At 11:37 AM 3/13/99 +0700, [EMAIL PROTECTED] wrote:
>> Betul, mas Gatut, kan saya memang lagi belajar Unix dan kalau hanya
nslookup
>> begituan sih sudah bisa. Abis, pakai NT enak sih, semuanya tinggal klik
sini,
>> klik sana, udah beres, jadinya keenakan.
>> Untuk mengelola DNS pakai fasilitas yang sudah ada di NT juga gampang
sekali,
>> semuanya terlihat di layar seperti folder-folder.
>
>Tanpa bermaksud merendahkan NT, saya pernah mendapat konfirmasi
>dari rekan Microsoft bahwa dari semua networking stuff yang ada,
>yang paling lemah adalah DNS server.
>
>Having said that, kan fungsi DNS server di Atmajaya bisa
>sebagai Primary Master (yang artinya bisa diset supaya
>orang tidak menggunakan server tersebut akan tetapi menggunakan
>Primary Slave). Konfigurasi seperti ini yang kami lakukan
>untuk NS1.ID. Jadi secara teknis tidak masalah.
>
>So, berdasarkan informasi bahwa pak Wartono yang pertama
>kali mendaftarkan domain sch.ac.id, bagaimana kalau kita
>angkat pak Wartono sebagai domain admin? Ada yang keberatan?
>Faisal sebagai backup admin?
Atas nama APJII,
SETUJU,
DA.SCH.AC.ID Pak Wartono,
DT.SCH.AC.ID Kang Faisal <bukan back-up lah...>
Dengan catatan, spt yg dimaksud IDNIC-PM dianggap
sdh dapat diselesaikan pd saat persiapan operasional.
Primary Server ada di Primary Network.
>-- budi
-teddy
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia [APJII]
Indonesian Internet Service Provider Association
Grha Citra Caraka [GCC], TELKOM Bldg, Mezzanine Fl.
Jln Jend Gatot Subroto 52, Jakarta 12710 - INDONESIA
MAIN-NOC: http://www.iix.net.id [Network Access Point - NAP]
I: http://www.apjii.or.id
V:+62-21 526 8777
F:+62-21 526 8789
E: [EMAIL PROTECTED]
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]