2008/7/18 Arie Kusuma Atmaja <[EMAIL PROTECTED]>:
> maka behaviour2x itulah yang ditest. gak usah mikir dipojok
> sana musti ada h3 apa h1 segala macam, disitu ada tr td apa li gitu.

Saya setuju banget dengan ini. Tapi saya sebenarnya saya ingin tahu
bagaimana melakukan spec'ing di rjs. Bisa kasih referensi lengkap
gimana spec'ing rjs?

> Siapa yang biasa kerja di kantor yang tergolong punya nama :-))
> Sebut deh
> berapa puluh juta rupiah yang diminta *cuma* untuk bikin dokumentasi!
> oke, saya sebut, di kwitansi perusahaan anu di dokumentasi proyek anu
> tertulis Rp 60 juta, dokumentasi tsb setebal 500 halaman. ;-) =))
> habis gitu apa coba.... tetap aja hackers the rulez! biar ada tu
> dokumentasi segede kingkong mahal gimana juga kalau SDM kurang, ehm,
> ya percuma. Dikira bug lagi, fix lagi, tambal sulam tambal sulam,

Saya sangat setuju dengan kamu Rie, bahkan perusahaan besar aja,
jarang yang peduli dengan automatic testing atau spec'ing. Padahal
spec'ing sendiri bisa: mengurangi stress karena testing,  sinkronisasi
fitur dengan dokumentasi. Software pun quality-nya teruji. Saya jarang
sekali melihat software house bahkan yang kenamaan sekalipun yang
pakai TDD ataupun BDD. Setidaknya dari pengalaman teman-teman saya
sih. Makanya saya pernah bilang, saya gak percaya software Indonesia
apalagi kalo dijadikan library mungkin karena kebanyakan tidak punya
code testing otomatisnya. Apalagi minta change request, wuih
benar-benar bisa tambal sulam dan bocor sana bocor sini. Spageti abis.

Di perusahaan saya sendiri, baru saya sendiri saja yang menggunakan
BDD di sebuah project Rails. Itu pun dapat izin dari PM. Udah saya
kasih tau keutamaan Agile programming ke atasan, tapi ya belum
diadopsi juga. Ya sudah lah, namanya juga usaha.

Ada yang bilang dari orang praktisi Agile internasional, kalo dokumen
resmi semacam UML, Spec dokumen resmi abis itu cuma buat
ngabis-ngabisin duit klien.

Menurut saya, ada lahan softdev yang niche di Indonesia yakni: Agile
software house di mana yang terlihat jelas kekuatannya adalah pada
code yang simple, bugs free (ada bug mungkin, tapi 100% programmernya
yakin tidak ada bug), happy developers.

Ruby men-encourage saya untuk terbiasa dengan BDD karena terlihat
lebih sederhana.

-- 
~A useful man to others is a lucky man
http://michsan.blogspot.com

Rzqies, Order now! http://rzqies.wordpress.com

Kirim email ke