Salam hangat juga,
Saya senang diterima di milis ini, karena akan ada banyak teman yang siap 
membantu saya kalau ada kesulitan.
Saya ketemu Ruby secara agak kebetulan. Waktu itu iseng-iseng membuka IDE 
Development-nya KDE.. Ketika lihat-lihat wizard-nya ternyata ada Ruby. Karena 
penasaran ingin tahu Ruby itu macam apa, saya cari-cari di internet. Ketemulah 
official site-nya Ruby. Coba-coba sedikit, mulai dari yg "Ruby in 20 minutes" 
terus yang lain-lain juga.

Perlu saya sampaikan bahwa sekolah kami memakai LINUX dengan alasan legal dan 
tidak ada virusnya. Diawal sekolah kami berdiri (2 tahun lalu) kami memakai 
Windows, tetapi saya sebagai guru IT dan merangkap IT manager direpotkan dengan 
banyaknya virus. Setiap pagi selalu ada  panggilan dari bagian atau unit lain 
yang minta tolong dihapuskan virusnya. Dengan pertimbangan banyak hal, saya 
usulkan ke boss, bagaimana kalau kita ganti LINUX. Selain legal, kita akan 
menjadi pioner  sekolah yang memakai LINUX di Solo. Usul saya disetujui, dan 
kami pakai LINUX Suse sampai hari ini.

Kembali ke hal Ruby. Ketika  saya harus mengajar anak-anak SMP membuat program, 
ada beberapa pilihan:
- Bahasa C atau C++, anak-anak SMP pasti akan "keriting".
- Bahasa Python (saya pernah coba), anak-anak sangat tidak teliti dengan  
"spasi" atau "tab" yang bagi Python krusial.
- Gambas (mirip VB), anak-anak lumayan nangkap, tetapi mereka hanyak hafal cara 
membuat sesuatu tanpa paham konsep dibaliknya.

Setelah ketemu Ruby saya merasa ini lebih cocok dengan murid-murid kami. Ruby 
relatif tidak banyak rewel dengan aturan-aturan, syntax dll, meskipun saya 
belum secara "terang-terangan" mengajar konsep OOP. Yang penting mereka dapat 
membuat code dan jalan lancar. Mereka sudah dapat membuat program konversi 
suhu, mata uang, sampai game tebal-tebakan tanggal lahir, dst.

Agar mereka tidak bosan dengan tampilan berbasis teks, saya mulai ajarkan 
mereka menggunakan Qt Designer untuk membuat tampilan berbasis GUI. Meskipun 
mereka belum paham konsep kompiler "rbuic" ataupun konsep "subclass" tetapi 
mereka sudah bisa mengikuti langkah-langkah membuatnya. Bagi yang 
bertanya-tanya mengapa harus melewati banyak langkah, baru saya jelaskan 
maksudnya. Saya merasa mereka tidak paham sepenuhnya, tetapi secara psikis 
beberapa dari mereka terpacu untuk belajar pemrograman. Sebagian besar yang 
lain lebih tertarik friendster !!.

Mungkin itu sedikit sharing saya tentang penglaman mengajar RUby bagi anak-anak 
SMP, mudah-mudahan ada manfaatnya bagi teman-teman guru yang lain.

Salam,

Sri Suwarno

----- Pesan Asli ----
Dari: Rie! <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kamis, 13 Maret, 2008 19:49:13
Topik: [id-ruby] Sharing: Guru IT yang sedang me-ruby sekolah tingkat SMP 
Indonesia

                  Salam hangat, pak guru Suwarsono... selamat bergabung di 
milis ID
Ruby. Saya akan senang sekali kalau bapak bisa berbagi cerita
khususnya bagaimana mengajarkan bahasa2x pemrograman ke muridnya
(khususnya Ruby), krn bapak telah menyebutkan saat ini sedang belajar
ruby, dan yang sudah biasa atau pemrograman yang dulu dulu adalah
python, C dan Delphi. Sepertinya sekolahnya di Solo itu "cabang" dari
Singapore ya? Tentu akan menjadi masukan buat kami tips tipsnya, ehm
saya khususnya yang selalu terbiasa jadi murid yang selalu belajar
belajar belajar dan gak sabaran ngajarin jadi guru.

Translit ke linggis ah bangga banget di Indonesia ada SMP pake Ruby.
Jerman aja kalah noh (gw pernah ngobrol ma mahasiswa disana tapi dia
belajar ndiri kita ngomong library ruby dikiranya sama dia library tu
perpustakaan buku itu betulan kcx kcx), di India jg baru tingkat
Universitas kali tuh di Pune.

Hi there, cikgu/sensei, I'd be so happy if you could share your
programming teaching experience with us (especially regarding Ruby)
cos you mentioned that right now you're learning Ruby and you had
learned python, C and Delphi while you're familiar with Python. It's a
good news that we (Indonesian people) have a Junior High School using
Ruby. You know, perhaps using diagrams or fun stories so that students
won't get bored and motivate them to use this programming language
again and again. Oh, we can share each other our ruby resources of
course ;-)  [But hopefully I won't get killing questions]

-- 
r9 = { name: Rie!, ym: riyari3, skype: rubyninja,
blog: http://tinyurl. com/2bjgvn,
ruby: http://www.ruby- lang.org/ id/about/ }

    
          
<!--

#ygrp-mkp{
border:1px solid #d8d8d8;font-family:Arial;margin:14px 0px;padding:0px 14px;}
#ygrp-mkp hr{
border:1px solid #d8d8d8;}
#ygrp-mkp #hd{
color:#628c2a;font-size:85%;font-weight:bold;line-height:122%;margin:10px 0px;}
#ygrp-mkp #ads{
margin-bottom:10px;}
#ygrp-mkp .ad{
padding:0 0;}
#ygrp-mkp .ad a{
color:#0000ff;text-decoration:none;}
-->

<!--

#ygrp-sponsor #ygrp-lc{
font-family:Arial;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc #hd{
margin:10px 0px;font-weight:bold;font-size:78%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor #ygrp-lc .ad{
margin-bottom:10px;padding:0 0;}
-->

<!--

#ygrp-mlmsg {font-size:13px;font-family:arial, helvetica, clean, sans-serif;}
#ygrp-mlmsg table {font-size:inherit;font:100%;}
#ygrp-mlmsg select, input, textarea {font:99% arial, helvetica, clean, 
sans-serif;}
#ygrp-mlmsg pre, code {font:115% monospace;}
#ygrp-mlmsg * {line-height:1.22em;}
#ygrp-text{
font-family:Georgia;
}
#ygrp-text p{
margin:0 0 1em 0;}
#ygrp-tpmsgs{
font-family:Arial;
clear:both;}
#ygrp-vitnav{
padding-top:10px;font-family:Verdana;font-size:77%;margin:0;}
#ygrp-vitnav a{
padding:0 1px;}
#ygrp-actbar{
clear:both;margin:25px 0;white-space:nowrap;color:#666;text-align:right;}
#ygrp-actbar .left{
float:left;white-space:nowrap;}
.bld{font-weight:bold;}
#ygrp-grft{
font-family:Verdana;font-size:77%;padding:15px 0;}
#ygrp-ft{
font-family:verdana;font-size:77%;border-top:1px solid #666;
padding:5px 0;
}
#ygrp-mlmsg #logo{
padding-bottom:10px;}

#ygrp-vital{
background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;padding:2px 0 8px 8px;}
#ygrp-vital #vithd{
font-size:77%;font-family:Verdana;font-weight:bold;color:#333;text-transform:uppercase;}
#ygrp-vital ul{
padding:0;margin:2px 0;}
#ygrp-vital ul li{
list-style-type:none;clear:both;border:1px solid #e0ecee;
}
#ygrp-vital ul li .ct{
font-weight:bold;color:#ff7900;float:right;width:2em;text-align:right;padding-right:.5em;}
#ygrp-vital ul li .cat{
font-weight:bold;}
#ygrp-vital a{
text-decoration:none;}

#ygrp-vital a:hover{
text-decoration:underline;}

#ygrp-sponsor #hd{
color:#999;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov{
padding:6px 13px;background-color:#e0ecee;margin-bottom:20px;}
#ygrp-sponsor #ov ul{
padding:0 0 0 8px;margin:0;}
#ygrp-sponsor #ov li{
list-style-type:square;padding:6px 0;font-size:77%;}
#ygrp-sponsor #ov li a{
text-decoration:none;font-size:130%;}
#ygrp-sponsor #nc{
background-color:#eee;margin-bottom:20px;padding:0 8px;}
#ygrp-sponsor .ad{
padding:8px 0;}
#ygrp-sponsor .ad #hd1{
font-family:Arial;font-weight:bold;color:#628c2a;font-size:100%;line-height:122%;}
#ygrp-sponsor .ad a{
text-decoration:none;}
#ygrp-sponsor .ad a:hover{
text-decoration:underline;}
#ygrp-sponsor .ad p{
margin:0;}
o{font-size:0;}
.MsoNormal{
margin:0 0 0 0;}
#ygrp-text tt{
font-size:120%;}
blockquote{margin:0 0 0 4px;}
.replbq{margin:4;}
-->






      ________________________________________________________ 
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi 
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id..answers.yahoo.com/

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke