"Herryanto Siatono" <[EMAIL PROTECTED]> writes: > Julius, > > REST.FUL itu asal katanya dari REST (Representational State Transfer), > basically simple XML over HTTP, each operation is identified by a unique > URL.
Apa basis definisi itu? RESTful API tidak harus pakai XML atau HTTP. HTTP adalah satu (bukan satu2xnya) protocol yang menunjang implementasi RESTful API. Lalu juga phrase yang benar adalah "RESTful API", bukan "REST API" karena 1. APInya mempunyai sifat2x yang memenuhi constraintnya REST. 2. REST adalah sebuah philosophy dan style, bukan sebuah specific product. Kalau principles dari REST di-terapkan, kamu bisa dapat specific product yang bisa disebut REST-ful API. Constraintnya yang harus dipenuhi ada 4: <quote> [1] identification of resources; [2] manipulation of resources through representations; [3] self-descriptive messages; and, [4] hypermedia as the engine of application state. </quote> -- section 5.1.5 in http://www.ics.uci.edu/~fielding/pubs/dissertation/rest_arch_style.htm > > More about REST: > > http://en.wikipedia.org/wiki/REST Entry Wikipedia ini lupa membahas constraint #4. http://microjet.ath.cx/WebWiki/2007.05.11_Hypermedia%2cTheForgottenAspectOfREST.html > -----Original Message----- > From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of > julius sirait > Sent: 03 August 2007 10:42 > To: [email protected] > Subject: [id-ruby] Restful API > > Halo Teman2 id-ruby, > > Kami lagi mau bikin API buat web app yang kami develope. > 1. ada yang pernah bikin API buat web app? bisa share gak > pengalamannya? khususnya dengan rails. Apa aja yang harus > dipertimbangkan. Susah untuk menyebut apa saja yang harus dipertimbangkan. Sebab pertimbangannya begitu banyak dan sudah tidak dipikirkan secara sadar lagi. Satu yang saya ingat dan tetap sadar adalah efisiensi protocol. Maksud saya bukan effisiensi as in size lalu compress semua communication. Tapi maksudnya adalah economy of message exchanges. Anda harus mengindentifikasikan frequently-used functionality dan buat message set anda sebegitu rupa untuk memenuhi functionality itu dengan minimum message exchanges. Contoh: misalnya ada shopping cart API. Functionality yang paling sering dilakukan adalah menyediakan daftar belanjaan berikut jumlah masing2x item dan harganya, dan mungkin harga total. Semua informasi ini bisa didapatkan hanya dengan satu kali exchange. Itu efisien. API yang tidak efisien mungkin mengharuskan anda bolak-balik ambil harga, jumlah dan daftar secara terpisah. > 2. jujur, saya gak bisa bilang ngerti maksudnya restful API. apa itu > restful API? apa kelebihannya? Simple and straightforward. You can implement one with the minimum number of external libraries. Easier debugging. Automatically scalable (at least the frontend, the backend is still constrained by decisions made in your implementation). YS.

