Dari milis sebelah: Kepada anda yang memiliki saudara yang sedang mencari kerja di bidang bahas Inggris, berhati-hatilah dengan RIEC (Risanda Intensive English Course) yang sekarang cabangnya hanya di Kelapa Gading. PErusahaan ini akan segera tersangkut sanksi hukum berkenaan dengan perlakuaan kepada karyawan dan duru-gurunya yang diperlakukakan sewenang-wenang, seperti terlambat (bahkan tidak) dibayar dan menahan ijazah. Selain itu, mereka juga tersangkut sanksi pelanggaran hak cipta karena menggunakan fotokoupi (jiplakan) materi baik buku dan audinya (tidak berupa modul seperti EF atau TBI). Silahkan cek situs berikut untuk mengecek kebenarannya: http://iqro.wordpress.com/2007/11/20/risanda-intensive-english- course/ http://suarapembaca.detik.com/index.php/home.read/tahun/2008/bulan/06 /tgl/11/time/074943/idnews/954078/idkanal/283 Berrikut petikannya: -Dari Detik.Com Saya dulu pernah terjebak melamar kerja di suatu lembaga Bahasa Inggris yang berkantor di Boulevard Kelapa Gading. Di sana saya merasa tersiksa sekali.
Sebagai karyawan diperlakukan sebagai budak. Banyak sekali teman yang tidak dapat berhenti kerja karena terjebak. Ijazah ditahan dan didenda sebesar Rp 2,500,000. Sedangkan mereka memperlakukan karyawan tidak sesuai dengan peraturan pekerja. Karyawan kerja sebanyak 8 jam. Sabtu pun yang harusnya libur lebih banyak pulang sampai malam.Hampir setiap hari begitu. Gaji dibagi 2 sering terlambat, dicicil, tidak mengenal kasihan, atasan selalu merasa paling pintar, dan menganggap dirinya 'Tuhan'. Banyak guru baik lokal atau asing, suplier, karyawan, yang kecewa karena tidak dibayarkannya gaji mereka sampai 7 jutaan. Ini berdampak dalam hal belajar mengajar sehingga murid tidak dapat belajar dengan baik karena guru-guru selalu berganti hampir setiap minggunya. Saya mohon kiranya pihak Departemen Tenaga Kerja (Depnaker) dapat memproses perusahaan ini. Banyak sekali teman saya yang masih terjebak di sana. Mereka polos dan takut dengan kontrak dan ijazah ditahan. Sedangkan mereka hanya memberikan training ke pihak operasional yang saya pikir pun harusnya training tersebut memang diberikan ke bagian operasional. Bukan dijadikan hutang. Tolong kiranya pihak Depnaker dapat menindak keras perusahaan ini dikarenakan jam kerja yang tidak sesuai, gaji yang dibayarkan selalu terlambat dan dicicil. Alhamdulilah, saya tidak di sana lagi karena saya sudah mendapatkan pekerjaan yang dapat memperlakukan pegawai sebagai partner bukan budak yang kerja dari jam 8 pagi sampai (tergantung) jam 11 malam. Uang lembur yang dijanjikan tidak diturun-turunkan. Sedangkan kalau terlambat walau satu menit dipotong 30.000 ribu. Saya jadi berpikir apakah benar mereka mau membantu memberikan pekerjaan kepada orang yang membutuhkan. Atau sekedar mencari uang dengan cara membuat karyawan merasa tidak nyaman di kantor. Saya mohon kiranya dari pihak Depnaker dapat membantu saya untuk tidak ada lagi yang terjebak dengan perusahaan ini. Dengan janji- janji manisnya di awal kerja. Dan untuk para suplier, guru, orang tua murid, siapa pun yang pernah dikecewakan oleh RIEC (Risanda Intensive English Course) mohon dapat membantu saya atau respon untuk membantu rekan-rekan yang tertekan dan karena keterbatasan mereka izajah ditahan dan harus dibayar Rp 2,500,000. Saya memohon bantuannya supaya tidak ada lagi korban dari mana pun. Dari pihak ATK, Rental Mobil, Aqua, Outsourcing, Jasa Moving, Guru, Orang tua Murid, dan yang lebih penting Karyawan yang akhirnya harus merelakan ijazah mereka karena tidak kuat bekerja di sana. Mereka akhirnya melarikan diri. Itu pun mereka akan mengejar-ngejar sampai ke rumah untuk meminta kembali ke kantor atau membayar ganti rugi sebesar Rp 2,500,000. Mohon kiranya dapat berhati-hati dengan mereka karena mereka selalu pintar menggunakan kata-kata manis mengelabui banyak orang. Banyak orang telah terkelabui dengan janji pembayaran mereka. Mohon kiranya pihak siapa saja akan dapat membantu saya. Untuk membebaskan rekan-rekan saya dan mengembalikan ijazah-ijazah universitas yang didapat oleh teman-teman saya dengan susah payah. Dan ini sudah berlangsung lama Terima kasih. Fatma Kompleks Unilever Jakarta [EMAIL PROTECTED] 081584367490 Dari BLOG Pencari KErja By: mantanguru on November 20, 2007 at 6:20 am Tunggulah kejatuhanmu. Tidak ada yang ridho padamu. Kamu berdiri diatas tetesan keringat dan kesusahan orang-orang. By: Riswikan on December 3, 2007 at 12:56 am I've got an interview session for English teacher post. Thanx for the two important testimonies. I am not leaving then. I won't work with selfish company. By: Taksaka on December 6, 2007 at 11:41 am Ini perusahaan yang tidak bertanggung jawab dan egoistis. By: Cococrunch on December 9, 2007 at 6:59 am Alhamdulillah.. saya suami dari salah satu pegawai RIEC ini.. FYI, kantor mereka yg beralamat di plaza central sudirman akan tutup per tanggal 1 april 2008, dan head office pindah ke cabang mereka di kelapa gading. Sebelumnya cabang di kelapa dua juga telah ditutup. Namun sepertinya belum ada tanda2 bertobat dari pemimpinnya.. Kedzaliman demi kedzaliman terus saja terjadi setiap harinya.. sudah 2 bulan terakhir ini gaji karyawan di bayar nyicil setengah di awal bulan, setengah di akhir bulan, dan sampai detik saya menulis ini setengah gaji kekurangan belum terbayar.. Hati-hati kepada siapa saja yang ingin berhubungan dalam bentuk apapun dengan perusahaan ini.. Ingat..!!! Doa orang terdzalimi pasti terkabul.. dan SUDAH TERBUKTI..!!! Semoga Alloh SWT mengampuni dosa kita semua dan di beri kekuatan untuk mengakhiri segala bentuk kedzaliman.. Amin.. By: suamisabar on March 19, 2008 at 9:22 am gue juga mantan RIEC nih, ijasah gw di tahan and blum di balikin sampe skrg, risanda ingatt..!!!, engkau hanya manusia biasaaaa nafas mu hanya titipan sementara, tapi kesombonganmu benar2 keterlaluan, sudah berapa pegawai yg kau zolimi, sholat saja kau bilang malasss !!! ingat risanda dan istrimu juga yg seperti wanita hina, BERTOBAT..!!! wikan, kamu cantik tapi kasian drimu diperalat oleh risanda, 3 cabang, tinggal 1 cabang huahahha..itulah awal kehancuran kalian By: romeo on May 26, 2008 at 7:03 pm Memang harus berhati-hati kerja di RIEC! Mereka kejam dan tidak berperasaan! Lembur sampai malam tidak pernah dibayar. Gaji bayarnya dicicil. Di awal interview, mereka mengiming-imingi gaji yang besar untuk ukuran lembaga kursus. 2 x lipat gaji guru kursus setaraf ILP dan LIA! Ternyata setelah bekerja, keringat karyawan dan guru diperas habis2an! Gaji selalu terlambat dibayar! Bahkan lemburan ada yang sudah 6 bulan tidak dibayar! Perlakuan mereka ke karyawan dan guru tidak manusiawi. Main marah, menyindir dan membentak-bentak. Pulang selalu larut malam. Tidak ada dispensasi bagi yang sakit. Hati-hati! Jangan sampai tertipu dengan perusahaan ini.
