Dear Teman-teman,
Ini ada tulisana menarik :
Energi Angin Yang Berlimpah Memperkuat Ketahanan Pangan Indonesia´
Abstract
Ketergantungan pangan Bangsa Indonesia akan produk-produk pertanian negara
lain masih sangat tinggi seperti ketergantungan terhadap beras dan buah-buahan.
Ketergantungan ini akan semakin tinggi apabila keunggulan komparatif dan
keunggulan kompetitif yangdimiliki tidak digali dan tidak dioptimalkan. Salah
satu komponen utama yang sangat mempengaruhi keunggulan-
keunggulan tersebut adalah ketersediaan dan pengelolaan sumber air.
Lahan-lahan luas dan keberadaan air yang berlimpah tidak akan
menghasilkan produk pertanian yang optimal apabila tidak dilakukan
pemikiran-pemikiran pengelolaan yang terbaik.
Lahan pertanian pantura yang subur dan masih merupakan lumbung padi nasional
belum mampu menopang kebutuhan nasional. Lahan-lahan ini sebagian besar adalah
lahan tadah hujan dan hanya sebagian kecil yang terjangkau oleh irigasi
sehingga umumnya tidak berporduksi pada musim kemarau. Para petani yang
memaksakan diri untuk menanam palawija atau buah semangka di musim kemarau
harus menggunakan pompa disel untuk memompa air tanah dari sumur-sumur bor.
Biaya yang dikeluarkan petani untuk berproduksi menjadi sangat tinggi di musim
kemarau karena harus membeli bahan bakar minyak (BBM) sehingga banyak lahan
subur yang tidak berproduksi di musim kemarau.
Kedalaman air tanah di pantura pada musim kemarau yang hanya
berkisar antara 3 sampai 10 meter merupakan sumber air yang
berlimpah. Namun saat ini penggunaan air tersebut di musim kemarau
masih sangat terbatas yaitu hanya dengan menggunakan pompa disel
yang berbiaya tinggi. Salah satu sumber energi pengganti disel yang berlimpah
di daerah pantura adalah angin. Kincir angin dengan
konstruksi yang sederhana dan sumber energi angin yang berlimpah
dapat memberikan kontribusi pemecahan masalah peningkatan
produktivitas lahan pertanian melalui sisytem sirkulasi penyiraman
yang ramah lingkungan.
Angin yang bertiup akan menggerakan baling-baling kincir kemudian
tenaga yang tertangkap oleh baling-baling kincir digunakan untuk
menggerakan piston pengungkit pompa air. Air yang dihasilkan
digunakan untuk penyiraman kemudian kembali ke air tanah dan
digunakan kembali dengan demikina siklus ini akan terus berjalan
selama angin berhembus. Tenaga yang tertangkap merupakan kelipatan
pangkat tiga dari kecepatan angin yang berhembus sehingga makin
cepat angin makin besar tenaganya. Energi angin dengan demikian
sangat cocok untuk wilayah pantura yang memiliki sumber energi angin penggerak
kincir yang berlimpah.
Teknologi Kincir angin untuk pompa air adalah teknologi yang sangat sederhana
karena hanya mengkonversikan tenaga putar baling-baling ke tenaga gerak
vertikal yang kemudian digunakan untuk mengungkit pompa tangan, misalnya pompa
Dragon. Pompa tangan ini juga adalah pompa air sederhana yang sudah lazim
digunakan oleh para petani. Bahan baku kincir angin yang sebagaian besar adalah
plat besi, plat alumunium dan roda gigi adalah bahan baku lokal yang harganya
masih terjangkau dan lebih murah dari harga mesin-mesin pompa impor.
Negara-negara besar seperti Amerika, Australia, dan negara-negara
Eropa yang income percapita-nya sudah di atas US$ 20,000 per tahun
menggunakan energi angin untuk mengairi ladang-ladang gandum dan
perkebunannya sampai saat ini. Indonesia yang income percapita-nya
masih berkisar di sekitar US$ 700 menggunakan BBM untuk mengairi
sawah dan perkebunannya. Hal ini sangat timpang dan ironis sehingga sudah
saatnya bangsa Indonesia untuk kembali ke basic dan
menggunakan sumber daya yang ada untuk menyelamatkan generasi yang
akan datang.
Hasan Hambali
Bogor 18 Desember 2003
========================
SEMINAR & SITE VISIT
Seminar Teknologi Pembuatan Kincir dan Potensi Energi Angin, Bogor
28 Maret 2007, Seminar di Hotel Salak The Heritage, Bogor
29 Maret 2007, Site Visit ke Indramayu, Jawa Barat
Tempat : Istana Ball Room
Hotel Salak The Heritage (www.hotelsalak.co.id)
Jl. Ir. H. Juanda No 8, Bogor
Penyelenggara: The Heritage Foundation and BTCO
Alamat : The Heritage Foundation
3rd Floor, Hotel Salak The Heritage
Jl. Ir. H. Juanda No. 8, Bogor
Email : [EMAIL PROTECTED]
Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi:
TIA, HP 08157105610
SERUNI, HP 08179003111
FALAQ, HP 08158822589
BIAYA PENDAFTARAN
1(one) day seminar: Rp. 2.000.000,-/ peserta
1(one) day site visit: Rp. 2.000.000,-/ peserta
2 (two) day seminar+ site visit: Rp. 3.500.000,-/ peserta
Pembayaran dapat dilakukan via transfer ke:
PT. BUMI ENERGI EQUATORIAL
Bank Mandiri Cabang Bogor Juanda
Jl. Ir. H. Juanda No. 12, Bogor
A/C 133-00-04401857 (Rp)
---------------------------------
8:00? 8:25? 8:40? Find a flick in no time
with theYahoo! Search movie showtime shortcut.