----- Forwarded message from [EMAIL PROTECTED] -----
Message-Id: <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Fri, 22 Oct 1999 08:40:19 +0700
To: [EMAIL PROTECTED]
From: Lucky Luke <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [idnic] DT2-WEB.ID
At 06:34 AM 10/22/99 +0700, maman wrote:
>Beberapa pokok masalah DTD-WEB.ID :
>1. Polanya akan mirip dengan .COM
Saya setuju dgn point ini, krn tujuan dibukanya .WEB.ID khan utk nampung
komunitas internet (tidak mesti perusahaan) yg berminat membuat domain name,
namun ditolak di .CO.ID (krn surat-surat yg tdk ada atau nama yg tdk sesuai) serta
tdk mau bergabung di .OR.ID.
>2. Identitas, apakah cukup dengan KTP
Seandainya ada yg ditolak di .CO.ID krn surat-surat-nya tdk ada (NPWP, SIUPP, tdk ada
perusahaannya ), pihak IDNIC dgn mudah menyarankan agar permintaan domain name
.CO.ID yg ditolak disalurkan ke alternatif domain name yg sesuai ( .WEB.ID ).
Jadi bukan cuman menolak, IDNIC dpt memberikan alternatif yg sesuai.
>3. Biaya pendaftaran :
> Rp. 220.000,- atau Rp 150.000,-
Nilai Rp. 220.000,- menurut saya cukup relevan krn dgn adanya pemasukan sedikit lebih
besar dari
domain name ini akan bisa membantu menutupi pos-pos pengeluaran IDNIC yg lumayan besar.
>4. Biaya pemeliharaan tahunan
> Rp. 220.000,- atau Rp 150.000,-
Biaya pemeliharaan tahunan sich kalau bisa diterapkan sedikit lebih kecil dari nilai
registrasi.
Mungkin Rp. 150.000,- sesuai utk saat ini. Kalau dilihat dari
keputusan bisnis biasa, utk masalah tarif, biasanya diterapkan lebih tinggi dari
standar saat ini, karena keputusan tarif seperti ini khan tdk dgn mudah bisa dinaikkan
sering-sering.
Namun melihat kecendrungan pertarifan di dunia maya internet ( di luar negeri ),
prinsip yg dianut
justru terbalik dari prinsip bisnis biasa ( dlm hal penentuan tarif ). Ada
kecendrungan utk menurunkan
nilai tarif registrasi domain di luar negeri.
Dan melihat kondisi perekonomian Indonesia, serta utk mendorong semakin berkembangnya
dunia
internet di tanah air kita, dan melihat kurs dollar yg semakin melemah (rupiah semakin
menguat), saya
pribadi minta / mengusulkan kalau bisa biaya tahunannya lebih murah dari Rp. 150.000,-
>5. Penamaan bebas namun ada batasan untuk nama-nama yang
> tidak sesuai dengan adat dan budaya, SARA
Saya setuju dgn poin ini.
>6. Nama domain sbb, apakah boleh :
> my.web.id
> clear.web.id
> belanjadi.web.id
> malldi.web.id
> inthe.web.id
Nama-nama seperti ini bisa sangat banyak & tergantung kreativitas, kalau IDNIC bisa,
sebaiknya menentukan nama-nama yg tdk boleh dijual bebas terlebih dahulu (katakan ,
tentukan
maksimum 20-50 domain name yg direserved utk nantinya di lelang setelah 1 tahun
misalnya ).
Tujuannya sich utk ikut memberikan tambahan penghasilan utk IDNIC.
Thks,
Lucky Luke
NB. Salut utk kerja rekan-rekan di IDNIC ...
----- End forwarded message -----
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]