>Terus terang IDNIC tidak mengarah kepada komersialisasi nama domain,
>sehingga untuk hal seperti ini agak berat bagi IDNIC.
>Filosofi yang saya pegang adalah: jangan terlalu mengkomersialisasikan
>fasilitas publik.
Setuju dengan Pak Budi, dan tetap pertahankan filosofi yang baik tersebut :)
>Biarlah publik dan komunitas bisnis yang "mengeruk" keuntungan,
>sementara IDNIC hanya sekedar cukup untuk jalan dan bisa
>survive satu dua tahun dengan fasilitas yang baik.
>(Memang saat ini masih serba kekurangan.)
Selama masih bisa jalan terus yah jalan terus Pak, sekarang mungkin
kekurangan, tapi saya yakin kita bisa membangun sama2 IDNIC kita (karena
kita semua disini masih sama2 belajar) menjadi organisasi yang besar dan
memiliki sistem yang baik. :)
>Saya berharap masyarakat Internet Indonesia (baik bisnis maupun
>non-bisnis) ikut merasa memiliki IDNIC ini melalui kontribusi-
>kontribusinya (tenaga, pikiran, dana, dan lain-lain).
Kalau memang diperbolehkan Pak Budi, untuk sumbangan tenaga dan pikiran saya
bisa membantu, tapi kalau untuk dana .. hehehe .. saya masih belum bisa :)
Saya rasa juga kalau kesempatan terhadap rekan2 yang masih muda juga
diberikan, akan semakin banyak kontribusi2 yang dapat dilakukan oleh rekan2
tersebut. Tinggal gimana yang senior mau memberikan advise dan arahan
terhadap apa yang kita lakukan.
Maju terus IDNIC,
Salam,
Endy Ws.
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]