Wartawan Metro TV Hilang di Irak 
Tanggal Masuk: 18 February 2005 (43 menit yang lalu) 

http://koranindonesia.com/detail.asp?cid=23071

TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua orang wartawan Metro TV yang sedang meliput di 
Irak, sudah tiga hari terakhir tidak diketahui nasibnya. Kedutaan Besar RI di 
Amman, Jordania, mengaku kehilangan kontak sejak 15 Februari dengan kedua 
wartawan yang sedang ditugaskan ke kota Ramadi, sekitar 150 kilometer dari 
Bagdad, Irak. 

Juru Bicara Departemen Luar Negeri Marti Natalegawa mengatakan, Departemen Luar 
Negeri baru mendapat laporan hilangnya dua wartawan Metro TV, reporter Meutia 
Hafidz dan kamerawan Budiayanto. 

Menurut informasi KBRI Amman, mereka mendapat laporan dari warga negara 
Jordania bernama Deeb Nabulsi yang menyewakan sebuah kendaraan Chevrolet 
beserta pengemudi kepada dua wartawan Metro TV. Menurut Deeb, pada 15 Februari 
sekitar pukul 13.00 waktu setempat, ia mendapat informasi bahwa di kota Ramadi 
mobil mereka dihadang kelompok bersenjata yang mengenakan seragam militer. 
Pengemudi dan dua wartawan itu dibawa kelompok bersenjata tersebut ke tempat 
yang belum diketahui hingga saat ini. 

Marti menegaskan, dirinya belum dapat menyatakan bahwa kedua wartawan tersebut 
diculik karena ini baru informasi awal yang diterima dari KBRI Amman. Saat ini 
pihak Deplu tengah mengutus penghubung KBRI Amman bernama Walid Gatak Salman 
untuk mencari informasi terbaru, katanya. 

Siang ini, Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Selamun mengadakan pertemuan 
dengan Marti untuk meminta kepastian mengenai berita ini. Pimpinan Metro TV 
belum memberi keterangan soal kasus yang menimpa wartawannya ini. (Sita 
Planasari)

http://koranindonesia.com/detail.asp?cid=23071
 





 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/iklan-mini/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke