Assalamu`alaikum wR wB

Penandatangan nota kesepahaman tentang perdamaian di
Nanggroe Aceh Darussalam kemarin (15/08) memang ramai
ditanggapi di media cetak maupun elektronik. Ada
bagian-bagian tertentu yang disoroti secara kritis dan
tajam.
Memang benar ada semacam kekhawatiran bahwa beberapa
konsesi yang akan diberikan kepada anggota-anggota GAM akan
menimbulkan kecemburuan bagi warganegara di tempat-tempat
lain.
Perundingan yang dilakukan oleh kedua belah pihak yang
bertikai, antara Pemerintah RI dan GAM atau antara
pemerintah mana pun di dunia dengan kelompok-kelompok yang
dianggap "pembangkang" atau "pemberontak" tidak lepas dari
"give-and-take". Kompromi tidak dapat dielakkan kalau tetap
menginginkan agar perundingan itu berjalan dan berakhir
dengan kesepakatan. Kalau tidak, maka dapat dipastikan akan
berkesudahan dengan "dead-lock". Oleh karena itu, dilihat
dari kacamata satu pihak, Pemerintah RI dapat saja dianggap
'lemah' dan terlalu mengalah, dan begitu pula di antara
kalangan GAM sendiri tim perunding GAM di Helsinki dapat
juga dianggap 'lemah' dan terlalu mengalah!
Sepengetahuan saya, kesepakatan yang telah dicapai itu,
antara lain, BUKAN membuat bendera sendiri atau lagu
kebangsaan sendiri. Yang akan direncanakan adalah membuat
LOGO seperti halnya daerah-daerah lain di Tanah Air, di
samping HYMNE, bukan Lagu Kebangsaan. Jadi -- kalau saya
tidak salah -- rakyat Aceh kelak akan tetap memiliki sang
saka Merah-Putih dan Lagu Kebangsaan "Indonesia Raya".
Apa pun pendapat kita sebagai orang luar (bukan rakyat
Aceh), namun penandatanganan MoU itu disambut secara luas
oleh rakyat Aceh di NAD. Bahkan hari ini, sehari setelah
penandatanganan, suasana di daerah-daerah yang dahulu
dinyatakan daerah rawan pertempuran, rakyat sudah mulai
merasakan perbedaan.
Bagaimana pun, yang penting, setelah 30 tahun perjanjian
perdamaian itu akhirnya berhasil dicapai, dengan plus dan
minus di sana-sini. Tidak mungkin menyenangkan semua pihak
100 persen. Kita tentunya maklum bahwa ada saja
ketidakpuasan mengenai hal-hal tertentu. Saya kira, dilihat
secara keseluruhan, tak seorang pun yang menolak MoU sama
sekali.
Semoga tidak ada dusta di antara Pemerintah RI dan GAM!

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com

Kunjungi Website Resmi Pondok Pesantren Al-Amien
http://www.al-amien.ac.id

Kunjungi website Qalam Online
http://www.qalam.da.ru Or http://qalamnet.cjb.net

Post Berita atau Artikel, Pasang Iklan Baris, Forum Diskusi de el el semuanya gratis.... Segera....
Kami butuh suntikan dana, kalau ada yang ingin beramal hubungi [EMAIL PROTECTED]





YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke