5 Desember 2008

Aku berdiri ditemani seorang rekanku menunggu bis jurusan Rob’ah
El-Adawea. Salah satu tempat sentral Administrasi kota kairo. Kali ini
ada kebutuhan mendadak sehingga harus segera kesana. Karena memang
beberapa Bank besar yang menyediakan fasilitas ATM di Kairo tidak bisa
ditemukan disembarang tempat. Hanya tempat-tempat tertentu seperti
District-7, Rob’ah El-Adawea, Awal Abbas, dan tempat-tempat strategis
lainnya. Tetapi di District-10 tempat mayoritas Mahasiswa Indonesia dan
Malaysia bermukim belum ada satupun ATM. Sehingga para mahasiswa yang
ingin mengambil kiriman bulanan dari ortu biasanya harus ke
tempat-tempat tadi. Walaupun ada juga teman-teman yang dikirim melalui
jasa pengiriman uang antar negara. Tapi itu jarang.
Sore ini kok
sepi banget ya?, gumamku dalam hati. Tidak seperti biasanya. Padahal
sekarang kan hari jum’at. Hari pesta mobil di Suq Sayyarah. Sebuah
Tempat para pembeli dan penjual mobil transaksi jual beli. Aku tau
karena memang apartemen tempat tinggalku berjarak tidak terlalu jauh
dari Suq Sayyarah. Biasanya kalau keluar hari jum’at, bisa dipastikan
akan makan hati dan menyita waktu. Tapi kok hari ini seperti hari
biasa? yang membedakan hanya Mobil angkutan yang berkeliaran minim.
Yat…
Ayo cepat itu 180 ke Rob’ah. Kita naik itu aja. “Gpp berdiri biar cepat
sampai”. Ungkap Bambang padaku. “Ya udah gpp”, jawabku. Entah mimpi apa
aku semalam, kali ini aku dapat duduk paling depan disamping pak supir.
Selama naik mobil di Kairo, bisa dihitung jari aku dapat duduk. Tapi
hari ini berbeda.
Wahh…aku baru sadar. Beberapa hari lagi kan Idul
Adha. Kebiasaan masyarakat Mesir jika Hari Raya Qur’ban adalah mudik.
Suatu tradisi yang tidak jauh beda seperti halnya masyarakat Indonesia
umumnya. Mesir juga terdiri dari beberapa Provensi. Ibukota Mesir
adalah Kairo. Pantesan pada sepi. Ungkapku dalam hati. Tapi uniknya
Idul Adha di Kairo lebih meriah dari Hari raya idul Fitri. Itu yang
kurasakan selama beberapa tahun aku merayakan Idul Adha di Kairo. 
Pandanganku
terus tertuju pada ruas-ruas jalan. Yang tampak disepanjang halte
pemandangan aneh dan unik. Kambing-kambing seperti sudah jinak seakan
menjajakan diri menunggu pembeli yang ingin berqurban buat Hari Raya
Idul Adha. Ada juga sapi bahkan onta. Pemandangan yang sangat jarang
kutemukan di tanah air. “Ditengah hiruk pikuk lalu lintas ibukota,
hewan-hewan qurban berkeliaran di pinggiran jalan ditunggui seorang
juragan”. Ini dia yang menjadi ciri khas Mesir menjelang Idul Adha
tiba. Only in Egypt. Pikirku
Mobil yang kutumpangi kini berhenti
disebuah halte. Beberapa ratus meter sebelum District-7. Tepat di depan
sebuah toko daging. Wow...Unik banget. Aku melihat beberapa ekor
kambing tergantung telanjang dengan posisi terbalik kaki dikepala dan
kepala di kaki tanpa busana kulit. Bahkan ada beberapa ekor sapi juga.
Bersih tanpa ceceran darah. Sepertinya permintaan daging dari para
konsumen menjelang Idul Adha melonjak begitu tinggi. Tadi aku melihat
kambing berlarian, tetapi saat ini telanjang bulat tanpa kulit. Only in
Egypt.
Walau bus dan mobil umum tampak minim tetapi mobil pribadi
begitu sesak. Sampai District-7 aku melihat orang-orang berebut mencari
mobil jurusan Ramses. Terlihat dari antusias mereka menyantroni setiap
mobil yang tiba sambil berkata:” Ramsis”. Sebuah tempat yang
dinisbatkan kepada salah satu nama Raja Mesir Kuno. Terminal Ramses
memang poros Transportasi Kairo. Pasalnya angkutan ke semua jurusan ada
di sana. termasuk kereta api. 
Siap-siap Yat…seru Bambang
mengejutkanku dari belakang membuat konsentrasiku buyar. Kami memang
tidak duduk sebangku. “Bentar lagi turun”, sambungnya lagi. “Iya”,
jawabku. Naik bus di Kairo adalah sebuah perjuangan. Dari naiknya
sampai turun. Jika tidak buru-buru turun bisa-bisa kebawa ke Halte
berikutnya. 
“Kita mau ambil uang dimana nih?”, ungkapku pada
Bambang. “disini aja NSGB”, jawabnya. Baru aku membuka pintu bank,
seorang penjaga menyapaku dengan ramah”maaf uangnya habis”. Capek
deh…cetusku. Kalau yang ini bukan only in Egypt aja. Tetapi dinegaraku
juga sering terjadi. Beginilah suasana Kairo beberapa hari menjelang
Hari Raya Idul Adha.


      

Kirim email ke