;-) dan seperti
di comment tersebut, instiki != i2. Jadi instiki bukan yang dipakai di
wiki.rubyonrails.org. Even if instiki got fixed or improved, belum tentu
wiki Rails juga improved.... (sigh?) Mungkin kasusnya hampir sama dengan
Debian - Ubuntu. (sebagian package di Debian yang lebih baru dibanding
Ubuntu... uhhh jadi sebel sama Ubuntu!!)

Kalo ada yang men-suggest Junebug and it's good.... and _actually_ *tried*,
saya akan dengan senang hati mengubah Wiki Ruby Indonesia menjadi Junebug...
mumpung contentnya belum terlalu banyak. Kalo mau pake Instiki, boleh
juga..... asal bisa menjamin bahwa masalah2 yang terjadi dulu (terutama di
official Wiki Rails) sekarang sudah tidak ada lagi (?).

In another note, saya juga setuju dengan Mas Arie.....

Adakah yang protes bahwa RubyInside (#2 most read Ruby blog menurut survey
independen beberapa saat lalu, hihihi) runs on WordPress? Ada, yaitu saya,
tapi bukan karena WordPress menggunakan PHP, tapi karena WordPress yang
dipakai Peter Cooper sudah ketinggalan 2 generasi major dari WordPress yang
ada sekarang. He simply responded, "Hey, as long as it works....." :)

Masih berkutat tentang Peter Cooper, penulis Beginning Ruby yang laris manis
itu (minimal dari statistik Amazon associate saya sendiri :-), owner dari
FeedDigest.... I was just as suprised when he said "That said, Feed Digest
doesn't run on Ruby ;-) Of course, I could throw a bunch of regexes in front
of Time::Duration, the Perl module I'm using, and get a similar effect."

Dan sebagian developer aplikasi Ruby masih menggunakan Trac yang ditulis di
Python, Subversion yang dicompile dengan C, develop dengan TextMate yang
Objective C (kayanya), dan juga Aptana yang Java... Entah sampai kapan :)

Dalam segi yang lebih 'nonkasat mata', ... what is Ruby, and Rails? Apakah
Ruby sebuah platform, interpreter, ataukah bahasa? Apakah JRuby Java ato
Ruby? Kalo JRuby adalah Java, berarti Ruby interpreter = C? Bagaimana dengan
Swing + JRuby... atau bahkan Spring + JRuby...

-- 
Hendy Irawan
Web: www.hendyirawan.web.id
Yahoo Messenger: ceefour666


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke