BASIC FINANCE FOR NON-FINANCE MANAGER
Tujuan Finansial Dan Pembiayaan Perusahaan Merupakan Faktor Terpenting Yang Harus Dipahami Oleh Semua Elemen Dalam Organisasi
Pembicara: Gerald Abraham
Waktu: 6 - 7 Juni 2006
Tempat: Jakarta International Club, Wisma Kota BNI 46, Lt 4
Jl Jend Sudirman Kav 1, Jakarta 10220, Indonesia
 
LATAR BELAKANG

Strategi dan tujuan perusahaan pada akhirnya diterjemahkan dalam tujuan finansial yang kemudian menjadi pedoman atas evaluasi kinerja manajemen. Adapun tujuan finansial tersebut secara umum dijabarkan ke dalam tujuan finansial dan non finansial untuk setiap divisi dalam perusahaan. Sebagai contoh untuk divisi pemasaran maka tujuan finansialnya adalah jumlah penjualan dan tujuan non-finansialnya adalah kepuasan pelanggan dalam memperoleh semua informasi produk. Sedangkan divisi administrasi pada umumnya lebih dititikberatkan untuk tujuan non-finansial seperti kecepatan dan keakuratan data administrasi sebagai bahan evaluasi manajemen dan lainnya. Oleh sebab itu pemahaman akan angka-angka  finansial perusahaan sangat penting untuk dapat dipahami oleh semua elemen dalam organisasi dan tidak hanya bertumpu kepada manajemen puncak saja.
Salah satu permasalahan finansial yang sangat penting adalah strategi pembiayaan modal kerja dan investasi dimana strategi yang baik dan kreatif akan dapat meningkatkan laba dan mengoptimalkan pertumbuhan perusahaan. Disamping itu tujuan finansial seperti target profitabilitas, laba, penjualan, biaya operasi dan lainnya juga merupakan faktor yang sangat penting untuk dipahami oleh semua divisi dalam organisasi untuk memberikan usaha yang optimal.
Berdasarkan hal tersebut adalah sangat penting untuk setiap karyawan dalam perusahaan untuk memahami dasar keuangan perusahaan sehingga tujuan finansial dapat dipahami secara baik yang pada akhirnya akan membuat implementasi strategi perusahaan akan dilaksanakan dengan lebih efektif. Di lain pihak untuk setiap individu yang tidak mempunyai latar belakang keuangan dan berniat untuk memulai usaha kecil maupun menengah maka pemahaman dasar keuangan seperti halnya pembiayaan perusahaan, biaya dan struktur permodalan, rasio keuangan dan lainnya mutlak diperlukan untuk menunjang keberhasilan usahanya.
Pelatihan (training) ini membantu partisipan untuk dapat memahami dengan lebih baik kegiatan keuangan perusahaan seperti darimana sumber modal perusahaan dan biayanya, struktur modal yang optimal, strategi pembelian aset jangka panjang yang efektif, penggantian dan pembelian aset baru, biaya tetap dan biaya variable, analisa arus kas dalam meningkatkan laba perusahaan dan proyeksinya, strategi optimalisasi anggaran perusahaan dan aspek keuangan lainnya dalam kegiatan perusahaan. Pembahasan topik ini juga memberikan penjelasan akan pentingnya keseimbangan antara laba yang diharapkan dan risiko yang terkandungnya agar strategi perusahaan tidak akan memberikan risiko yang berlebihan kepada perusahaan sehingga dapat mengganggu kesinambungan perusahaan. Risiko-risiko tersebut diantaranya adalah risiko finansial, bisnis, operasi dan risko lainnya yang terkait.
PARTISIPAN YANG DIHARAPKAN IKUT

§        Staff & manajer operasi, administrasi, pemasaran dan penjualan, sumber daya manusia, produksi
§        Entrepreneurs, Investor dan Manajemen Puncak
§        Setiap orang atau karyawan yang membuat jabatan untuk membuat keputusan dalam perusahaan.
 
MANFAAT TRAINING UNTUK PARTISIPAN ADALAH MEMAHAMI:

 
  1. Konsep dasar metoda kuantitatif untuk pembiayaan (“finance”) dan investasi (“Investment”).
  2. Konsep dasar makroekonomi dalam kaitannya dengan finance dan investment (“time value of money concept” & “inflation” & “present value”).
  3. Konsep dasar laporan keuangan perusahaan (“financial statemen”) dan akunting (“accounting”) seperti “matching principal” dan “accrual & cash basis concept”.
  4. Informasi penting dalam laporan keuangan yaitu rasio keuangan diantaranya seperti likuiditas perusahaan (“corporate liquidity), profitabilitas (“profitability”), pertumbuhan (“Growth”) dan rasio penting lainnya.
  5. Konsep dasar arus kas (“cashflow”) dalam perhitungan modal kerja dan investasi perusahaan seperti piutang (“receivables”), tagihan (“payables”) dan “inventory” dalam kaitannya dengan kinerja perusahaan dan juga beberapa metoda yang digunakan menilai kelayakan investasi seperti “Net Present Value” (NPV), “Internal Rate of Return” (IRR) dan lainnya untuk menentukan waktu yang tepat untuk membeli atau mengganti aset jangka panjang (seperti mesin baru dan lainnya) atau memilih alternative terbaik daripada beberapa pilihan aset yang tersedia. 
  6. Konsep dasar dalam membuat keputusan penting atas harga, jumlah produk dan biaya sebagai dasar strategi perusahaan.
  7. Konsep dasar dalam menghitung nilai perusahaan (“corporate value”), pengaruh “financial leverage” kepada laba dan nilai perusahaan dan risiko yang terkandung dalam perhitungan “corporate value” atau valuation.
 
RUANG LINGKUP PEMBAHASAN

  1. Konsep dasar metoda kuantatif untuk keuangan, investasi dan ekonomi
    1. “Statistical concepts & market returns”
                                                               i.      “Future value of a single cashflow”
                                                             ii.      “Present value of perpetuity annuity”
                                                            iii.      “Arithmetic and geometric mean”
                                                           iv.      “Weighted mean, median, range & mean absolute deviation
                                                             v.      “Risk-adjusted investment performance ratio”
                                                           vi.      “Variance and Standard Deviation and its application”
                                                          vii.      “Probability, Covariance & Correlation”
 
  1. Konsep dasar makroekonomi
    1. “Pendapatan nasional dihitung dengan pendekatan “expenditure approach” dan “resource cost/income approach”
    2. Siklus dalam aktivitas ekonomi (“cycles in economic activity”)
                                                               i.      “Measuring unemployment”
                                                             ii.      “Measuring inflation”
                                                            iii.      “The effect of inflation”
 
  1. Fundamental Keuangan Perusahaan
    1. Data finansial dan laporan keuangan secara umum
    2. Definisi dan analisa informasi keuangan di laporan neraca (“balance sheet”)
    3. Definisi dan analisa informasi keuangan di laporan laba dan rugi (“profit & loss”)
    4. Ukuran finansial atas strategi dan kinerja perusahaan
    5. Analisa faktor-faktor penting yang mempengaruhi kinerja perusahaan (“operating performance”) termasuk “operating profit model”.
    6. Integritas laporan keuangan (“Integrity of accounting statement”)
 
  1. Fundamental konsep arus kas (“cashflow”) dalam menghitung dan memperbaiki modal kerja dan investasi aset jangka panjang sebagai berikut:
    1. Hubungan piutang (“receivables”), tagihan (“payables”) dan “inventory dalam meningkatkan kinerja perusahaan.
    2. Metoda perhitungan kelayakan investasi seperti waktu yang tepat untuk membeli atau mengganti mesin (aset jangka panjang) yang baru atau membandingkan dua atau lebih mesin yang baru ditinjau dari aspek arus kas yang dihasilkan. Adapun beberapa metoda yang penting adalah “Net Present Value” (NPV), “Internal Rate of Return” (IRR) dan “Payback Period”.
 
  1. Proses Pembuatan Keputusan Manajemen (“Management Decision-Making”)
    1. Analisa faktor-faktor  penting untuk membuat keputusan operasional perusahan yang terkait dengan biaya, jumlah produksi dan harga produk termasuk analisa fundamental hubungan diantara ketiga faktor penting tersebut.
 
  1.  Determinan Nilai Perusahaan (“Determinants of Corporate Value”)
    1. Valuasi nilai perusahaan (“Corporate Valuation”)
    2. “Financial Leverage” dan Valuasi nilai perusahaan yang menganalisa strategi “financial leverage”, “V chart”, “market to book ratio” dan aspek penting lainnya yang terkait.
    3. Analisa risiko dan “cost of common equity capital”
    4. Definisi “business risk’ & “financial risk”
    5. Menghitung “financial risk & business risk”
    6. “The Weight Average Cost of Capital” dan “Cost of Retained Earnings”
    7. Pertumbuhan, yaitu analisa strategi pertumbuhan, ekuilibilirium pertumbuhan dan aplikasinya dalam melakukan akuisisi perusahaan.
 
LATAR BELAKANG PEMBICARA

 
Pembicara mempunyai pengalaman kerja yang ekstensif selama 12 tahun dengan perusahaan multinasional di industri pasar modal, keuangan dan pembiayaan, restrukturisasi kredit dan investasi dimana beliau menjadi “project leader” untuk transaksi investasi dan restrukturisasi yang bernilai kurang lebih 15 triliun rupiah. Pembicara lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) jurusan matematika dan telah memperoleh banyak sertifikat profesional keuangan diantaranya Investment Manager Representative Certificate yang dikeluarkan oleh Asosiasi Manajer Investasi dan Bapepam. Pembicara juga merupakan pembicara untuk topik “corporate finance”, credit analysis dan topik terkait dengan keuangan lainnya.   
 
KETENTUAN LAINNYA

Biaya training adalah sebesar Rp 3.200.000 untuk setiap partisipan. Biaya tersebut sudah termasuk makan siang dan “coffee break” sebanyak 2 kali untuk setiap harinya, materi presentasi, CD formula analisis keuangan dan sertifikat.
For more information please contact Temerity Consulting, phone: 62-21-574-8857, fax: 62-21-574-8823 atau email: [EMAIL PROTECTED]
 


Blab-away for as little as 1¢/min. Make PC-to-Phone Calls using Yahoo! Messenger with Voice.

YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke