Hallo IT People...

saya punya pertanyaan apa kira-kira langkah dari IDNIC
bila ternyata ada seseorang yang mangaku admin dari
salah satu pendaftar domain di IDNIC mengutarakan
ingin mengubah informasi database domainnya di
IDNIC???

padahal sebenarnya orang tersebut bukanlah admin
contact sebenarnya dari pendaftar domain di IDNIC

ambil contoh:

Administratif Contact

        Budi Rahardjo  -  br4-IDNIC
        PPAU Mikroelektronika ITB

        E-Mail : "[EMAIL PROTECTED]"
        Phone  : +62-22-250-6280
        Fax    : +62-22-250-8763

kalo misalnya ternyata ada seseorang yang BUKAN
contact person aslinya menggunakan email
"[EMAIL PROTECTED]" dan kemudian dia
berhasil mengelabui pihak IDNIC dengan merubah data
domain atau emailnya, alamat, etc menjadi yang lain,
kemungkinan ini kan bisa merugikan kedua belah pihak
pertama IDNIC sendiri kedua pemilik aslinya.

kira-kira ada solusi tidak yach untuk hal ini... =)

misalnya lagi: 

1. Informasi alamat email tidak perlu dimasukkan ke
dalam www.idnic.net.id sehingga hanya IDNIC saja yang
mengetahui email contact person dari pihak pendaftar
atau cukup cantumkan nomor telepon saja di dalam
website.

2. atau merubah modus pendaftaran menjadi setiap
pendaftar harus mencamtumkan 2 email: satu disimpan
sebagai pengetahuan informasi IDNIC saja, satu lagi
contact person di dalam website.

3. atau apa lagi yach... itu dulu aja dech  =)


Salam

Zurrie


ps: Maaf kalau ternyata postingnya pernah dibahas dan
pernah diberikan jawabannya...saya NewBie nich :)~ 

     
 
  


  


__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Send FREE Valentine eCards with Yahoo! Greetings!
http://greetings.yahoo.com

--
STOP-LANGGANAN: 'unsubscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]
START-LANGGANAN:  'subscribe' ke: [EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke