-----BEGIN PGP SIGNED MESSAGE-----
Hash: SHA1

Pak Rully Sumbayak,

Soalnya kan ada "fraksi" komersial yang bukan PT (toko, pribadi,
warung, home bisnis)yang ngak boleh daftar di co.id atau PT yang
namanya beda sama produknya ngak bisa daftar pakai nama produknya di
co.id.
Kayak kalau saya cuman jualan cd linux dari rumah saja terus gimana ?
Kalau suatu hari usaha saya sudah maju dan bisa bikin PT tentu saya
daftar di co.id sementara gimana ? Sedangkan saya ingin usaha saya ini
di kenal bersifat komersial gitu. Satu2nya cara kan tinggal .com. Kan
sayang kalau kita di Indonesia harus "nebeng" dan kasih duit ke luar
lagi.
Sebagai salah satu contoh saja.
Maaf sekali lagi kalau cara pandang saya dari sisi "duit" terus,
namanya juga pedagang. Dan banyak "omong" di sini.

> 
> kenapa yach, INTERNIC juga tidak bikin .co? kenapa hanya bikin .com?
Soalnya ya itu semua "fraksi" komersial bisa di tampung oleh .com jadi
memang ngak perlu .co lagi. Kalau .co.id seperti .com ngak perlu lagi
kita bikin .web.id .com.id dll. Malah perusahaan2 luar yang punya plan
untuk invest di Indonesia pasti akan "mengamankan" dulu brand nya di
.co.id perkara di belakangnya ada bisnis jualan .co.id itu ekses
samping yang pasti ada. 

> .com itu sebenarnya kepanjangannya apa sih? apakah komersial itu
tidak
> termasuk korporat?
> 
> terimakasih
> 
> 
Effendy Kho

-----BEGIN PGP SIGNATURE-----
Version: PGPfreeware 6.0.2i

iQA/AwUBOA4mTVBBHSqvuzvmEQI6fQCcDZ64YfG7hxI6TvDD3RB3bCt/TIQAoOjh
Bs+LerBAxz0DsLslUTHuF+Yz
=7LNB
-----END PGP SIGNATURE-----

--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke