|
Kebiasaan Nonton TV Waktu
Anak-anak Berisiko Obesitas Saat Dewasa Sebuah temuan baru dari UK menyebutkan,
orang yang semasa anak-anak banyak menghabiskan waktu untuk TV berisiko
terkena obesitas ketika dewasa. Seperti dilaporkan Reuters Health ( oleh para peneliti
yang dikutip oleh The
Journal of Pediatrics. Menonton TV menggantikan aktivitas fisik yang biasa
dilakukan anak-anak, anak-anak melihat banyak iklan makanan tak sehat, dan
sembari menonton TV anak-anak sambil mengonsumsi junk food. Para peneliti, Dr Russell M.
Viner dari Middlesex
Hospital di London dan Dr Tim J Cole of University College London menemukan bahwa setiap tambahan satu jam menyaksikan TV di akhir pekan
ketika anak usia 5 tahun akan
meningkatkan peluang obesitas ketika ia berumur
30 tahun sebanyak tujuh persen. Di Amerika lebih dari 60 persen orang
berumur 20 tahun ke atas kelebihan berat badan. Seperempat dari orang dewasa
di negeri itu obesitas sehingga meningkatkan risiko tinggi terserang
penyakit kronis seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, tekanan darah
tinggi, stroke, dan beberapa bentuk kanker. Apa sih obesitas itu? Bagi kebanyakan
orang, istilah 'obesitas' berarti memiliki berat badah berlebih. Para
profesional di bidang kesehatan mendefinisikan overwight sebagai kelebihan
jumlah berat badan yang meliputi otot, tulang, lemak, dan air. Bagi sebagian
orang, seperti bodybuilders atau atlet lainnya yang memiliki banyak otot,
mereka bisa menjadi overweight tanpa menjadi obesitas. Bagaimana obesitas
diukur? Sebenarnya setiap orang membutuhkan
sejumlah lemak tubuh untuk
cadangan energi, penyekatan panas (heat
insulation), gonjangan penyerapan shock
absorption, dan fungsi-fungsi
lainnya. Wanita memiliki lemak tubuh
lebih banyak daripada pria. Kalangan di bidang
kesehatan sepakat bahwa bila pria memiliki
lemak lebih dari 25 persen dan wanita lebih dari 30 persen mereka sudah
pantas disebut obesitas. Wanita biasanya menyimpan lemaknya pada
bagian pangkal paha dan pantat. Sedangkan pria
biasanya membangun tumpukan lemak seputar perut. Obesitas terjadi pada
saat seseorang mengonsumsi kalori lebih banyak daripada yang dibakar. Penyebab
ketidakseimbangan kalori yang masuk dan kalori yang keluar bisa berbeda dari
seseorang dengan yang lainnya. Genetik, lingkungan, psikologis, dan faktor-faktor
lainnya bisa ikut berperan. Faktor genetik Obesitas cenderung berlanjut dalam
keluarga, penyebabnya adalah genetik. Dalam keluarga juga berbagi diet dan
kebiasaan gaya hidup yang bisa memberikan kontribusi pada obesitas. Pemisahan ini dari
faktor-faktor genetik sering kali sulit. Bahkan, ilmu
pengetahuan memperlihatkan bahwa keturunan berhubungan dengan obesitas. Pada sebuah penelitian, orang dewasa yang
diadopsi semenjak kecil ditemukan memiliki berat badan yang mendekati orang
tua biologisnya daripada orang tua yang mengadopsi mereka. Dalam kasus ini,
genetika orang tersebut memiliki pengaruh lebih besar daripada lingkungan
dalam keluarga yang mengadopsinya. Faktor lingkungan Bukan hanya gen, lingkungan juga
berpengaruh kuat terhadap obesitas. Ini meliputi gaya hidup, dan kebiasaan, seperti
bagaimana seseorang makan, aktivitas fisik apa yang dilakukannya. Misalnya,
orang Amerika cenderung makan makanan berkadar lemak tinggi, dan lebih
mementingkan rasa dan kesenangan melebihi nutrisi. Juga,
kebanyakan orang Amerika tidak melakukan aktivitas fisik yang Faktor psikologis Banyak orang makan
untuk merespons emosi negatif, seperti kebosanan, kesedihan, dan kemarahan. Kebanyakan orang
dengan berat badan berlebih tidak lagi memiliki masalah-masalah psikologi
daripada mereka dengan berat badan rata-rata. -------------------------------------------- © 2005 Hak Cipta oleh Republika Online ================================================================= "Morning greetings doesn't only mean saying 'Good Morning'. It has silent message saying that I remember you when I wake up. Wish you have a Great Day!" -- Ida & Krisna Jangan lupa untuk selalu menyimak Ida Krisna Show di 99.1 DeltaFM Senin - Jumat, pukul 06.00 - 10.00 WIB SMS di 0818-333582 =================================================================
SPONSORED LINKS
YAHOO! GROUPS LINKS
|
