Kebiasaan Nonton TV Waktu Anak-anak Berisiko Obesitas Saat Dewasa

 

Sebuah temuan baru dari UK menyebutkan, orang yang semasa anak-anak banyak

menghabiskan waktu untuk TV berisiko terkena obesitas ketika dewasa. Seperti

dilaporkan Reuters Health (25/10/2005), ada sejumlah faktor yang dicatat

oleh para peneliti yang dikutip oleh The Journal of Pediatrics. Menonton TV

menggantikan aktivitas fisik yang biasa dilakukan anak-anak, anak-anak

melihat banyak iklan makanan tak sehat, dan sembari menonton TV anak-anak

sambil mengonsumsi junk food.

 

Para peneliti, Dr Russell M. Viner dari Middlesex Hospital di London dan Dr

Tim J Cole of University College London menemukan bahwa setiap tambahan satu

jam menyaksikan TV di akhir pekan ketika anak usia 5 tahun akan meningkatkan

peluang obesitas ketika ia berumur 30 tahun sebanyak tujuh persen.

 

Di Amerika lebih dari 60 persen orang berumur 20 tahun ke atas kelebihan

berat badan. Seperempat dari orang dewasa di negeri itu obesitas sehingga

meningkatkan risiko tinggi terserang penyakit kronis seperti penyakit

jantung, diabetes tipe 2, tekanan darah tinggi, stroke, dan beberapa bentuk

kanker.

 

Apa sih obesitas itu? Bagi kebanyakan orang, istilah 'obesitas' berarti

memiliki berat badah berlebih. Para profesional di bidang kesehatan

mendefinisikan overwight sebagai kelebihan jumlah berat badan yang meliputi

otot, tulang, lemak, dan air. Bagi sebagian orang, seperti bodybuilders atau

atlet lainnya yang memiliki banyak otot, mereka bisa menjadi overweight

tanpa menjadi obesitas.

 

Bagaimana obesitas diukur? Sebenarnya setiap orang membutuhkan sejumlah

lemak tubuh untuk cadangan energi, penyekatan panas (heat insulation),

gonjangan penyerapan shock absorption, dan fungsi-fungsi lainnya. Wanita

memiliki lemak tubuh lebih banyak daripada pria. Kalangan di bidang

kesehatan sepakat bahwa bila pria memiliki lemak lebih dari 25 persen dan

wanita lebih dari 30 persen mereka sudah pantas disebut obesitas.

 

Wanita biasanya menyimpan lemaknya pada bagian pangkal paha dan pantat.

Sedangkan pria biasanya membangun tumpukan lemak seputar perut.

 

Obesitas terjadi pada saat seseorang mengonsumsi kalori lebih banyak

daripada yang dibakar. Penyebab ketidakseimbangan kalori yang masuk dan

kalori yang keluar bisa berbeda dari seseorang dengan yang lainnya. Genetik,

lingkungan, psikologis, dan faktor-faktor lainnya bisa ikut berperan.

 

Faktor genetik

 

Obesitas cenderung berlanjut dalam keluarga, penyebabnya adalah genetik.

Dalam keluarga juga berbagi diet dan kebiasaan gaya hidup yang bisa

memberikan kontribusi pada obesitas. Pemisahan ini dari faktor-faktor

genetik sering kali sulit. Bahkan, ilmu pengetahuan memperlihatkan bahwa

keturunan berhubungan dengan obesitas.

 

Pada sebuah penelitian, orang dewasa yang diadopsi semenjak kecil ditemukan

memiliki berat badan yang mendekati orang tua biologisnya daripada orang tua

yang mengadopsi mereka. Dalam kasus ini, genetika orang tersebut memiliki

pengaruh lebih besar daripada lingkungan dalam keluarga yang mengadopsinya.

 

Faktor lingkungan

 

Bukan hanya gen, lingkungan juga berpengaruh kuat terhadap obesitas. Ini

meliputi gaya hidup, dan kebiasaan, seperti bagaimana seseorang makan,

aktivitas fisik apa yang dilakukannya. Misalnya, orang Amerika cenderung

makan makanan berkadar lemak tinggi, dan lebih mementingkan rasa dan

kesenangan melebihi nutrisi. Juga, kebanyakan orang Amerika tidak melakukan

aktivitas fisik yang cukup.

 

Faktor psikologis

 

Banyak orang makan untuk merespons emosi negatif, seperti kebosanan,

kesedihan, dan kemarahan. Kebanyakan orang dengan berat badan berlebih tidak

lagi memiliki masalah-masalah psikologi daripada mereka dengan berat badan

rata-rata.

 

--------------------------------------------

© 2005 Hak Cipta oleh Republika Online

 

 



=================================================================
"Morning greetings doesn't only mean saying 'Good Morning'.
It has silent message saying that I remember you when I wake up.
Wish you have a Great Day!" -- Ida & Krisna

Jangan lupa untuk selalu menyimak Ida Krisna Show di 99.1 DeltaFM
Senin - Jumat, pukul 06.00 - 10.00 WIB
SMS di 0818-333582
=================================================================




SPONSORED LINKS
Radio station advertising Satellite radio stations Cb radio base station
Weather radio station Radio station promotion Christian radio station


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke