Naga naganya kok Awari harus menjadi ISP atau badan usaha yang memenuhi
syarat pengambilan satu domain NET.ID tsb. Kalau memang sudah memenuhi
syarat untuk mengambil satu domain NET.ID saya pikir semua ya ok-ok saja.
Apakah yang war.net.id, cafe.net.id, atau yang lain ya terserah Awari. Ada
baiknya dilempar ke forum milist asosiasi warnet yang jumlah pengikutnya
600+. Dibikin polling di sana, sekalian nanti hasilnya dikirim ke milist
ini. Seberapa banyak para pemilik warnet itu antusias dengan domain baru
itu, bisa dilihat dengan banyaknya peserta yang ikut polling. Kadang
banyaknya peserta milist tidak menjamin antusiasnya mereka punya domain baru
itu. Lha kemarin saja polling untuk menentukan nama (Awari) saja tidak lebih
50 kok yang ikut, padahal cuma tinggal klik.
Nambah pertanyaan. Apa boleh to kita menjual subdomain ? Saya misalnya punya
domain, apakah boleh saya menjual subdomain ke orang lain ? Selama ini saya
melihat cuma 'memberi gratis' dengan membayar hosting di domain itu. Ada
malah yang gratis semua. Ini bukan untuk 'mendorong' Awari memberi gratis,
cuma kalau subdomain boleh dijual ... saya juga pengin ikutan jual subdomain
ke orang lain.
Salam
Arrka Bratasena
>At 01:03 PM 7/11/00 +0700, Stefanus Wartono wrote:
> >Saya setuju menjadi cafe.net.id karena dasarnya inggris jadi nggak rancu.
> >Apalagi ada masukan dari seseorang, war = perang, padahal semestinya
> >'wartono'
>
>Ha..ha..., I thought you haven't sense of humor.
><grin>.
>
>-Teddy
>
________________________________________________________________________
Get Your Private, Free E-mail from MSN Hotmail at http://www.hotmail.com
--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN: 'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]