Hhmmmm.... Semuanya dah dibahas tuntas sama boss Lucky :-) ini rangkumannya :
1. hal yang utama dalam memelihara ikan adalah kualitas air, makanya banyak sekali cara/teknologi yang terus dikembangkan untuk mendapatkan kualitas air yang "bagus" dan cocok untuk ikan. Karena dengan kualitas air yang oke, ikan apapun dari jenis apapun akan "berusaha untuk mengeluarkan keseluruhan keindahan yang dimilikinya" 2. Kualitas warna & bentuk badan tergantung genetiknya (sifat turunan dari indukannya). Apabila ikan sudah memiliki genetik bagus, dan dirawat dengan baik, makanan baik dan kualitas air yang baik maka akan keluar semua keindahannya. Tapi kalo makanan jelek, kualitas air jelek maka ikan pun akan 'rusak'. Contoh : rancu dengan body pendek bulat tapi dipelihara di air dengan air deras pasti body jadi panjang. 3. makanan hanya membantu untuk memaksimalkan warna yang dipunyai koki/koi 4. koki "berwarna" umumnya akan mengalami mutasi saat dia mencapai umur tertentu sampai "warna akhir/warna dewasanya". Di Koi ini biasa disebut tategoi, jadi seekor tategoi suatu saat akan sampai pada "warna akhir" saat itulah umumnya mereka akan bisa mengerahkan kemampuan untuk mengeluarkan warna terbaiknya. 5. jenis koki bisa disilang-silangkan karena masih 1 genus. Tambahan : 1. air asam akan membuat warna merah atau hi/beni (pada koi) akan semakin cerah apalagi dibantu dengan spirulina/king of seaweed ...ato malah diberi kimia seperti CR5. Tapi di air asam biasanya warna hitam atau sumi(pada koi) akan terlihat kurang pekat. Kebalikannya di air basa warna sumi akan pekat dan warna merah akan pudar. 2. setau saya untuk penerapan "kualitas standard kontes" untuk koi memang dah ditetapkan, kurang tau kalo di koki. Seperti kata pak lucky, koi lokal sudah ada yang bisa disebut memenuhi standart kualitas untuk disebut sebagai "champion". 3. Setau saya koki/koi itu adalah hasil persilangan dari ikan mas yang dah berjalan ratusan tahun dan mengalami evolusi sampai mereka digolongkan sebagai jenis tersendiri. Setelah muncul koki, koki ini pun diutak-atik sampai memunculkan banyak strain dan warna. Karena persilangan yang berturut akhirnya ditemukan juga strain tetapnya. Jadi kalo ada pertanyaan "apakah lowo bisa disilang rancu untuk dapat warna hitam"? Jawaban pak Lucky dah oke. Tapi bisa jadi duluuuu... sekali rancu hitam didapatkan dari menyilang rancu merah dan lowo, siapa tau ? trus karena proses evolusi dan mungkin persilangan sampai Fn akhirnya ditemukan rancu (murni) berwarna hitam, jadi ngapain di"balikin" lagi disilang ke lowo untuk dapat warna hitam ? ya mending beli rancu hitamnya .... heheheh salam @gung (betulkan bila saya salah) [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> In low income neighborhoods, 84% do not own computers. At Network for Good, help bridge the Digital Divide! http://us.click.yahoo.com/EA3HyD/3MnJAA/79vVAA/_kiolB/TM --------------------------------------------------------------------~-> Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
