On 11/3/07, Yohanes Santoso <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Saya sebenarnya tidak mengerti untuk apa tujuannya success-stories > seperti itu. > > Apapun yang reasonable, dengan dedikasi, bisa dilakukan. Bahkan dari > hal yang aneh jadi hal yang umum, contoh: menggunakan C untuk system > programming (kernels, device drivers, etc.) > > Jadinya tujuan success stories sebenarnya itu apa? Saya rasa kalau > hanya sekedar promosi itu tidak dibutuhkan. Success story-nya yang > terbesar ada dimana-mana, yaitu memberi inspirasi dan mempengaruhi > pemikiran sebegitu banyaknya computer scientists, programmers dan juga > language designers.
kalau saya ketimbang menyebut kalau hanya sekedar promosi, prefer melihat kaum rubyist ini senang bertemu dengan sejenis habitatnya, dan url dari sanalah jadi tau sesiapa orang-orang dibalik layar pembuat produk ber-value itu, demi kesenangan saling berbagi. kalau saya prefer success stories itu guna menyebut bahwa ruby telah dipakai dan berfaedah oleh khalayak ramai. tapi saya juga gak begitu mengerti lebih baiknya apakah disebut dengan istilah "success stories" atau macam "ruby lepas tak error dipakai" atau semacam "penggunaan ruby telah bermanfaat oleh" index listingnya / seperti python yg dipakai nasa, haskell untuk darcs dan pugs, dst. sebetulnya itu saja alasan saya mengapa saya ingin tahu mana URL yang untuk LISP karena saya semasa itu malas googling sekejap... hehe ya, saya disini juga tak terlampau seriuslah =)) anyway ... -- Arie | http://ariekusumaatmaja.wordpress.com | http://groups.yahoo.com/groups/id-ruby My personal email is [EMAIL PROTECTED], this is special for mailing list rspec core guys have to make and_returns with s so that it'll be more human readable [Non-text portions of this message have been removed]

