>
> On 10/18/07, Arie Kusuma Atmaja <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Saya juga masih perlu banyak belajar tentang ini. Jadi process nya begini
> (based
> on my experience) :
>
> SCRUM meeting, tentukan point2x dan berapa lama sprint, lalu jalankan
> sprint tsb
> sesuai dg yg sudah ditentukan meeting "besar", di balik layar siapkan
> product
> backlog juga ideas (sangat dibutuhkan andil baik sesama team, techie AND
> non-techie)
>
> catatan: boleh ajarkan juga si creative director atau bawahan product
> owner utk
> pelajari rbehave dari sisi business design process saja. lalu bagian
> teknisnya
> silakan beri kepada techie utk diselesaikan dalam sprint.
>
> selama melakukan rbehave dan menjalankannya (krn autotest AFAIK belum
> support
> rbehave bahkan mereka masih membahas soal sintaks) tentu diperlukan code
> rspec
> disana. tentukan model sesuai keinginan client (dalam hal ini bila
> berbentuk
> perusahaan berarti si creative director, there is definitely NO project
> manager
> i'm talking here! Only SCRUM Master!) lalu sambil intip autotest (yang
> tentu
> setelah sukses dengan script/generate rspec maka akan autoload rspec)
> pasti merah
> merah karena gagal karena memang belum ada codesnya alias memang baru
> testing/spec'ing saja.
>
> dari situ, barulah bergerak ke tulis codingnya sesuai dari behaviour di
> spec tadi.
> oh ini tadi saya bicara hanya model, begitu pula halnya dengan controller,
> view,
> helper, library, plugin.
>
> kemudian untuk event yang kamu tanyakan silakan pelajari tentang Mock,
> Stub, lalu
> demi penghadang rbehave yang tak mendukung mock and stub juga fixture maka
> hajar
> dengan fixture_replacement plugin. adapun tentang view spec'ing boleh
> pakai
> default rspec yang sudah OK *mostly* atau sesuaikan dengan selera kalau
> suka
> hpricot tinggal sesuaikan (refer ke blog si pat eyler).


Sounds like standard Test Driven Development to me. Been doing it all days.
SCRUM - Sprint is just yet another label, but that's it. And Scrum Master?
Bah! We don't need another label!

It didn't answer my question.

Let me rephrase my question. Why the heck we need RSpec while in a standard
so-called TDD, we've already defined objects' behaviour at first place and
yet, we're alive?

DSL is a very good idea, indeed. I love ActiveRecord::Validations
(validates_on_whatever), suffice it to say I'd love to see more DSL in my
codes. Heck, I still don't get it why we're using verbose English in codes.



-- 
http://andryshuzain.com


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke