mo bagi2 pengalaman nih
pengalaman saya, untuk breeding guppy saya bikin sendiri.
material yang saya pakai:
1. kawat jemuran (ukurannya lupa, mungkin sekitar 3 mm)
2. kawat kasa saringan pasir (ukuran lubangnya sekitar 6 mm).
3. tali nilon (warnanya coklat) untuk mengikat kawat kasa pada kawat
jemuran.
4. cat anti karat.
5. fiberglass, yang biasa digunakan orang untuk menutup/melapisi pagar
rumah.
dengan cara ini saya bisa menentukan sendiri ukuran net tersebut,
sesuai dengan ukuran akuarium saya.
langkah2nya:
1. kawat jemuran saya tekuk sedemikian rupa, sehingga dapat menjadi
kerangka breeding tank.
2. setelah itu kawat kasa saya potong hingga bisa menutup sekeliling
kerangka yang sudah saya buat.
3. agar kawat kasa tidak "lari-lari", saya ikatkan dengan kuat (lebih
tepat kalau disebut dijalin, karena pengerjaannya seperti menjahit
kawat kasa tersebut ke kerangka) tali nilon di setiap pertemuan kawat
kasa dengan kerangka tersebut.
4. setelah selesai dijalin, saya potong fiberglass untuk dijadikan
alas (landasan) breeding tank. tujuannya agar makanan tidak lolos ke
dasar akuarium, dan alasan penggunaan fiberglass karena tidak
teroksidasi dengan air (karatan). fiberglass tersebut saya buat lubang
di tepi2nya untuk diikatkan juga ke kerangka breeding tank dengan tali
nilon.
5. setelah jadi, breeding tank tersebut saya lapisi dengan cat anti
karat tiga lapis, biar mantap ^_^.
6. jangan terburu2 untuk menggunakannya, karena setelah cat kering,
aroma dari cat tersebut masih bisa meracuni air. biasanya saya
angin-anginkan dulu sekitar seminggu, dan sebelum digunakan saya
rendam dengan air selama 2 hari.
dengan cara ini, saya bisa mendapatkan breeding tank sebanyak 8 buah
untuk akuarium ukuran 40x40x60 cm dengan anggaran tidak lebih dari 50
ribu (waktu itu harga bensin belum melejit, jadi mungkin untuk itungan
sekarang sekitar 60-70 ribu)
proses pengawinannya:
dengan cara ini, saya menggunakan akuarium kecil untuk perkawinan
dengan jantan. setelah 10 hari, semua induk betina saya pindahkan ke
dalam akuarium yang terdapat breeding net buatan saya tersebut. tujuan
dipisahkan karena berdasarkan pengalaman saya ikan2 jantan lebih
agresif untuk memakan burayak. sedangkan induk betina, meskipun ada
beberapa yang mengincar burayak untuk dimakan, tidak seagresif jantan.
setiap hari (pagi dan sore) saya mengontrol akuarium, untuk melihat
apakah sudah ada burayak yang dilahirkan. apabila sudah ada
burayaknya, langsung saya pindahkan ke akuarium kecil (ukuran 20x40x20
cm). asalkan disiplin untuk memberi makan dan membersihkan air, anda
bisa menyelamatkan "hampir" semua burayak yang dilahirkan.
selamat mencoba, semoga berhasil.
tenno
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/ikan_hias/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/