|
Hi Mba Dian, persis deh pengalaman aku kemarin puasa,
Kevin aku tinggal sebentar didapur rupanya dia ingin minum air putih di gelas
besar punyaku, selesai minum sisanya dia tumpahkan diatas mebel kursi tamu ku. Bisa kebayang kan Mba, kursi tamu basah banget sebagian. Yah kekesalan aku agak tertahan karena aku inget bahwa
anak akan merekam setiap perlakuan yg kita buat untuk anak kita. Jadi deh aku ngomong begini : "Duh Kevin anak
pintar, kalau kalau minum jangan ditumpahkan dikursi ya sayank, tapi buat
diminum, begini caranya. (aku langsung kasih contoh minum digelas) Bukan untuk
ditumpahkan (aku pura2 ngasih tahu gelas bukan ditumpahkan ke kursi)".
Kemudian aku ambil Hair dryer/pengering rambut, jadi deh aku harus ngeringin
tuh kursi sampai kering banget, agak lama sih. Dan Kevin liat bagaimana usaha
Ibunya buat ngeringin kursi hehe... Pasti ada saatnya anak ngga mengerti apa yg
dilakukannya, sehingga kita mungkin berasumsi anak kita nakal dan kita bisa
kesel dibuatnya. Menarik sekali salah satu episoda di Oprah Winfrey Show
tentang bagaimana menangani anak yg nakal dan sukar dikendalikan. Itu semua terjadi
sebetulnya karena kita sendiri sebagai orang tua sering mengalah dan ngga
sampai hati melakukan cara yg terbaik untuk anak dengan melatih kedisiplinan
buat anak. Memang sih aku juga harus banyak belajar dari para
Mommies disini, pengalaman adalah guru yg terbaik katanya.. Thanks Mba Dian..Salam untuk Fadlan ya... Ida Arimurti
Makasih buat Mba Ida, artikel2nya kadang suka
mengingatkan,menyadarkan dan menyentuh para ibu... Saya punya pengalaman dengan hal yang satu ini dan memang terasa sekali
perbedaannya... :) Kejadiannya belum
lama, baru kemarin, dikarenakan mbak nya fadlan (2,7 th ) pulang...otomatis
repotnya bukan main karena adiknya yang baru umur 13 bulan lagi giat2nya
eksplorasi dan belajar jalan...wuih kebayangkan ? dan fadlan tak henti2nya
membuat kreasi dgn ulah2nya... Nah,
kejadiannya yaitu pada saat saya sedang menyuci baju saya & ayahnya, dan
baju anak2 sudah saya rendam di softener...tanpa sepengetahuan saya, fadlan
sudah sibuk dengan mengguyurkan kamar tidur kami dengan air softener
tersebut..."waaaa..." saya langsung teriak..karena badan rasanya sudah
lelah sekali...dan ini ada kerjaan baru...fadlan melihat kejadian itu langsung
ngambek dan tidak mau saya temui ( ngumpet dibalik pintu.. ) dan setelah saya
menucapkan kata "maaf" fadlan baru bersedia saya temui dan lsg
memeluk saya... ( terharu sekali hiks... )
Dan kejadian berulang keesokan harinya...dia menumpahkan air dari 5 aqua
gelas kedalam 1 gelas..otomatis airnya sudah kemana2....tapi kali ini saya
tidak teriak lagi...tapi saya hanya mengatakan " aduh, anak mama pinter
sekali sudah bisa pindahin air ke dalam gelas...yuk kita bersihin air yg
dilantai.." ajaib!!! ...fadlan tersenyum senang sekali...dan langsung lari
mengambil lap pel dan membantu saya membersihkan air tsb... pengalaman yang sungguh membuat saya tersadar
untuk lebih berhati2 berucap kepada anak2 saya... Maaf, jadi kepanjangan
ceritanya..hehehe...jadi sekalian cerita lebaran... Mohon maaf lahir bathin ya... warm regards, -Dian- On Jangan Diktator terhadap Anak Diktator? Mungkin sebagian besar orang tua
menolak dituduh diktator dalam mendidik anak. Padahal bila kita
perhatikan, bukan tidak mungkin kita sering melakukan kediktatoran dalam
membimbing mereka. Apa contohnya? Kediktatoran bisa terjadi ketika
percakapan dengan anak lebih ================================================================= "Morning greetings doesn't only mean saying 'Good Morning'. It has silent message saying that I remember you when I wake up. Wish you have a Great Day!" -- Ida & Krisna Jangan lupa untuk selalu menyimak Ida Krisna Show di 99.1 DeltaFM Senin - Jumat, pukul 06.00 - 10.00 WIB SMS di 0818-333582 =================================================================
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|
- [Ida-Krisna Show] Jangan Diktator terhadap Anak Ida arimurti
