Berusaha Untuk Tetap Belajar
  
  
  
     Program: Musibah Banjir Jakarta Dan Sekitarnya 
        Siswa di SPQ ini selain tinggal  didekat bantaran Kalimalang kondisi 
keluargapun tidaklah hidup dalam  berkecukupan, banyak diantara orang tua 
mereka termasuk dhuafa dengan  matapencaharian sebagai tukang parkir, ojek dan 
bahkan ada yang bekerja  sebagai pemulung baik orangtuanya maupun anak-anak.
  
  
  
    
  “Kami harus tetap bersekolah dan  tetap mengaji, walaupun kami kebanjiran” 
demikian kata Andi ketika kami  bersilaturahmi dengan anak-anak asuh SPQ Nurul 
Ilmi di Mushola Muhtazam  Jatibening, hari Minggu tanggal 18 Februari 2007, 
Siswa di SPQ ini  selain tinggal didekat bantaran Kalimalang kondisi 
keluargapun tidaklah  hidup dalam berkecukupan, banyak diantara orang tua 
mereka termasuk  dhuafa dengan matapencaharian sebagai tukang parkir, ojek dan 
bahkan  ada yang bekerja sebagai pemulung baik orangtuanya maupun anak-anak.  
Sebagai pengasuh SPQ kami harus berpindah-pindah untuk membina dan  membimbing 
mereka selain karena tempat yang tidak tetap juga belum ada  donatur yang mau 
memberikan fasilitas “ Kata Bu nasution - pengasuh SPQ  Nurul Ilmi - namun 
demikian Syukur Alhamdullilah sampai saat ini  setelah hampir 1 tahun kami 
dperkenankan mushola muhtazam DEPKES III  Jatibening.
  
    
Banjir yang mengluluhlantakkan jabodetabek awal februari ini  menyebabkan 
mereka yang tinggal dibantaran kalimalang merasakan dampak  sepakterjangnya, 
hampir 1,5 meter air masuk ke rumah mereka dan dengan  seadanya yang melekat 
dibadan, merekapun harus menyelamatkan diri dari  tergenangnya air yang semakin 
tinggi, tidak hanya makanan yang mereka  butuhkan juga prasarana lain yang 
mendukung kehidupan mereka berjalan  sebagaimana mestinya, seperti kebutuhan 
pendidikan yang tidak mungkin  mereka selamatkan dari banjir ini, selain 
pendapatan keluarga yang  menurun drastis juga keinginan untuk tetap belajarpun 
semakin tidak  menentu mengingat kelengkapan belajar mereka sudah hilang sama 
sekali.
  
    
Portalinfaq berusaha untuk meringankan beban mereka dan bekerja  sama dengan 
SPQ Nurul Ilmi kamipun memberikan seperangkat alat-alat  sekolah untuk 
memberikan semangat kembali agar tetap mau belajar dan  bersekolah, begitu pula 
dengan para pengasuh SPQ Nurul Ilmi yang  jumlahnya sekitar 10 orang terus 
berusaha memenuhi keinginan mereka  untuk tetap mengaji dan memberikan 
bimbingan yang bermanfaat bagi  kelangsungan pendidikan mereka.
  
    
“Anak-anak harus tetap sekolah bagaimanapun kondisi mereka,  kami harus 
membimbing agar tetap menjadi anak yang sholeh dan berubah  nasib mereka kearah 
yang lebih” demikian kata pak Mahmud –salah seorang  pengajar SPQ-.
  
    
Terima kasih kepada para donator yang telah mendonasikan  sebagian hartanya 
semoga segala amal baik dan kebajikan donator  mendapatkan berkah dari ALLAH 
SWT dan dapat meringankan beban mereka  yang semakin berat.amin
  
    
Kebutuhan lainnya yang sangat dibutuhkan oleh korban banjir  berupa : Mie 
instant, makanan kering, perlengkapan balita, selimut dan  obat2an.
  
    
Donasi dalam bentuk Uang dan Transfer dana:  
  
      -Bank Syariah Mandiri Warung Buncit No.Rek : 003-006-7066
  -Bank Mandiri Kuningan No.Rek : 124-000-1079-798
  -Bank BCA Arteri Pondok Indah No.Rek : 291-300-5244
    Semua atas nama: Yayasan Portal Infaq    
Layanan Jemput/Pengiriman dalam bentuk barang:  Jl Radio IV No 8A Kebayoran 
Baru Jakarta Selatan   Telp. 021-72786073 Fax. 021-72786074   

      

    Yayasan Portalinfaq
  2007-02-19
  
  Cp : Agus Kurniawan ( 0815 997 8523 )
         Office Portalinfaq : (021) 727 86073
     
  
         
---------------------------------
Looking for earth-friendly autos? 
 Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center.  

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke