Harga BBM kan naik lagi...
Semakin membumbung harga barang
Semakin tak terjangkau...
Rakyat menangis, pejabat tak hirau
 
Tarif listrik kan naik lagi...
akibat kenaikan harga BBM
Perusahaan PAM pun kan naikkan tarif
Rakyat tercekat, tercekik...
 
Gelondongan kayu diselundupkan
Pasir dikirim ke negeri seberang
Pulau dirampas makhluk asing
Rahim bumi dirobek! Bumi terkoyak
 
Rakyat menangis...
pejabat tak hirau
Rakyat menangis...
pemerintah tak peduli
 
- eJ -
 
 

Betapa hebatnya kita dulu di Asia Tenggara ini, mampu berdiri dikaki sendiri meski rakyat menderita namun tetap satu hati. Namun masa jaya itu berlalu begitu saja, melalui beberapa "anteknya" Dunia Barat menggoyang Soekarno dan berhasil. Situasi ini membawa Indonesia keketerpurukan yang dikamuflasekan sebagai pembangunan. Betul Indonesia mengalami pembangunan namun tampaknya pembangunan itu hanya berguna bagi sekelompok orang saja tidak bagi rakyat tertindas. Sektor pendidikan yang merupakan tulang belakang kemajuan bangsa sangat tidak diperhatikan atau memang sengaja dibuat demikian. Hasilnya liat saja sekarang.

Kedangkalan pola pikir terjadi dimana-mana akibat proses pembodohan yang telah dilakukan selama puluhan tahun. Nilai kritis masyarakat terkikis habis sehingga tidak menyadari bahwa Indonesia adalah negara terkaya sumber daya alamnya yang tidak dapat menikmati kekayaannya karena diperkualbelikan seenaknya oleh pengkhianat bangsa sebagai kompensasi atas bantuan yang diterima (praktek lintah darat internasional atas nama pembangunan, demokrasi tai kucing)

Saat kita menyadari bahwa cadangan minyak, emas, hasil hutan, gas alam, air dan laut, hewan dan pertanian telah menipis baru kita tersadar betapa gobloknya kita bahwa selama ini dunia internasional dan anteknya telah membodohi kita atau kita belum sadar juga???

Dengan bangganya kita memakai produk-produk luar tanpa mengetahui bahwa material dasar pembuatannya diambil dari Kalimatan, Sumatra, Irian Jaya, Jawa, Sulawesi bahkan laut dan tanah kita memiliki kandungan uranium, salah satu material dasar nuklir. Kenapa bukan kita sendiri yang mengolahnya ? Oh Tuhanku.......

USA ngotot sekali membuat dan mengesahkan undang-undang anti penyebaran nuklir mengatasnamakan keselamatan lingkungan dunia, padahal kepentingan kekuatan politik mereka sangat jelas disitu. Gobloknya, kita iya ajah ngikut aturan itu karena PBB memaksa. Padahal secara diam-diam USA tetap mengembangkan persenjataan nuklirnya, juga negara barat lainnya terutama ketika Perancis menguji coba senjata nuklirnya di lautan pasifik. PBB bungkam.

Kekalahan di Pulau Sipadan-Ligitan, Timor Leste, Aceh akan menambah panjang daftar kebodohan dan ketidakmampuan kita bermain dalam peta kekuatan politik di dunia internasional.

Mari berharap pemerintah kita mau segera membenahi diri,
Mendukung pendidikan masyarakat diseluruh lapisan dan kelas sosial, sehingga masyarakat memiliki pola pikir yang kritis, berkembang, maju dan mampu bersaing, memilki kemampuan mengolah sumber daya alamnya sendiri, memiliki bargaining power yang setara dengan masyarakat dunia internasional. Tidak menjadi maling dan pengkhianat bangsa, tidak mudah diadu domba, tidak mudah didikte, tidak mudah dijajah melalui perekonomian dan kebudayaan dan sanggup berdiri diatas kaki sendiri dengan tegak.

 

- Sunu P -

 
 
 
 
 
 


Yahoo! for Good
Click here to donate to the Hurricane Katrina relief effort.

=================================================================
"Morning greetings doesn't only mean saying 'Good Morning'.
It has silent message saying that I remember you when I wake up.
Wish you have a Great Day!" -- Ida & Krisna

Jangan lupa untuk selalu menyimak Ida Krisna Show di 99.1 DeltaFM
Senin - Jumat, pukul 06.00 - 10.00 WIB
SMS di 0818-333582
=================================================================




YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke