Memperhatikan diskusi akhir-akhir ini, khususnya co.id, sangat menarik dan
dilematis.
Di satu sisi idnic ingin terstruktur dan sistematis bahwa co.id harus
mencerminkan nama perusahaan namun di "pasar" global dengan bebas kita bisa
minta nama apa saja asal bayar.

Bahkan, seandainya kita minta nama jorok pun pasti disetujui oleh NSI karena
mereka toh tidak tahu artinya. Mau coba . . .

Kembali ke issue diskusi, saya usul rencana web.id sebaiknya segera
direalisasikan sehingga co.id bisa tetap pada strukturnya. Hal ini untuk
menampung pasar bisnis yang ingin segera memanfaatkan dunia cyber dengan
berbagai slogan bisnisnya, seperti:
iklanmini, belanjahemat, dll.

Di samping itu, juga untuk menghindari kerepotan dari perusahaan di Indonesia
yang suka memakai nama panjang-panjang, misalnya: Citra Manggala Nusa
Persadha. Udah gitu nggak mau pakai singkatan, jadinya kan buat repot semua
pihak.

Iuran setuju aja per tahun, tetapi bayarnya dua tahun sekali deh, jadi nggak
terlalu banyak administrasinya.

> Terus terang saya sudah ingin membuat SLD baru lagi, web.id
> yang dibuka selebar-lebarnya.
> - tidak perlu syarat NPWP, asal identitas jelas untuk nagih
>   (jadi luar negeri pun bisa daftar)
> - nama boleh apa saja (dalam batas kesopanan),
>   tidak harus sama dengan nama perusahaan
> - terus ditarik bayaran yang gedhe! ;-)  $35/tahun (dalam rupiah tapinya)
>   pokoknya full commercial.

--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke