Topik Hangat
              

            

            

        

        
 
           
            SOS:

              SELAMATKAN PLANET KITA              
          

        


      
        Berdasarkan artikel bulan Desember 2007, peneliti iklim Dr. H. J. 
Zwally dari Badan 
Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memprediksi bahwa hampir 
SEMUA ES AKAN LENYAP dari 
Kutub Utara padaAKHIR 
MUSIM PANAS 2012.

         


        



Pertama-tama kita harus menyelamatkan planet ini dahulu agar kita dapat 
tinggal. Karena jika semua es mencair, jika semua kutub mencair, maka lautan 
akan menjadi panas, lalu gas akan dilepaskan dari lautan, dan kita semua akan 
teracuni oleh gas dari lautan. Gasnya sangat banyak, cukup untuk membunuh kita 
semua. Jika semuanya terus seperti ini, dan jika mereka tidak memperbaikinya, 
maka dalam waktu empat atau lima tahun: habis, tidak ada  lagi.






 ~ Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Retret Natal 4 hari, Paris, 
Prancis, 23 dan 25 Desember 2007 (Asal dalam bahasa Inggris)

        
- - - - -

        Oleh Grup Berita Inggris (Asal dalam bahasa Inggris) 

      

      "Kita telah melewati 
titik puncak, tetapi kita belum melewati titik tanpa harapan. Kita masih 
dapat berputar balik, tetapi dibutuhkan putaran yang cepat." 
Dr. James 
Hansen- ahli iklim terkemuka NASA

      Banyak orang yang sadar 
bahwa pemanasan global memiliki implikasi yang serius terhadap seluruh 
kehidupan di planet kita. Peternakan hewan, penggunaan bahan bakar fosil 
oleh pabrik dan pembangkit listrik, mobil serta jenis transportasi lainnya 
terus melepaskan gas karbon dioksida dan metana dalam jumlah yang sangat 
besar. Gas-gas ini dapat menciptakan efek "rumah kaca" karena ia dapat 
menahan  panas matahari sehingga memanaskan atmosfer di planet kita. 
Namun, 
hanya sedikit orang yang mengetahui efek samping yang akan terjadi 
terhadap planet kita.  Badan ruang angkasa Amerika, NASA, baru-baru ini 
mengungkapkan fakta 
tentang foto satelit yang menunjukkan bahwa di musim panas ini saja, 552 
milyar ton es telah mencair dari lapisan es Greenland. Ahli iklim NASA Jay 
Zwally mengatakan, "Dengan kecepatan mencair seperti ini, maka Laut Kutub 
Utara akan kehilangan lapisan esnya pada akhir musim panas 2012, lebih 
cepat daripada ramalan sebelumnya."
      Panel Antar Pemerintah 
untuk Perubahan Iklim (Intergovernmental Panel on Climate Change -IPCC) 
yang mendapatkan Hadiah Nobel Perdamaian bersama dengan mantan Wakil 
Presiden Al Gore, sangat peduli terhadap situasi kritis ini. Pada hari 
Selasa tanggal 15 Januari, Ketua IPCC - Dr. Rajendra Pachauri, berbicara 
dalam konferensi pers tentang masalah yang sangat mendesak ini dan 
menyatakan bahwa "perubahan gaya hidup" adalah salah satu hal yang dapat 
menghentikan perubahan iklim. Pesan beliau begitu tegas dan jelas: 

      Jangan makan daging, bersepeda, dan 
jadilah konsumen yang hemat – itulah cara Anda membantu mengerem pemanasan 
global. 

      
Permukaan laut meninggi dan hilangnya 

      habitat

      Para ilmuwan benar-benar 
kuatir karena pencairan es telah menyebabkan semakin cepatnya pemanasan 
global serta perubahan drastis dalam pola iklim dan cuaca dunia. Alasannya 
adalah karena lapisan es bertindak sebagai cermin yang memantulkan sekitar 
80% panas matahari ke angkasa. Jika Anda menghilangkan cermin ini, maka 
panas matahari akan diserap langsung ke dalam lautan, meningkatkan 
temperatur air, dan pada gilirannya akan mencairkan lebih banyak es, serta 
menyebabkan semakin panasnya Bumi dan lautan.
      Robert Correll, seorang 
ilmuwan yang mengepalai Penaksiran Pengaruh Iklim Kutub Utara (Arcitc 
Climate Impact Assessment ), mengatakan, "Jika tidak ada es, maka 
lautan akan terus memanas, dan itu akan mempercepat proses pemanasan 
global." Kenyataannya, menurut penelitian dari Universitas Washington, 
Michael Steele, temperatur permukaan Lautan di Kutub Utara pada saat musim 
panas mencapai suhu tertinggi dalam sejarah dan ada beberapa tempat yang 
bersuhu 8 derajat Farenheit di atas normal.
      Pencairan permukaan es di 
kutub serta semakin memanasnya suhu lautan di Bumi dapat mengakibatkan 
bencana yang sangat serius, menurut John Atcheson, seorang ahli geologi 
yang telah mengepalai berbagai perwakilan pemerintah. Menurut 
penelitiannya, 400.000 ton gas metana terperangkap dalam struktur es di 
dasar lautan, dan mungkin akan dilepaskan ke atas atmosfer jika temperatur 
air memanas beberapa derajat. Hal ini dapat menimbulkan bencana, karena 
gas metana itu 20 kali lebih kuat daripada gas karbon dioksida yang 
dihasilkan gas rumah kaca. Jadi, jika gas metana yang terperangkap itu 
dilepaskan ke atmosfer, maka akan mengakibatkan semakin cepatnya pemanasan 
global dan dapat menghancurkan kehidupan di planet kita. 

      

        

          

        

      
       

      Gas lautan yang beracunPengaruh pemanasan global 
terhadap temperatur air laut telah menyebabkan terjadinya "Zona Mati" di 
lautan. Area air yang sangat luas ini tidak memiliki kehidupan karena 
hilangnya oksigen dan dilepaskannya gas hidrogen sulfida (H2S). 
Menurut laporan dari PBB, saat ini sudah ada lebih dari 200 zona mati. 
Satu zona muncul di Lautan Pasifik  lepas pantai Oregon, AS pada tahun 
lalu dan ukurannya telah bertambah 4 kali lipat. Jane Lubchenco, dosen 
biologi laut di Universitas Oregon berkata bahwa hampir tidak ada oksigen 
di area ini. Jika oksigen lenyap, maka bakteri yang baru akan mengambil 
alih dan memproduksi gas hidrogen sulfida yang sangat mematikan bagi 
kehidupan di laut dan bumi. Dua hal utama penyebab turunnya tingkat 
oksigen dalam air berkaitan dengan pemanasan global: (1) Sejalan dengan 
memanasnya air, kemampuan air untuk menyerap oksigen menjadi berkurang; 
(2) Gangguan dari arus air dan cuaca menghalangi oksigen untuk disalurkan 
ke area tersebut. Beberapa ilmuwan berkata bahwa hal ini dapat menjadi 
pertanda buruk akan masa depan laut di Bumi.
      

      Kita dapat memutar arah!

      Berita yang baik adalah 
bahwa kita belum terlalu terlambat untuk memutar arah. Salah seorang ahli 
pemanasan global dan pimpinan dari penelitian iklim NASA, Dr. James Hansen 
baru-baru ini menulis sebuah surat: "Kita belum melewati titik dimana kita 
tak bisa berbalik. Kita masih bisa berputar balik tepat pada waktunya 
namun dibutuhkan tindakan yang cepat ke arah itu." Berbagai pemerintah 
serta organisisi telah mengambil tindakan dan berusaha untuk mencari 
pemecahan yang lebih lanjut. Usaha yang terbaru dilakukan oleh Bali, 

      Indonesia, yang mengadakan sebuah konferensi internasional untuk 
mempertemukan para diplomat yang mewakili bangsa-bangsa di seluruh dunia 
untuk berusaha bersama dalam mencari cara untuk menyelamatkan planet ini.
      Namun, menurut apa yang 
sering diperingati oleh Dr. Hansen terhadap orang-orang, jawabannya adalah 
setiap orang harus mengambil tanggung jawab pribadi atas tindakan mereka. 
Karena itu, perubahan gaya hidup kita sangatlah penting. Itu berarti kita 
harus lebih sering menggunakan transportasi umum, berjalan kaki, 
menggunakan sepeda, menggunakan bahan bakar bio sebagai pengganti bahan 
bakar fosil, menggunakan peralatan yang hemat energi, mencabut colokan 
listrik saat tidak memakainya, dan hanya membeli barang yang benar-benar 
diperlukan. Ini adalah langkah-langkah kecil yang dapat dilakukan oleh 
setiap individu untuk menyelamatkan planet yang indah ini. Perubahan yang 
paling penting, sebagaimana yang ditekankan oleh Ketua IPCC - Cr. Pachauri 
adalah untuk berhenti makan daging!
      Jadi, untuk menjadi 
bagian dari solusi tersebut, anjurkanlah setiap orang untuk beralih ke 
pola makan vegetarian dan vegan yang lebih 'ramah-lingkungan'! Jadikanlah 
tahun 2008 ini sebagai tahun untuk melestarikan Bumi dan kehidupan seluruh 
penghuninya.

      
      

Perubahan Iklim: Solusinya
        

      Disampaikan oleh Maha Guru Ching Hai, Retreat Eropa, Austria,

        28 Februari 2008 (Asal bahasa Inggris)
Tidak ada orang yang mau melakukan sesuatu 
untuk peanasan global. Kita mempunyai 
solusinya tetapi mereka tidak melakukannya!  Ada 
solusi, hanya terdiri dari tiga langkah: Menjadi Vegetarian, gunakan energi 
yang berkelanjutan, dan menanam pohon. Bukankah ini sederhana? 
Tetapi tidak ada orang yang melakukannya karena tidak semua pemerintah 
mendukung itu dan tidak ada kesadaran tentang hal itu. Di dunia media, kita 
adalah satu-satunya yang terus menyiarkan pemanasan global di Supreme Master TV.
   Pemerintah harus 
mengatakan sesuatu, sama seperti melarang rokok. Ketika itu dilarang, Selesai. 
Pemerintah bisa melakukan hal itu. Mereka melarang rokok, dan rokok akan 
menjadi barang terlarang. Dan mereka melarang minuman keras, lalu minuman 
keras menjadi barang terlarang. Semua itu tidak legal. Pengurangan rokok saat 
ini telah mengurangi begitu banyak penyakit yang terjadi di mana pun di 
seluruh dunia. Orang-orang mengetahui hal itu. Sama halnya dengan kebijakan 
perubahan iklim. Jika mereka hanya melaksanakan apa yang mereka tahu, maka itu 
bagus, maka itu akan menjadi sangat cepat. Dalam sekejap, kita akan pulih 
kembali, atau kita bisa menghentikan efek-efeknya. Jika kita menghentikan 
peternakan hewan, maka bumi akan terus bertahan, tanpa gas rumah kaca atau gas 
metana dari hewan, dan tidak ada penambahan selamanya. Apapun gas 
yang ada sekarang, kita dapat mempertahankannya dan tidak ada penambahan dari 
industri daging. Dengan demikian maka bumi akan pulih.
Semua orang mengetahuinya sekarang, 
karena Laporan Perserikatan Bangsa Bangsa tentang peternakan dan lingkungan 
yang diterbitkan pada tahun 2006 mengungkapkan bahwa konsumsi daging dan 
peternakan hewan adalah faktor terburuk penyebab perubahan iklim atau 
pemanasan global. Jumlah emisi gas rumah kaca dari hewan 
peternakan melampaui jumlah emisi gabungan yang berasal dari semua kendaraan 
di dunia!
 

Larang Semua Daging demi Kebaikan Dunia
                      
Saya tidak mengerti. Apa yang membuat kita 
sangat sulit untuk menyingkirkan sepotong daging dan menggantikannya dengan 
sepotong tahu yang sama persis, dengan gizi yang lebih banyak, lebih baik bagi 
kesehatan, serta lebih ekonomis? Bagaimana mungkin seseorang tidak dapat 
mengorbankan sedikit selera saja? Bahkan jika daging itu terasa enak dan 
mereka sangat menyukai daging itu, mengapa mereka tidak dapat mengorbankannya 
demi kelangsungan hidup setiap orang dan anak-anak mereka sendiri?  Terlebih 
lagi saat ini kita memiliki semua 
jenis daging vegetarian yang rasanya amat lezat. Bahkan kedelai, ia terlihat 
sama. Saya tidak tahu apakah rasanya sama atau tidak, tetapi makanan itu 
terasa lezat bagi saya. Ia terasa lezat, bahkan lebih baik. Tetapi mereka 
masih tidak dapat menyingkirkan sepotong daging itu meskipun mereka besok 
meninggal, atau jika anak-anak mereka menderita.
  Saya berharap agar saya masih hidup untuk 
melihat hari dimana para pemerintah sungguh-sungguh melarang daging, karena 
daging juga beracun bagi masayarakat. Bukan hanya bicara tentang daging yang 
menghasilkan gas metana serta gas buangan, menghabiskan energi atau air atau 
obat-obatan, bukan itu. Daging membuat setiap orang sakit. Daging beracun. 
Setiap orang mengetahui itu. Para pemimpin dunia harus membantu melindungi 
masyarakatnya.
  
Misalkan Anda tahu bahwa ada sesuatu yang 
beracun bagi anak-anak Anda; maka akankah Anda dengan sengaja memberikannya 
kepada mereka untuk membunuh mereka? Tidak! Jadi sekarang semua bukti 
menunjukkan bahwa daging juga beracun dan alkohol itu tidak baik. Laranglah 
dengan segera. Tidak ada lagi yang perlu dibahas. Barang-barang yang beracun 
tentu tidak boleh diberikan kepada masyarakat. 
Jangan biarkan barang-barang itu dekat dengan masyarakat. Anak-anak bahkan 
memiliki akses ke alkohol, apalagi daging. Oke, itu saja. Kita harus melarang 
daging. Kita melarangnya sekarang dengan menunjukkan kepada masyarakat 
bagaimana cara memasak dan makan vegetarian. Kita semua harus keluar. Ini 
sungguh-sungguh untuk kelangsungan hidup kita. Anda hanya memiliki dua tahun 
untuk berubah, dua tahun. Empat tahun adalah saat bencana itu terjadi, tetapi 
dalam dua tahun ini kita harus melakukan sesuatu; jika tidak maka bencana itu 
akan terjadi, apakah Anda mengerti? (Pemirsa: Ya.) Apakah Anda tahu berapa 
lama dua tahun itu?
                       
Pemirsa: Sangat cepat. 
Guru 
Ching Hai: Tujuh ratus sekian hari – 104 minggu.
Dengan 52 minggu setahun, dua tahun hanya 104 minggu. 1...0...4...minggu. Itu 
saja yang kita miliki. Apakah Anda mengerti? Apakah kedengarannya sangat lama? 
Pemirsa: Tidak!
Guru 
Ching Hai: Waktunya singkat. Ketika Anda katakan dua 
tahun, ia mungkin terdengar lama. Tidak! Ia hanya 700 hari, 104 minggu. Itu 
adalah angka yang menakutkan. Oke, kita harus melakukannya. Kita harus 
menerima persoalan-persoalan ke dalam tangan kita. Kita lakukan apa yang kita 
bisa. Dan jika kita mati, kita mati, tetapi kita harus melakukan sesuatu.

      

   Jadikanlah hal ini sebagai misi dalam kehidupan Anda dengan memberitahukan 
kepada masyarakat tentang bahaya makan daging, dan tunjukkan kepada mereka 
cara penyelesaiannya.  


 
Beberapa fakta di balik pola makan daging: 




      

- Emisi 
karbon dioksida yang dihasilkan oleh sapi selama setahun setara dengan 
yang dihasilkan oleh kendaraan yang menempuh perjalanan sepanjang 70.000 
km. 


      - Seorang vegetarian yang mengendarai kendaraan Hummer SUV lebih ramah 
lingkungan daripada pengkonsumsi daging yang naik sepeda. 


      - Jika semua penduduk Belanda tidak mengonsumsi daging satu hari saja 
dalam seminggu, maka pengurangan karbon yang terjadi akan sama dengan target 
yang ditetapkan pemerintah Belanda terhadap semua rumah tangga selama setahun. 








      - Di Amerika Selatan, untuk keperluan penyediaan makanan ternak 
dibutuhkan 

      hasil panen tanah pertanian kedelai sekitar 400 juta hektar. Padahal 
untuk 

      keperluan penduduk di seluruh dunia dibutuhkan hanya sekitar 25 juta 

      hektar. 
      

      Pernahkah Anda membuka lemari es 
Anda, menarik keluar dua puluh piring pasta dan membuangnya ke tempat 
sampah, dan kemudian, hanya makan satu piring makanan? Hal ini sama dengan 
menebang 55 kaki persegi hutan untuk satu kali makan siang Anda atau 
membuang 2500 gallon air ke saluran pembuangan. Apakah Anda akan 
melakukannya? Bagaimanapun juga, hanya makan setengah kilo daging akan 
mengakibatkan hal-hal tersebut di atas. Makan daging akan menyebabkan 
pengrusakan terhadap sumber alam dan lingkungan kita, menyebabkan 
penderitaan hewan yang besar, serta memberikan efek-efek merusak bagi 
kesehatan kita. Jadi, dengan memanggang seekor anjing untuk disajikan 
bersama kentang dapat membuat Anda muak, tetapi mengapa kita malah 
memanggang hewan yang jinak lainnya?

        
      
Sebuah laporan dari PBB telah 
membuktikan bahwa "sapi bukan mobil, tetapi menjadi ancaman teratas bagi 
lingkungan kita." Laporan tersebut memberikan bukti bahwa pertumbuhan yang 
cepat dari hewan-hewan ternak di dunia telah menjadi ancaman terbesar 
terhadap iklim, hutan, dan kehidupan liar. Hewan-hewan peternakan 
menghasilkan kotoran 130 kali lebih banyak daripada keseluruhan populasi 
manusia di Amerika Serikat dan air kotor yang terkonsentrasi kotoran hewan 
pada akhirnya mengakibatkan pencemaran air, merusak lapisan tanah teratas, 
dan mencemari udara kita. Lebih jauh lagi, gas buangan dan pupuk rabuk 
kotoran ternak menghasilkan lebih dari sepertiga gas metana yang memberi 
kontribusi terhadap pemanasan global 20 kali lebih cepat daripada 
karbondioksida. Pemakan daging bertanggung jawab atas seratus presen 
produksi dari hasil buangan-buangan ini yang kira-kita menghasilkan 86 
ribu pon setiap detik. Tetapi, dengan menolak produk-produk hewan, Anda 
telah mengurangi hal-hal merusak di atas.

        
      
Lebih jauh lagi, cita rasa kita 
terhadap daging telah mengorbankan persediaan sumber daya alam yang tidak 
dapat diperbaharui kembali. Sejumlah 2500 gallon air dibutuhkan untuk 
memproduksi 1 pon daging sapi, tetapi, kita hanya membutuhkan 29 gallon 
air untuk menghasilkan 1 pon tomat, dan 39 gallon air untuk 1 pon roti 
tawar. Dengan setengah jumlah air, delapan puluh persen tanah pertanian di 
Amerika Serikat, hampir semua panenan kacang kedelai dan separuh lebih 
hasil biji-bijian dunia digunakan untuk memeliharan ternak untuk dimakan. 
Sementara itu, ada 1 milyar penduduk yang menderita kelaparan dan 
kekurangan gizi, serta 24 ribu anak-anak yang meninggal setiap hari karena 
hal ini. Hal ini ironis dengan ladang gandum dan padi yang ditakdirkan 
untuk hewan-hewan ternak di negara Barat. Bagaimanapun, kelaparan dunia 
akan hilang jika sumber-sumber alam kita dipergunakan secara efisien 
dengan mengubah pertanian untuk meningkatkan hasil panen yang dapat 
memberi makan seluruh penduduk dunia.

        
      
Apakah Anda sadar bahwa 130 juta 
hewan dibunuh setiap tahun di Selandia Baru? Sebagian besar hewan 
dipelihara di pabrik peternakan, dengan sistem yang memaksimalkan produksi 
dengan biaya yang minimal. Sebagai gantinya, hewan-hewan peternakan sangat 
menderita secara mental dan fisik; setiap detik dalam hidup mereka. 
Hewan-hewan tersebut berjejalan ke dalam sistem kurungan dengan sedikit 
jendela, kotor, serta tidak pernah melihat keluarga mereka, mengais-ais 
tanah atau melakukan apapun yang alami bagi mereka. Mereka bahkan tidak 
merasakan matahari di punggung mereka atau menghirup udara segar sampai 
pada hari dimana mereka dimuat ke dalam truk, dan ditakdirkan untuk 
dibunuh. Lebih dari 90 juta hewan di Selandia Baru menderita dengan 
kondisi-kondisi seperti ini dan banyak yang tetap sadar ketika leher 
mereka disembelih, kemudian, dibiarkan kehabisan darah sampai mati.
      
      
Praktik peternakan yang kejam 
lainnya yang sering dilakukan oleh peternakan unggas adalah dengan tidak 
memberi mereka makan selama 14 hari untuk mengejutkan tubuh unggas 
tersebut agar bertelur lebih banyak untuk konsumsi manusia. Dan, karena 
anak-anak ayam yang jantan tidak berguna di industri daging, setiap 
tahunnya ada 100 juta anak ayam jantan lebih yang digiling hidup-hidup 
atau dimasukkan ke dalam kantong sampai mati kehabisan nafas. Lebih jauh 
lagi, di tempat penjagalan, leher-leher ayam disembelih, dan mereka 
dicelupkan dalam air panas untuk menghilangkan bulu-bulu mereka, sementara 
banyak dari mereka yang masih hidup.

        
      
Bahkan sekarang ini, untuk menandai 
sapi dengan tujuan identifikasi, para peternak menekan besi panas yang 
membara ke daging sapi sementara mereka melenguh kesakitan. Akibatnya, 
timbul luka bakar tingkat tiga dan kelamin anak sapi jantan dipotong dari 
kantung kemaluannya, dan semua itu dilakukan tanpa diberikan penghilang 
rasa sakit. Untuk menambah penderitaan mereka, tanah yang digunakan ternak 
untuk merumput memiliki udara yang penuh dengan gas-gas kimia. Hal ini 
menyebabkan masalah pernapasan yang kronis.

        
      
Sapi-sapi yang dipelihara untuk 
diambil susunya, secara berulang-ulang dibuat hamil kembali dan bayi-bayi 
mereka diambil sehingga manusia dapat minum hasil susunya yang sebenarnya 
dimaksudkan untuk bayi-bayi sapi. Sapi-sapi tersebut dihubungkan dengan 
mesin-mesin beberapa kali sehari dan menggunakan manipulasi genetik, 
hormon-hormon yang kuat, dan penyedotan susu yang intensif. Mereka dipaksa 
untuk menghasilkan susu sepuluh kali lebih banyak dari yang biasanya. 
Perlakuan-perlakuan ini ikut menambah peradangan yang sangat menyakitkan 
bagi 50 persen dari sapi-sapi perah yang ada.

        
      
Hewan-hewan di peternakan saat ini 
tidak memiliki perlindungan undang-undang dari kekejaman. Hal ini 
seharusnya menjadi illegal jika diterapkan pada hewan peliharaan di 
rumah-rumah tangga: pengabaian, mutilasi, manipulasi genetik, dan program 
obat-obatan yang menyebabkan kesakitan kronis, kelumpuhan, dan 
penyembelihan yang kasar. Robert Louis Stevenson, seorang penulis novel 
dan puisi berkata, "Kita mengkonsumsi bangkai makhluk lain untuk memuaskan 
cita rasa dan nafsu diri kita." Namun, hewan-hewan di peternakan pada 
dasarnya sangat pandai dan dapat merasakan sakit. Mereka mungkin sama 
pandainya dengan anjing atau kucing yang kita anggap sebagai teman.
      
      
Hal ini ditunjukkan oleh 
laporan-laporan yang sering terjadi tentang sapi-sapi yang melompati pagar 
setinggi enam kaki untuk melarikan diri dari rumah jagal, serta berjalan 
tujuh mil untuk bersatu kembali dengan anaknya dan berenang menyeberangi 
sungai menuju kebebasan. Babi-babi juga merupakan hewan yang penuh 
pengertian seperti yang ditemukan oleh Dr. Donald Broom, penasehat ilmiah 
pemerintahan Inggris – "Babi memiliki kemampuan kesadaran, mereka cukup 
pandai dan cerdik. Bahkan lebih dari anjing yang berumur tiga tahun."


      
Langkah yang paling penting yang 
dapat Anda ambil untuk menyelamatkan planet kita dan mengurangi 
penderitaan manusia serta hewan adalah dengan menjadi vegetarian. Sebuah 
pola makan yang kaya dengan karbohidrat komplek, protein, serat, omega 3, 
vitamin, dan mineral dapat memberikan nutrisi yang optimal. Memupuk 
kebiasaan makan ini dapat menjaga kesehatan seumur hidup. Bukti yang 
mengejutkan dapat ditemukan di buku "The China Study" oleh Profesor 
T.Colin Campbell yang berkata, "dalam sepuluh tahun ke depan, salah satu 
hal yang paling mengejutkan yang akan Anda dengar adalah protein hewani 
merupakan salah satu dari nutrisi beracun yang paling tinggi dari 
semuanya... ancaman penyakit akan naik secara dramatis ketika sedikit 
protein hewani saja yang ditambahkan ke pola makan Anda." Penelitian telah 
menunjukkan bahwa anak-anak vegetarian memiliki IQ yang lebih tinggi 
daripada teman-teman sekelasnya, dan para vegetarian rata-rata dapat hidup 
6 sampai 10 tahun lebih lama daripada pemakan daging. Sebagai tambahan, 
mereka 50 persen lebih rendah terserang penyakit jantung dan kanker. 
Sedangkan pemakan daging sepuluh kali lebih cenderung menjadi gemuk 
daripada vegan. Makanan vegetarian memberikan kita semua nutrisi yang kita 
perlukan, tanpa lemak jenuh, kolesterol, dan bahan pencemar.

      

Sebaliknya, banyak yang berpendapat 
bahwa tumbuhan itu hidup juga. Ini benar, tetapi tumbuhan hanya memiliki 
sepuluh persen kesadaran sedangkan hewan-hewan memiliki kesadaran sepadan 
dengan manusia. Karena tumbuhan tidak dapat bergerak, jadi sensasi 
mengalami rasa sakit lebih sedikit. Jadi, tumbuhan sepenuhnya berbeda 
secara fisiologis dari mamalia. Jika Anda memotong cabang atau daun dari 
sebuah pohon, maka pohon itu akan tumbuh dengan subur dan tumbuh lebih 
banyak. Di sisi lain, hewan tidak berhasrat atas pemangkasan yang teratur. 
Dapatkah Anda memotong sebuah kaki sapi dan berharap akan tumbuh empat 
kaki lagi?   
      

Memelihara hewan untuk dimakan akan mendatangkan 
malapetaka di Bumi. Lingkungan, sumber alam, dan kesehatan kita semakin 
memburuk. Meskipun sebagian besar dari kita tidak terlibat langsung dalam 
pemotongan hewan, akan tetapi manusia telah mengembangkan kebiasaan ini 
berdasarkan tekanan dari masyarakat, mereka tidak menyadari apa yang 
terjadi terhadap hewan-hewan yang kita makan. Pernah disebutkan bahwa 
seseorang yang pernah mengunjungi rumah jagal akan membuat mereka menjadi 
seorang vegetarian seumur hidup. Karena kitalah yang menciptakan teriak 
kesakitan dan ketakutan mereka." Jadi jika Anda pernah memutuskan untuk 
memanggang hewan yang jinak sekali lagi……. Ingatlah bahwa Anda 
mengkonsumsi daging hewan yang sepadan dengan hewan peliharaan yang sangat 
Anda sayangi. Tetapi perbedaannya adalah bahwa hewan ini disiksa. 
      

Untuk melihat 
video asli dari laporan ini, silakan kunjungi situs Supreme Master Television 
berikut ini:
http://video.Godsdirectcontact.net/magazine/veg/video/NASA-e.php







http://video.Godsdirectcontact.net/magazine/veg/video/BMD548_554-e.php

                      

Referensi:

http://afp.google.com/article/ALeqM5iIVBkZpOUA9Hz3Xc2u-61mDlrw0Q


http://www.commondreams.org/views04/1215-24.htm


http://www.canada.com/topics/news/national/story.html?id=3ef937b0-01db-4b32-a7eb-e1256e5b5624&k=3152


http://www.iht.com/articles/2008/01/07/healthscience/ice.php

http://abcnews.go.com/Technology/wireStory?id=3991705

http://abcnews.go.com/Technology/GlobalWarming/story?id=3582433&page=1


http://www.thepeoplesvoice.org/cgi-bin/blogs/voices.php/2006/08/12/dead_zone_startles_scientists_graveyard


http://findarticles.com/p/articles/mi_m1200/is_22_167/ai_n14791407


http://www.livescience.com/environment/ap_060727_dead_zone.html



      

      

Harus Dibaca!
Enam Derajat: 

Masa Depan Kita 

di Planet yang Semakin Panas
      
Apabila pemanasan global terus berlanjut pada suhu tertentu maka kita 

        akan menghadapi kepunahan. Jadi apa yang sebenarnya akan terjadi 
apabila 

        bumi terus memanas? 

          
        
Oleh Group Berita AS ( Asal bahasa Inggris)


Jurnalis dan penyiar acara lingkungan hidup asal Inggris, Tuan 

  Mark Lynas, melakukan perjalanan selama 3 tahun yang mengelilingi 5 benua 
untuk menyaksikan berbagai perubahan karena dampak pemanasan global. Dari 
mencairnya tundra di Alaska, tenggelamnya pulau di Pasifik dari negara bagian 
dari Tuvalu, dan bertambahnya dataran tandus di pedalaman Mongolia sampai pada 
lenyapnya lapisan es di Peru dan banjir, serta badai yang menyebabkan erosi di 
China. Tuan Lynas secara pribadi mengumpulkan semua bukti yang dikumpulkan 
dalam bukunya mengenai perubahan iklim, High Tide: The Truth About Our 
Climate Crisis (Gelombang Besar: Kenyataan Mengenai Krisis Perubahan Iklim 
Kita).
  Setelah itu, dalam waktu singkat Tuan Lynas mempelajari lebih 
mendalam tentang berbagai bukti ilmiah serta rasional mengenai efek pemakaian 
bahan bakar fosil terhadap iklim, lingkungan, dan kehidupan di planet ini. 
Beliau menghabiskan waktunya beberapa bulan di perpustakaan ilmiah Radcliffe 
di Universitas Oxford untuk membaca ribuan buku literatur ilmiah yang telah 
dianalisa secara mendalam sebelum mempublikasikan buku kejutannya yang kedua,
Six Degrees: Our Future on a Hotter Planet (Enam Derajat: Masa Depan Kita 
di Planet yang Semakin Panas); sebagai media lain untuk membangkitkan 

  kesadaran.
  Buku terbarunya secara sistematik membahas perubahan iklim 
berdasarkan data yang diperoleh dari penelitian secara ilmiah dengan 
penggunaan aplikasi komputer tahap lanjut  dan juga pencarian secara 
palaeoclimatic untuk menelusuri sejarah bumi yang memberikan gambaran akan 
pemanasan iklim di masa mendatang dan akibat yang akan dihadapi. Selain itu ia 
juga meneliti periode-periode dari perubahan iklim dramatik sebelumnya melalui 
proses alami dan meramalkan akan efek menakutkan dari pemanasan global yang 
akan dihadapi semua kehidupan dan lingkungan di planet ini.
  Derajat demi derajat, satu derajat per bab. Enam Derajat disusun berdasarkan 
"Laporan Perkiraan Ketiga" dari Panel Antar Pemerintah 
untuk Perubahan Iklim (IPCC) tahun 2001 (http:/www.ipcc.ch). Pada setiap 
halaman, efek dari peningkatan temperatur di bumi dan lapisan biosfernya 
digambarkan dalam realitas yang menguatirkan.
  Kenaikan suhu 1ºC sampai 3ºC merupakan "titik puncak", tetapi 
jika naik sampai pada 6 ºC maka peningkatan ini dapat menyebabkan kepunahan 
pada hampir semua kehidupan, termasuk manusia! Sulit dibayangkan jika perilaku 
dari manusia sendiri yang menyebabkan kerusakan dan penderitaan yang tidak 
diharapkan. Kita telah membahayakan planet ini dan berada di ambang kehilangan 
momentum apabila kita tidak bertindak secepatnya untuk membatasi efek emisi 
gas rumah kaca.

       
Kenaikan Suhu 1 Derajat 
Pada kenaikan suhu 1 derajat, Kutub Utara akan kehilangan es 
setengah tahun penuh, Atlantik Selatan yang sebelumnya tidak ada badai akan 
mengalami serangan badai dan di barat AS terjadi kekeringan parah yang 
mengakibatkan banyak penduduk menderita. 

       Kenaikan Suhu 2 Derajat
 Beruang kutub berjuang untuk hidup saat lapisan es mencair. 
Lapisan es di Greenland mulai menghilang, sedangkan batu karang menjadi 
lenyap. Permukaan air laut mengalami kenaikan 7 meter secara global. 

       Kenaikan Suhu 3 
Derajat 
Hutan hujan di Amazon mengering dan pola cuaca El Nino bertambah 
intensitasnya menjadi sesuatu yang biasa. Eropa secara berulang mengalami 
musim panas yang teramat panas yang sangat jarang terjadi sebelumnya. Jutaan 
dan milyaran orang akan berpindah dari sub tropik menuju daerah pertengahan 
garis lintang.
  Kenaikan Suhu 4 
Derajat 
Air laut akan meninggi dan meluap membanjiri kota-kota di daerah 
pesisir. Menghilangnya lapisan es akan mengurangi banyak persediaan air tawar. 
Suatu bagian di Kutub Selatan akan tenggelam dan menyebabkan area air yang 
meluap semakin jauh. Temperatur musim panas di London akan menjadi 45ºC. 
Kenaikan Suhu 5 
Derajat  

        

Daerah yang tidak bisa dihuni semakin menyebar, tumpukan es dan 
air tanah sebagai sumber air untuk kota-kota besar akan mengering dan jutaan 
pengungsi akan bertambah. Kebudayaan manusia akan mulai menghilang seiring 
dengan perubahan iklim yang dramatik ini. Dalam hal ini kelompok yang kurang 
mampu sepertinya akan menjadi paling menderita. Tidak ada lagi es yang tersisa 
pada kedua kutub seiring dengan punahnya bermacam species di lautan dan 
tsunami dalam skala besar memusnahkan kehidupan dekat pantai. 

      Kenaikan Suhu 6 
Derajat 

      Pada kenaikan suhu 6 derajat, kepunahan massal sebesar 95% akan 
terjadi; makhluk yang masih hidup akan mengalami serangan badai dan banjir 
besar yang terus menerus; hidrogen sulfat dan kebakaran akibat gas metana akan 
menjadi hal yang biasa. Gas ini berpotensi menjadi bom atom dan tidak ada yang 
mampu bertahan hidup kecuali bakteri. Hal ini akan menjadi "skenario hari 
kiamat."

      Hal yang lebih menguatirkan adalah karena kompleksnya ekosistem 
di planet ini, kenyataan akan perubahan iklim ini dapat menjadi lebih buruk 
dibandingkan dengan perkiraan yang dilakukan secara ilmiah! Prediksi akan efek 
dari perubahan iklim sangat menguatirkan. Saat menganalisa ulang seluruh data 
yang ia kumpulkan, Tuan Lynas berpikir, mungkin ia "harus merahasiakan 
semuanya" karena kebenarannya sangat "menakutkan." Sebenarnya, beberapa dari 
perkiraan mulai menjadi kenyataan, sebagai contoh, gelombang panas saat musim 
panas di Eropa telah mulai mempengaruhi kesehatan manusia, khususnya para 
manula. Cuaca yang memanas juga menyebabkan malaria dan penyakit lainnya yang 
bertambah secara regional. Pemanasan global telah membuat lapisan es di China 
menyusut 7% setiap tahunnya, hal ini dapat berakibat kerusakan yang lebih 
besar dan memberi efek kepada 300 juta jiwa yang sangat menggantungkan 
kebutuhan air mereka dari situ. Di India, mencairnya es yang sangat cepat 
telah menyebabkan 70.000 orang harus pindah dari Pulau Lohachara yang 
tenggelam, dan kenaikan permukaan laut telah menyebabkan dipindahkannya 20.000 
penduduk yang tinggal di dataran paling rendah di Kepulauan Duke of York pada 
tahun 2000. Pada keadaan yang rentan dari ekosistem serta sistem sosial yang 
saling terkait satu sama lainnya, planet yang semakin panas juga menyebabkan 
rantai reaksi yang memicu terjadinya kelangkaan makanan dan air seiring dengan 
bertambahnya pengungsi sebagai akibat perubahan iklim.   
  Akan tetapi, Tuan Lynas tidak berniat membuat pembaca pesimis 
akan masa depan planet ini. Sebaliknya dia menyampaikan peringatan dini secara 
jelas dan mendesak perhatian internasional  akan diperlukannya usaha 
bersama 
untuk mengatasi pemanasan  global seperti "mengambil tabung pemadam dan 
memadamkan api." Tidak diragukan lagi bahwa "api' tersebut timbul sebagai 
akibat yang berkaitan dengan perilaku manusia dan berdasarkan analisis data, 
berbagai jenis emisi yang menyebabkan kenaikan temperature; dan waktu yang 
tersisa kurang dari 1 dekade saat kenaikan mencapai puncak 'enam derajat'! 
Sesuai indikasi yang tercantum di bagan, kita telah mendekati tingkat 2 
derajat, dengan demikian pilihan kita satu-satunya adalah bertindak secepat 
mungkin serta mengurangi emisi karbon dan metana.
       
Bagan : Kenaikan Suhu dan Emisi Karbon* 
        



        






        
PERUBAHAN SUHU

        






        
TEMPERATUR YANG BERUBAH DALAM CELSIUS

        






        
JUMLAH CO2

          




        






Satu Derajat


        Dua Derajat

        






0,1 - 1,0 ºC


        1,1 -  2,0 ºC

        






350ppm (Level saat ini 
380ppm)
        400ppm

          


        







        Tiga Derajat

        







        2,1 -  3,0 ºC

        







        450ppm

          


        







        Empat Derajat

        







        3,1 -  4,0 ºC

        







        550ppm

          


        







        Lima Derajat

        







        4,1 -  5,0 ºC

        







        650ppm

          


        

        Enam Derajat

        

        5,1 -  5,8 ºC

        

        800ppm

          
*Tabel dari hal 279 di Enam Derajat: Masa 


        Depan Kita di Planet yang Semakin Panas 

       Enam Derajat adalah sebuah tiupan terompet perang, 
panggilan kepada semua orang akan kondisi bumi kita yang berada pada situasi 
yang sangat kritis; ini adalah masa terpenting bagi para pemimpin dan tokoh 
politik untuk mengimplementasikan ketentuan ambang batas untuk mengurangi 
karbon dan gas dari efek rumah kaca lainnya, seperti metana. Tidak dapat di 
pungkiri bahwa ulah manusialah yang menyebabkan cepatnya kenaikan perubahan 
iklim. Kita harus mengubah gaya hidup kita ke arah yang lebih gembira dan 
lebih sehat  seperti berlaih ke energi yang berkelanjutan dan gaya hidup 
vegetarian untuk menyelamatkan bumi kita. Kita hanya mempunyai sedikit waktu 
yang sangat terbatas untuk membuat titik balik. Pemanasan global adalah sebuah 
realitas dan membutuhkan perhatian semua umat manusia di planet ini. Untuk itu 
marilah kita segera bertindak untuk menyejukkan bumi kita.

      Referensi: 
      http://www.opendemocracy.net/arts/mark_lynas_4470.jsp





http://www.suprememastertv.com/bbs/board.php?bo_table=sos&wr_id=58 

        


      
BERTINDAKLAH SEKARANG
      
SELAMATKAN PLANET KITA
      
JADILAH VEGETARIAN
      
HIJAUKAN LINGKUNGAN



      

       



                      
www.SupremeMasterTV.com/ina
                      
www.GodsDirectContact.or.id/sos


                      
      


--

Posted By  vegetarian-smch  to  Love Vegetarian









      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

IdROCP - SpeedHack untuk Server IdRO (RagnarokOnline Indonesia)
feature-feature yg ditawarkan antara lain:
• menyerang dengan aspd 199 (seperti menggunakan kartu doppelganger)
• mengambil barang sebelum barang jatuh ke tanah.
• switch-otomatis untuk armor (contoh anda sedang di pvp (menggunakan +10 Saint 
Robe of Heman) lalu ada Wizard casting Jupitell Thunder!! maka armor anda akan 
otomatis berubah menjadi +9 Silk Robe of Zephyrus (dapat di-set))
• anti mute (chat ban / ... merah)
dan banyak lagi, informasi selengkapnya silahkan klik 
http://idrocp.indoforum.org atau http://www.indoforum.org

Kore-Advance Professional:
• Professional Bot Made by Professionals for Professional Users.
• http://ka.indoforum.org

IdRO Official Friendster Account:
• [EMAIL PROTECTED]
• http://www.friendster.com/addfriendrequest.php?uid=21722135

IndoForum:
chat lebih detail/kupas-tuntas dan boleh off-topics dari ragnarok !!
• http://www.indoforum.org

IdRO Mail Service:
dapatkan e-mail gratis ([EMAIL PROTECTED]) !!
• http://mail.ragnarok.cc

baca peraturan di:
• http://rules.ragnarok.cc

speedhack IdROCP:
• http://idrocp.indoforum.org

IndoForum Online Store:
• http://store.indoforum.org

e-mail tim moderator:
• [EMAIL PROTECTED]
• http://contact.indoforum.orgYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/IdRO/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/IdRO/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke