Cel, clock tuh benerin. Isinya mah setuju saja.
Dulu itu ada task-force idnic. hasinya yaitu:
rp 150.000,00 + tax 10% per domain per tahun.
Dan hiduplah IDNIC. Sekarang kembali ke policy,
ya silakan, mau bentuk task-force lagi?, mangga...

-teddy
http://www.isoc-id.org, http://www.wireless.net.id
<numpang dikit, itung2 kompensasi...he..he...>


At 09:49 13/08/2002 +0700, Marcelus Ardiwinata wrote:
>Beberapa pemikiran anda sangat tepat.
>Masalahnya bagaimana pemikiran itu bisa dikatakan pemikiran public. Mungkin
>tahap pertama kita harus bikin beberapa alternatif draft mengenai suatu
>aturan, kemudian dilakukan pooling di situs IDNIC, atau pooling diwakilkan
>oleh organisasi terkait tapi tidak hanya satu, misal masukan dari APJII,
>AWARI, KOMITEL, MASTEL, ISOC-ID, Goverment (Menkominfo dan Dirjen Postel),
>Universitas-universitas, dan organisasi terkait lainnya. Kalau tidak tentu
>Kang Budi akan mendapatkan pertanyaan yang sama seperti saat ini, "kenapa
>begitu, kenapa begini, atas dasar apa, masukan dari masyarakat yang mana,
>dsb".
>
>Oke, Case closed
>Salam
>CelloZ



_______________________________________________
Idnic mailing list
[EMAIL PROTECTED]

Kirim email ke