Ada kawan numpang diiklankan : http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/ragam/mading-online-pelajar-indonesi\ a-2.html
Mading Online Pelajar Indonesia Saturday, 16 August 2008 DItangan sejumlah pemuda yang tergabung dalam komunitas Dua Berita, sebuah berita bisa tampil berbeda. Seperti apa? Komunitas Dua Berita dibentuk oleh empat anak muda yang sangat bersemangat ingin membuat wadah untuk mengekspresikan kegundahan hati mereka. Empat pemuda itu, yakni Akmal Budi Yulianto,Andi Kusuma,Yafet Santo Nugroho, dan Oktariyandi, kemudian merekrut sekumpulan mahasiswa yang aktif dalam pers kampus. Dari keisengan berkumpul dan membahas pergolakan informasi melalui jaringan internet, anak-anak muda ini kemudian mengawali kegiatan dengan menulis lewat media blog. Anggota Dua Berita membuat konsep lanjutan untuk membangun sebuah portal bernama www.duaberita.com. Dewasa ini, kaum terpelajar kita sedang demam teknologi, terutama internet. Melihat fenomena tersebut,Akmal Budi dan kawan-kawan berinisiatif mengembangkan blog untuk menampung informasi berbobot jiwa muda mereka. Setelah satu bulan melakukan brain storming, komunitas yang memiliki tagline "News Portal Nomor Dua Indonesia" ini meluncurkan sebuah konsep berita baru, tepat di hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-62,17 Agustus 2007. "Hari ini merupakan perayaan ulang tahun pertama kami. Tidak ingin mulukmuluk, sebenarnya kami hanya menginginkan sebuah berita yang bisa menyediakan dua sisi pandangan (cover both side) narasumber. Prinsip tersebut jarang dipakai oleh media mainstream, khususnya di media portal. Mereka hanya mengejar kecepatan dan isu hangat, tapi melupakan sisi terpenting tadi," ungkap Pimpinan Redaksi Komunitas Dua Berita Akmal Budi Yulianto. Mengenai nama portal yang terdengar sedikit "aneh", menurut alumnus Universitas Trisakti Jakarta itu, tidak perlu dipersoalkan. Akmal yang biasa disapa Bang Aliey oleh yuniornya di kampus hanya menginginkan sebuah tempat untuk menampung kreativitas temantemannya. Akmal yang semasa kuliah aktif dalam pers kampus juga ingin dunia jurnalistik Indonesia berkembang lebih baik lagi. Pengelola portal Dua Berita yang memiliki kantor di daerah Tangerang, Banten, mengaku tidak ingin bersaing dengan portal besar lainnya. Yang menjadi ciri adalah, portal ini selalu mengulas permasalahan bangsa ditilik dari sudut pandang mahasiswa atau pelajar secara umum. Awalnya, portal Dua Berita hanya menyajikan informasi seputar aktivitas kaum muda terpelajar yang layak menjadi berita. Misalnya agenda sekolah ataupun kegiatan menarik sehari-hari di seputar sekolah dan kampus. Namun, seiring waktu berjalan, konten portal ini berubah lebih dewasa dan membahas segala permasalahan bangsa.Mulai berita internasional hingga lokal,seperti hiburan, kesehatan, ekonomi, juga wawasan kebangsaan. "Dengan menjadi nomor dua, kami tidak memiliki beban untuk menyaingi portal besar yang sudah mapan. Kami hanya ingin menjadi majalah dinding (mading) bagi kawula muda terpelajar dari seluruh Indonesia, bahkan dunia," tambah Akmal, yang saat ini juga bekerja sebagai engineer di sebuah perusahaan asing. Di hari ulang tahun pertama Dua Berita terjadi pula pengalihan tongkat kepemimpinan di jajaran redaksi. Akmal yang semula menduduki jabatan pimpinan redaksi, beralih menjadi account executive. Posisinya digantikan Andi Kusuma. Selaku pimpinan redaksi yang baru, Andi Kusuma bertekad mempertahankan eksistensi portal Dua Berita. Di bawah kepemimpinan Akmal, portal ini berhasil masuk posisi 900 besar situs dunia versi alexa.com. Portal ini termasuk yang sering diklik oleh surfer internet.Tiap hari, portal Dua Berita dikunjungi 150.000 orang dari kawasan Asia,terutama Indonesia. Untuk menguatkan jaringan, portal Dua Berita juga menjaring kontributor yang saat ini mencapai jumlah 30 orang di seluruh Indonesia dan satu orang di Eropa.Rizal Ramli dan Onno W Purbo bahkan telah didaulat menjadi penulis tetap di situs ini. "Di hari ke depan, kami bakal melakukan kegiatan kumpul bareng (gathering) dan mengadakan pelatihan jurnalistik, workshop foto, editing,dan sebagainya untuk kontributor. Pokoknya untuk semua siswa yang berminat terjun ke dunia media. Kami pun akan terus menambah jaringan kontributor, termasuk dengan masyarakat umum agar tulisan kami lebih luas dan mencakup seluruh lapisan masyarakat," tegas Andi Kusuma, sang pimpinan redaksi yang baru. (didik purwanto) http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/ragam/kontributor-pun-harus-sejahter\ a-3.html Kontributor pun Harus Sejahtera Saturday, 16 August 2008 WALAUnomor dua, bukan berarti tidak bisa jadi nomor satu. Komunitas Dua Berita tetap melakukan manuver, terutama dari segi konten, tampilan, kontributor, maupun kesejahteraan anggotanya. Komunitas yang dana kegiatannya merupakan hasil swadaya para anggotanya ini juga menginginkan aktivitas "jual berita" mereka dapat mengundang pengiklan, seperti pada media besar. Jika berhasil, keuntungannya akan dibagi rata kepada semua kontributor resmi yang sering mengirimkan berita. Kaum terpelajar yang menjadi penulis utama situs ini pun bakal mendapatkan penghasilan. Ibarat sekali kayuh dua-tiga pulau terlampaui, kaum terpelajar yang senang berekspresi dan menumpahkan segala kegundahan hati terkait permasalahan negeri ini bisa memperoleh materi dari kegiatan mereka. Membangun kredibilitas tentu tidak gampang. Itu sebabnya, pengelola portal Dua Berita mengharuskan kontributor mereka untuk mengajukan surat lamaran terlebih dulu, seperti umumnya proses perekrutan pada banyak perusahaan. Para kontributor diharuskan mengirim surat keterangan diri, pas foto, serta nomor kartu tanda penduduk (KTP) yang nanti bakal diverifikasi untuk mendapatkan kartu pers. Di lapangan, sebagai "pemain" pemula, para penulis portal Dua Berita kerap mengalami kesulitan, terutama dalam hal peliputan. Andi Kusuma pernah mengalaminya pada Idul Fitri tahun lalu. Andi yang saat itu ingin meliput suasana para pemudik dari Jakarta, tidak berhasil mengorek informasi sedikit pun dari pejabat setempat ataupun masyarakat lantaran mereka tidak mempercayai dirinya sebagai wartawan, mereka sudah mengantongi ID card resmi. Berbeda dengan Andi, Ari Suwarno yang kini menjadi kontributor di Nanggroe Aceh Darussalam sebelumnya hanyalah pembaca setia portal Dua Berita. Tiap kali ada berita baru tampil di halaman portal ini, Ari selalu memberikan komentar. Komentar tersebut disampaikan langsung oleh karyawan sebuah perusahaan keuangan di Banda Aceh itu kepada jajaran redaksi Dua Berita. Obrolan di telepon yang kemudian berkembang jadi diskusi itulah yang membuat Ari kemudian didapuk menjadi kontributor. Ari secara resmi bergabung dengan portal Dua Berita pada September 2007, setelah bertemu dengan Akmal Budi di sebuah mal di kawasan Jakarta Barat. "Yang membuat portal Dua Berita menarik adalah banyak agenda kampus dan dunia anak sekolah yang sedang in ditampilkan. Selain itu, tokoh-tokoh ekonomi yang sering mengisi di kolom-kolomnya juga berkompeten. Patut dijadikan referensilah oleh anak muda yang tidak suka ribet," papar Ari. Untuk memperkuat tim redaksi, pengelola portal Dua Berita juga merekrut pekerja yang memang berpengalaman sebagai jurnalis, baik di media cetak maupun elektronik. Sebagai penyeimbang, portal ini menyediakan wadah bagi masyarakat untuk mengirimkan tulisan, terkait dengan segala sesuatu yang terjadi di sekitar rumah mereka. (didik purwanto) - Terima kasih atas perhatian dan attensi teman2 sekalian - salam olahraga Akmal B.Y

