Kunjungi Aceh, Bush dan Clinton Terkejut dan Terharu 
Tanggal Masuk: 20 February 2005 (10 menit yang lalu) 

http://koranindonesia.com/detail.asp?cid=23582

detikcom - Banda Aceh, Dua mantan Presiden AS George Bush dan Bill Clinton 
terkejut dan terharu setelah melihat langsung kondisi Aceh pasca tsunami. 
Mereka terkejut dengan akibat yang ditimbulkan tsunami. Unbelieveble, kata 
Bush. 

Setelah tiba di Landasan Udara Iskandar Muda, Aceh Besar sekitar pukul 11.00 
WIB, Minggu (20/2/2005), Bush dan Clinton beserta rombongan melihat kondisi 
Aceh. Untuk kepentingan ini, tiga helikopter Chinook dikerahkan. 

Bush dan Clinton berada di satu heli, bersama para pengawalnya. Satu heli 
disiapkan untuk para wartawan AS yang dibawa oleh Clinton dan Bush. Sedangkan 
heli sisanya ditumpangi Menko Kesra Alwi Shihab, Menlu Hasan Wirajuda, dan 
Wagub Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Azwar Abu Bakar. 

Ketiga heli ini berputar-putar di atas wilayah Aceh. Bush dan Clinton meliaht 
dari udara tentang kondisi Aceh setelah dihantam Tsunami. Sekitar pukul 12.00 
WIB, Bush dan Clinton mendarat di dekat masjid Lampuuk, Aceh Besar. 

Saat tiga heli itu akan mendarat, sekitar 100 pengungsi sudah dikumpulkan di 
dekat masjid tersebut. Mereka dikumpulkan di sebelah kiri. Sementara di sebelah 
kanan dikumpulkan sejumlah wartawan dan LSM. 

Setelah turun dari heli, Bush dan Clinton menyalami para pengungsi tersebut. 
Keduanya juga mengajak dialog para pengungsi dengan bantuan penerjemah. 

Apa yang kami lihat di televisi, hanya sebagian kecil dari apa yang kami lihat 
sendiri di sini. Di kampung ini, 80 persen penduduknya meninggal akibat 
tsunami, kata Clinton tampak terkejut dan terpana. 

Di tempat ini, Clinton juga berdialog dengan seorang anak bernama Aulia Rahman 
(12), kelas 6 SD Lampuuk. Aulia Rahman kehilangan ayahnya dan para keluarganya, 
karena menjadi korban tsunami. Ada seorang anak yang kehilangan ayahnya. Dia 
butuh rumah dan sekolah, kata Clinton. 

Clinton dan Bush sendiri juga terkejut dengan apa yang terjadi di Lampuuk. 
Keduanya tampak geleng-geleng kepala melihat dari dekat daerah ini. Apalagi, 
setelah melihat masjid Lampuuk, yang merupakan satu-satunya bangunan yang masih 
berdiri di kawasan pantai itu. 

Saya tidak pernah melihat yang seperti ini. Unbelieveble, kata Bush. 

Ketika ditanya wartawan mengenai berapa dana yang diberikan AS untuk korban 
tsunami, Clinton menyatakan, rakyat AS sudah mengumpulkan US$ 400 juta dan 
pemerintah AS sudah berkomitmen untuk membantu US$ 950 juta. Tidak begitu 
penting, berapa besar yang kita berikan, tapi yang penting bagi kita bagaimana 
mengirimkan air bersih, makanan, dan lain-lain ke Aceh dan juga di 
tempat-tempat yang terkena tsunami, kata dia. 

Untuk proses recovery di seluruh kawasan, dibutuhkan waktu 3-5 tahun ke depan. 
Sebagai utusan khusus PBB, saya berusaha mengumpulkan uang sebanyak mungkin, 
kata Clinton, yang menjadi duta PBB untuk menangani bantuan kepada sejumlah 
negara yang terkena tsunami itu. 

Saat mendarat, Bush dan Clinton tidak menengok kondisi masjid itu. Keduanya 
hanya di tempat ini sekitar 45 menit. Setelah berdialog dengan pengungsi, Bush 
dan Clinton meninggalkan lokasi dan terbang menuju Lanud Iskandar Muda. Dari 
Lanud, Bush dan Clinton kemudian menuju Srilanka. 

Pengamanan Ketat 

Saat Bush dan Clinton berada di dekat masjid Lampuuk, pengamanan terhadap 
keduanya berlangsung sangat ketat. Selain dijaga aparat TNI, keduanya juga 
dijaga oleh para pengawalnya dari AS yang bersenjatakan senjata api laras 
panjang. 

Saat jumpa pers digelar, para wartawan juga tidak diperkenankan mendekati Bush 
dan Clinton. Mereka hanya boleh meliput dari jarak sekitar 50 meter. Para 
wartawan yang meliput kunjungan Bush dan Clinton ini juga tidak diperbolehkan 
membawa tas, peralatan reportase, dan handphone.  

http://koranindonesia.com/detail.asp?cid=23582



 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/iklan-mini/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke